MBOK JAMU SEKSI
Canda Marni mengusap sisa airmata disudut mata Bide Sri dan netra dirinya sendiri.
Dengan bibir mengerucut Bude Sri mengusap lembut lengan Marni, "Bukan Bude Sayang, tapi Kamu Ndok. Kamu yang Bude doakan agar bisa menikah dan kasih Bude Cucu yang lucu-lucu."
"Walah, gak salah iki? Lah wong yang laris manis itu Bude, malah direbutin dua Cowok-Cowok Mapan, wah Budeku iki memang top markotop!" Marni memberikan dua jempolnya.