GAIRAH MASA LAJANG
Kami pun tiba di depan gudang bekas perputakaan sekolah, setelah membuka pintu gudang Bu Dola mengajakku untuk masuk ke dalam ruangan itu, lampu pun dinyalakan tampaklah tumpukan buku-buku usang yang sebagian berserakan di lantai, sebagian lagi tersusun di rak buku, memang tak dijumpai seorang pun di sana selain kami berdua, di sebuah meja panjang lengkap dengan kursinya, kami duduk sejenak.
“Kira-kira buku apa yang akan kita cari di gudang ini, Bu?” tanyaku mengawali percakapan di bangku panjang tempat kami duduk itu.
“Siapa bilang mau cari buku?” jawab Dola diiringi senyumnya.
''Lalu kita ke sini mau ngapain, Bu? Tadi Bu Dola bilang di kelas, minta dibantuin mencari buku?'' tanyaku heran.