Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
LALI

LALI

Mugo-mugo atine cepet lilo legowo, Gusti. Asih berjalan lunglai ke kebun sebelah rumah. Di sana ada beberapa sayuran yang sengaja di tanam Mak Ram. Ada bayam, ketela, kacang tanah, kacang panjang, kemangi, pisang, cabai merah, cabai keriting, dan beberapa aneka sayur lainnya. “Kang, Asih wes menuhi opo sing di karepke sampeyan, opo sampeyan krungu?”
106.1K viewsOngoingAdded to Library 212 Times as bulan
Read
+Library
Giok Langit

Giok Langit

“Tidak, kau gila! Itu sia-sia.” “Ke ibu kota!” Tubuhnya melesat menuruni bukit itu. Dari jauh hanya tampak sebuah bayangan putih yang terbang. Memang luar biasa sekali ilmu meingankan tubuh Long Wei yang bernama Bangau Terbang. Tubuhnya seolah menjadi seringan bulu sehingga bisa bergerak cepat sekali. *** “Entah berapa ribu terima kasih harus kusampaikan padamu.”
103.1K viewsOngoingAdded to Library 91 Times as bulan
Read
+Library
Seuntai Janji

Seuntai Janji

"Aku mau ngajak kamu jalan-jalan, bareng Nadia. Biar dia bisa dekat sama kamu." Dahayu kembali mengangguk. "Boleh. Mau ke mana?" Imran berpikir sesaat. "Ke Bali, tanggal berapa?" "Minggu kedua. Kemungkinan tanggal 8 atau 9." "Di sana, berapa hari?" "Maksimal seminggu. Dari sana aku ke Malang."
102.9K viewsCompletedAdded to Library 65 Times as bulan
Read
+Library
BATARI

BATARI

"Aku... aku hampir gila mencarimu setelah malam di Bali itu. Kebohongan yang menjijikkan. Begitu kulit Victor menyentuh nadinya, Batari merasakan hawa dingin yang menusuk dari tulang ekor naik ke tengkuk. Lenka mengambil alih kendali sel-sel tubuhnya. Tatapan Batari yang tadinya sedingin es, perlahan melayu, bibirnya melengkung membentuk senyum tipis yang mematikan. Ia tidak menarik tangannya; ia justru melangkah maju hingga dada mereka bersentuhan.
10578 viewsOngoingAdded to Library 15 Times as bulan
Read
+Library
Bos, Kamu Terlalu Panas

Bos, Kamu Terlalu Panas

Ariana bangun dari sofa, dia menyentuh tangan Ken Anyu untuk membangunkannya. “Ken? Sudah sore!” Ken Anyu mengerjap, dia membuka mata dan melihat hari sudah sore. “Ya, bersiaplah aku akan mengantarkanmu pulang,” Ariana merapikan rambutnya lalu mengambil tasnya di ruangan kerjanya, dia melihat ponselnya di meja. Ketika melihat layar ada banyak pesan dari Arka.
719.7K viewsCompletedAdded to Library 412 Times as bulan
Read
+Library
Ujung Senja

Ujung Senja

Perutku berbunyi dan kepalaku pusing. Saat mengiris bawang dan cabai rawit untuk campuran mi instan-ku, pintu rumah dibuka dari luar. Bang Asman baru pulang. Tumben cepat, biasanya kalau kalender belum berganti hari, batang hidungnya belum tampak.
108.5K viewsCompletedAdded to Library 304 Times as bulan
Read
+Library
BI-LA

BI-LA

“Lo sama Nata aja cakepan Nata. Tolong lo bercermin dulu, Gy.” Argy mendelik mendengar ucapan Lani. “Mba, kenapa sih hobi banget bully Argy?” “Lo emang bully-able.” Biru tak sengaja bertatapan dengan mata Nila membuat gadis itu senang, “Nah, kalau Biru mah sayang-able. Udah ya, gue gak tahan mau nyamperin suami.” “Calon, Nil! Calon!” Argy mengingatkan Nila tapi tampaknya gadis itu tak perduli.
2.5K viewsOngoingAdded to Library 52 Times as bulan
Read
+Library
SUPIRKU ADALAH SUAMIKU, TAPI BUKAN AYAH ANAKKU

SUPIRKU ADALAH SUAMIKU, TAPI BUKAN AYAH ANAKKU

Ia berharap, semoga kali ini lelaki itulah yang memang benar-benar sedang menghubungi majikan cantiknya itu. "Bukan, Bi. Bukan Bimo. Tapi Papi!" Kemudian Luna menjawab panggilan sang papi. Raut kecewa terpancar jelas di wajah Luna dan Bi Asih seketika itu. *** Awal Juni di Massachusetts, adalah hari-hari pertama Bimo, Sunaryo dan Anggita berada di tempat baru mereka. Bulan di mana musim semi sebentar lagi berakhir, tapi setidaknya mereka masih bisa melihat bagaimana bunga Lilac sedang bermekaran, dan Tulip dengan warna indahnya menghiasi setiap taman di tempat indah itu.
104.7K viewsOngoingAdded to Library 125 Times as bulan
Read
+Library
BIANGLALA

BIANGLALA

bentak Luna balik “Hei bodoh, kau tahu nggak sih ini masih jam berapa!?” “Ini sudah waktunya makan siang,” “Makan siang katamu? Haha.” kesal Bryan naik darah “Siapa yang kau tertawakan?”
2.7K viewsOngoingAdded to Library 60 Times as bulan
Read
+Library
Pulang

Pulang

Dia bisa merasakan bau tidak sedap dari tubuhnya, setelah seharian beraktivitas, tubuhnya juga terasa gatal karena baru saja masuk kehutan. Waktu sudah menunjukkan pukul setengah delapan malam, Yotta bersama kedua adiknya terlihat duduk di depan teras. "Kak, kenapa ibu belum pulang?" tanya Yora, pada sang kakak. "Entahlah, mungkin sayur yang dijualnya belum habis," jawab Yotta. "Tapi kak, kabut mungkin akan turun, jalanan juga gelap apa ibu tidak takut di ikuti hantu?" Yoga ikut bersuara.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 74 Times as bulan
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status