Suamiku Jadul
jawabku.
"Dek, bukalah, Abang minta maaf, Dek," kata suami lagi.
Tak kujawab lagi, aku benar-benar kesal, bisa-bisanya dia masih terus ingat Rara.
"Begini, Dek, kata orang bila kita ingin melupakan seseorang itu, harus dicari gantinya, mana tau nanti anak kita bernama Rara Abang bisa lupa sampe si Rara." kata suami lagi. Kuintip dari lubang kunci dia masih berdiri di pintu kamar. Akan tetapi aku tetap diam.
ตอนยอดนิยม