Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Hanya Sebatas Ibu Susu

Hanya Sebatas Ibu Susu

Hati Rafa sedikit lega saat melihat sang istri berjalan masuk menghampirinya. “Sayang…kamu sudah pulang.” “Ya, Mas. Kenapa dengan dia? Apa udah kamu kasih susu? Tangisannya sampai ke halaman depan lo Mas.” gerutu Marissa yang tidak suka dengan tangisan anaknya, rasanya gendang telinganya hampir pecah.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai cerita emut susu pacar
Baca
+Pustaka
Akibat Pulang Kampung Tidak Bawa Mobil

Akibat Pulang Kampung Tidak Bawa Mobil

"Suti! Kamu pacaran sama Mas Mantri?" teriak Emak tiba-tiba menyibak tirai pembatas ruangan. Diikuti Pakde Jangin, mereka duduk di depanku menuntut jawaban. 'Ya Allah, apa lagi ini?' Puyeng ... puyeng! "Suti, kamu ini ditanya orang tua kok malah gedeg-gedeg! Kamu pusing? Makanya jangan aneh-aneh jadi orang. Belum lama menjanda sudah pacaran sama Mas Mantri!" teriak Emak.
103.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai cerita emut susu pacar
Baca
+Pustaka
Dinikahi Berondong Bucin

Dinikahi Berondong Bucin

Sasi sangat penasaran. Tidak lama, status ibu tadi dibahas di grup chat. Sasi tidak melewatkan satu pesan pun. Ibu A : [Anak saya dengar sendiri waktu di kafe. Suaminya si itu punya pacar, dan pacarnya sedang hamil.] Ibu B : [Masa, sih, Bu? Tapi, syukurlah. Biar tahu rasa dia. Memang enak suaminya selingkuh!]
105.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 145 kali sebagai cerita emut susu pacar
Baca
+Pustaka
Kembalinya Pangeran Yang Hilang

Kembalinya Pangeran Yang Hilang

"Wih, baik banget kamu. Ada apa gerangan, nih?" "Aku 'kan sekarang lagi pacaran sama Jingga." "Iya, aku juga baru aja jadian sama emakmu. Tidak usah ngelucu! Kalau ngelucu, tidak usah bawa adikku!" "Seriusan, Nyet. Ini aku kasih lihat buktinya. Biar kamu percaya." "Udah. Tidak usah kayak begitu. Kamu mau curhat apa? Bilang aja langsung, tidak usah pakai banyak pengalihan."
1031.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai cerita emut susu pacar
Baca
+Pustaka
Hasrat Terpendam Suamiku

Hasrat Terpendam Suamiku

“Oh Dear, kau tidak perlu malu. Apa yang kemarin kau lakukan itu adalah sesuatu yang lumrah dilakukan oleh pasangan. Untuk apa merasa malu? Kalian juga sudah berstatus suami istri kan. Begini-begini aku pun pernah muda dan pernah merasakan namanya dimabuk cinta seperti kalian.” Sophia tersedak oleh tomat yang baru saja digigitnya di mulut. “Di-dimabuk c-cinta?!” pekik Sophia tertahan. “Dana, tolong jangan salah paham, kami tidak seperti itu.”
104.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai cerita emut susu pacar
Baca
+Pustaka
Bukan Jodoh Idaman

Bukan Jodoh Idaman

Emma tidak main-main ketika dia mengatakan bahwa dia memesan hampir semua menu di cafe itu. "Makanlah sepuasnya. Kita bisa bercerita sambil makan," ucap Emma riang. Ada sesuatu yang mengusik pikiran Adara. Kalau Emma bisa segamblang itu menceritakan hubungan suami istri yang tidak boleh dia lakukan sebelum menikah, apakah waktu berpacaran dengan Ansel, mereka juga pernah hampir melakukannya? "Apa kamu dan Ansel sudah pernah bercinta?"
103.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 115 kali sebagai cerita emut susu pacar
Baca
+Pustaka
Pak Boss, Galakk!

Pak Boss, Galakk!

jawabku cemberut. "Hidup gak makan cinta, Sayang." Aku masih cemberut karena yang dikatakan mbak Siska memang benar. "Oh iya Mbak, Sita dapat suami orang mana memangnya?" "Loh... Kamu gak tahu?" Aku menggeleng. "Dia nikah sama Dodi. Kalian bertiga kan temenan, masa gak tahu mereka pacaran?" mbak Siska mengernyit heran.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai cerita emut susu pacar
Baca
+Pustaka
Rahasia Pacarku dan Ibunya

Rahasia Pacarku dan Ibunya

Seketika setelah kalimat itu terucap, aku melihat rona merah muncul di wajah ibu pacarku. Aku pun sadar bahwa perkataanku kurang pantas. Untungnya, ibu pacarku tidak marah. Dia hanya berdeham canggung dan berkata, "Kalau begitu ... kita makan duluan saja." Ibu pacarku dan aku duduk berhadapan. Di atas meja, selain dua gelas susu, ada satu mentimun dan satu jagung. Dua benda utuh, tidak dipotong. Ibu pacarku mengambil mentimun dan memberikannya padaku.
3.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 133 kali sebagai cerita emut susu pacar
Baca
+Pustaka
Bekas Merah di Leher Istriku

Bekas Merah di Leher Istriku

Wanita di depannya ini membuatnya semakin penasaran. "Di mana suamimu?" Sri membalikkan tubuhnya kembali, menatap Emma yang tengah bersandar di meja kerjanya sambil mendongakkan wajah. "Saya baru tau, belajar dengan Mbak Emma harus membeberkan kehidupan pribadi terlebih dahulu. Tapi tak masalah, saya sudah pernah bilang, saya sudah menjanda. Suami pertama saya seorang petani yang begitu baik." Wajah Sri berbinar saat senyum hangat Aryo terbayang di pikirannya. "Sedangkan mantan suami ke dua saya, seorang pemilik perusahaan sepatu yang terkenal di negara ini." Sekejap wajahnya berubah keruh.
1013.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 525 kali sebagai cerita emut susu pacar
Baca
+Pustaka
Hasrat Berlebih Suamiku

Hasrat Berlebih Suamiku

Sanusi mencubit pipi anaknya itu. "Auuuwww ... Sakit, Pa. Wiwin belum kepikiran punya pacar. Takut!" Mendengar jawaban Anaknya, Sanusi langsung menengok. "Takut?" "Iya, takut kaya Mbak Mel! Dia jadi begitu karena suami dan keluarganya. Wiwin takut hal itu terjadi padaku juga."
1017.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 533 kali sebagai cerita emut susu pacar
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status