Jejaka Emas
Pandang matanya menerawang ke atas.
"Lebih dari lima belas tahun lalu, karena tidak punya pilihan lain lagi, aku terpaksa pergi mengikuti kakak kandungku, yaitu pamanmu Jejaka. Ia membawaku ke sebuah tempat yang jauh. Di sana, kami tinggal berdua. Tapi itu hanya berlangsung beberapa bulan saja, karena pamanmu kembali pergi dan lama tidak pernah kembali. Untuk mengisi waktu luang yang membuatku bosan, aku mendirikan perguruan silat. Perguruan itu kuberi nama Perguruan Mawar Merah."
Sampai di sini, wanita setengah baya ini menghentikan ceritanya. Jejaka yang memang tidak berniat memotong cerita itu, tetap diam mendengarkan. Sesaat lamanya suasana menjadi hening.
Bab Populer