Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Merajut Kasih Yang Hampir Sirna

Merajut Kasih Yang Hampir Sirna

protes Mutia tidak terima. “Kenapa enggak tiga aja sekalian Mas? Karena aku tidak sudi memungut sampah yang sudah aku buang,” tambahku. Sebisa mungkin aku mengontrol emosi untuk tidak mengamuk di sini. Aku harus terlihat cool, meskipun saat ini diri ini sedang hancur. Akhirnya aku gagal dalam mempertahankan mahligai yang dulunya hampir sirna, dan sekarang benar-benar sirna “Lagamu enggak sudi,” cibir Mutia. “buktinya kamu rela mencari sampah sampai ke sini,” imbuhnya.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107 kali sebagai cerita tentang sampah
Baca
+Pustaka
PANGGUNG HEBOH

PANGGUNG HEBOH

“Lu pikir gue insomnia-an sampe nonton jam segitu?!” “Tau nggak lu, beritanya itu ada truk yang bawa sampah dirampok juga.” Charlie ngeyel, tetap saja tidak percaya kabar tadi. “Serius. Truk sampah yang dirampok itu habis ngambil sampah dari bank.” Kali ini Charlie mengejar dengan menanyakan bank apa yang sampahnya pun diincar untuk dirampok. “Mungkin perampoknya pikir, kali aja ada bekas uang kertas yang kotor, lecek, atau sobek-sobek dikit. Dapet sampah begituan puluhan karung kan lumayan, daripada lu manyun.”
7.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 280 kali sebagai cerita tentang sampah
Baca
+Pustaka
Tujuh Kakakku yang Super Cantik dan Lancang

Tujuh Kakakku yang Super Cantik dan Lancang

kata Citra sengaja membuat keributan. “Dia sedang ngapain?” kata beberapa orang dengan penasaran. Citra langsung berkata, “Waktu itu anak ini sedang memungut sampah, selain itu masih memungut satu kantong besar penuh.” “Apa? Memungut sampah?” “Hahaha!” Semua orang terlebih dahulu terteggun, dilanjutkan dengan tertawa bersama sambil memegang perut. Mendengar suara tawa mereka, Wulan hanya merasa sangat malu dan ingin mencari lubang untuk bersembunyi.
9.1803.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18.5K kali sebagai cerita tentang sampah
Tampilkan Ulasan (84)
Baca
+Pustaka
Sidartha Tung
Penulisnya seperti ganti orang. Sejak bab 1157 ceritanya mulai ngaco dan semakin kesini semakin ngaco. Alur cerita ngaco ga nyambung, power level ngaco pula. Makin dibaca makin bad mood jadinya. Penulis baru goblok, minimal baca dulu cerita sebelnya yg lengkap biar nyambung bikin ceritanya, OON!!
InZoe
Kakaknya updatenya satu2 bab/hr, tp setiap brp minggu sx langsung brp puluh bab yg d update dlm 1 hr. saran aja sih ka, mending di bikin sehari brp bab. misalnya 5 bab/ hr tp konsisten. ada sih d sblh yg tiap hr 15 bab. emg sih pas update byk bab kita puas bgt bacanya. tp pas satu2, kitanya kesel.
Baca Semua Ulasan
Menantu Sampah Itu Adalah Lord Tertinggi

Menantu Sampah Itu Adalah Lord Tertinggi

Baru akhirnya Dilan melonggarkan cengkramannya sehingga Eitan terjatuh lemas di lantai. "Kau ingin bercerai?! Hanya karena seonggok sampah yang selalu menghabiskan uangmu dan selalu ingin menjualmu kepada pria kaya, kau ingin menceraikanku?!" tanya Dilan dengan nada pelan. Jejak kekecewaan terlukis di matanya.
8.436.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai cerita tentang sampah
Baca
+Pustaka
COWOK BERMATA DINGIN

COWOK BERMATA DINGIN

Papa menjelaskan juga sambil tertawa. "Aya.. Ayaa.. Papa dan Mama juga pernah ngalamin seperti kamu, memang seperti itu kok Orientasi Kampus, mungkin maksudnya supaya kalau kalian melihat sampah, langsung masukin saja ke tempat sampah yang kamu bawa itu" ujar Mama membenarkan perkataan Papa dan kakakku. "Iyaa sih Ma, biar gak di gandulin gini dengan tempat sampah, Aya juga sering kok mungut sampah di jalan terus Aya buang ke tempat sampah!" seruku membela diri.
104.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 131 kali sebagai cerita tentang sampah
Baca
+Pustaka
Nyanyian Berdarah di Konser sang Diva

Nyanyian Berdarah di Konser sang Diva

"Kau ingin tetap di sini memangnya? Tentu saja kita masuk ke dalam bagian intinya. Kau belum menyelesaikan perjalanan jasad si kecoa." Dan si kecoa tak ada ahlak itu pun harus aku lanjuti lagi... *** Aku melihat sekali tumpukan sampah yang bertebaran di pinggiran kota. Entah ada berapa jumlah sampah plastik yang bisa jadi bahan bakar vulcano. Orang-orang bodoh terkadang memilih beberapa teori liar tentang membuang sampah di kaki gunung. Aku pun merayap secara hati-hati sekali di salah satu kaki gunung.
102.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai cerita tentang sampah
Baca
+Pustaka
Bangkitnya Sampah Grade E

Bangkitnya Sampah Grade E

"Apa kamu tidak sadar? Tiara mulai memperlakukan sampah itu secara berbeda." Mendengar ucapan itu, Damar hanya bisa terdiam. Yang sedang mereka bicarakan adalah Tiara. Mahasiswi terbaik sekaligus ratu kampus dari Universitas Bintang Timur. Ia menghembuskan napas panjang sebelum menggeleng pelan. "Benar-benar... bunga secantik itu malah dipetik orang lain."
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai cerita tentang sampah
Baca
+Pustaka
Menantu Sampah Ternyata Tuan Muda

Menantu Sampah Ternyata Tuan Muda

Vina merangkul lengan Andre dengan mesrahnya. Andre mengangguk lalu melirik ke Desta dengan tatapan memperingati, lalu berkata, “Sampah, di area wisata sana banyak sekali sampah yang murah. Kamu lebih enak untuk memungut barang disitu. Aku akan membawa calon istrimu ke area harta karun dulu ya.” Selesai bicara, keduanya pun langsung naik ke lantai tiga. Desta tersenyum dan menggelengkan kepala lalu mengikuti kedua orang itu.
10914 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai cerita tentang sampah
Baca
+Pustaka
Agnia dan Cermin Pecah

Agnia dan Cermin Pecah

Dan besok pagi, aku akan punya uang lima puluh ribu untuk membeli sarapan. Menjadi "Ipan" si tukang sampah ternyata jauh lebih memuaskan daripada menjadi Ivan si penulis yang kesepian. Di sini, di antara tumpukan sampah ini, aku merasa berguna. Dan yang paling penting... Agnia tidak akan mau menyentuhku dalam keadaan kotor begini. Aku aman. Nuri aman. Kriet... kriet... kriet...
778 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai cerita tentang sampah
Baca
+Pustaka
Video Pernikahan Papa

Video Pernikahan Papa

Angga mengamati sekeliling, hingga spontan ia menutup hidung karena bau sampah busuk yang begitu kentara, begitu menusuk indera penciumannya. Sam membawanya ke tempat pemukiman kumuh yang lingkungan sama sekali tak sehat, sama sekali tak indah. Tumbukan sampah yang entah sudah berapa lama itu ada di kiri dan kanan, menebarkan bau yang begitu kentara. Tiba-tiba keluar beberapa anak kecil yang langsung mendekat saat melihat Sam datang. Ada sekitar lima anak yang datang, dan mereka sudah mengenali Sam.
1070.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai cerita tentang sampah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status