Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Miliknya Di Antara Dua Dunia

Miliknya Di Antara Dua Dunia

kata Auren, menatap Seraphine yang kini duduk bersila di tengah lingkaran, cahaya lilin menyepuh wajahnya seperti ukiran marmer yang hidup. “Kalau gagal?” “Setidaknya kita mencoba merawat dunia ini seperti puisi yang hampir terlupakan,” bisik Seraphine. “Dan puisi, meski patah, tetap menyimpan makna.” --- Di pagi yang menggigil, embun di rerumputan Elowen tampak seperti pecahan kristal. Matahari enggan naik tinggi, seolah tahu bahwa sinarnya terlalu rapuh untuk mengusir dingin yang bukan hanya dari cuaca, tetapi juga dari ingatan.
101.4K viewsOngoingAdded to Library 57 Times as contoh puisi elegi
Read
+Library
Elang (Pembalasan Sang Putra Terbuang)

Elang (Pembalasan Sang Putra Terbuang)

Dia tahu saat melakukan perjalanan waktu ke tahun 1996, di malam pesta sebelum kelahirannya, dia melihat Larasati muda yang sedang hamil tua bersenandung pelan lagu Walang Kekek dari album ini untuk menenangkan bayi dalam perutnya—menenangkan Elang. Itu adalah satu-satunya lagu yang bisa membuat Larasati tenang di tengah tekanan Barata. "Saya pernah mendengar Nyonya bersenandung lagu ini pelan saat Tuan Barata sakit kemarin," dusta Elang dengan mulus. "Saya mencari cetakan aslinya di pasar antik jalan Surabaya. Konon, lagu ini membawa ketenangan." Larasati mendekap piringan hitam itu ke dadanya. Air mata yang sejak tadi dia tahan, akhirnya jatuh.
101.2K viewsCompletedAdded to Library 28 Times as contoh puisi elegi
Read
+Library
Sistem Super Boros

Sistem Super Boros

"Betapa banyak orang mencintaimu di masa mudamu, mengagumi kecantikanmu, baik yang palsu maupun yang asli. Hanya satu orang yang mencintai jiwamu yang berziarah, kerutan-kerutan menyakitkan di wajahmu yang menua. Dengan kepala tertunduk, ia berbisik sedih tentang hilangnya cinta di samping tungku merah menyala..." Guan Fei membacakan dua puluh puisi modern yang paling disukai para gadis dalam satu tarikan napas, dan diakhiri dengan "When You Are Old" karya Yeats, dengan mengatakan bahwa aku akan mencintaimu selamanya, bahkan jika wajahmu tertutup kerutan. Apakah ini benar-benar Guan Fei! Saat itu, teman-teman sekelas sang guru tercengang. Bukankah dia murid yang payah? Bagaimana mungkin dia
102.1K viewsOngoingAdded to Library 56 Times as contoh puisi elegi
Read
+Library
Saat Bunga Berguguran, Engkau pun Berpaling

Saat Bunga Berguguran, Engkau pun Berpaling

Calvin membawa Valeria melihat matahari terbit, makan di kedai pinggir jalan bersamanya dan menemaninya berjalan-jalan di taman …. Melakukan segala hal yang biasa dilakukan oleh pasangan kekasih. Saat matahari terbenam, sang surya pun menarik bayangan mereka menjadi panjang dan perlahan-lahan sosok Valeria mulai menjadi transparan. "Calvin, berhentilah bermimpi. Aku nggak akan pernah bisa kembali ke sisimu lagi …." "Cepatlah bangun. Ini cuma mimpi yang kamu ciptakan sendiri …."
3.6K viewsCompletedAdded to Library 110 Times as contoh puisi elegi
Read
+Library
LEAK

LEAK

TUMBAL Kutatap mega kian menghitam Kelam berbalut shyam, hening Tak kudengar lagi suara rintihan Tiada lagi suara lolongan anjing liar Hanya gelap, tak ada siapa pun Yang hitam semakin pekat Yang kelabu semakin gelap gulita Tiada warna maupun rupa, hanya akara semata Semakin hening semakin syahdu Hanya ada aku dan semilir angin Di antara gemericik rinai menimpa daun Kidung malam mengalun perlahan Paksa menyinari sosok hitam Terkubur di antara pepohonan Andam karam di gelap malam Membawa janin manusia suci
9.916.9K viewsCompletedAdded to Library 474 Times as contoh puisi elegi
Read
+Library
g a d i s

g a d i s

Iya tentunya Tapi tidak semuanya Jati yang terus gugur di musim kemarau atau salju yang mencair ketika terik matahari bersinar Apapun di manapun Siapa aku Aku hanya ingin berteriak dan mengatakan Menjadi harapan tanpa kebanggaan itu sangat menyakitkan Gadis, 10/10/2021 Sebuah sajak telah selesai ia tulis, notes ini penuh dengan banyak rangkaian tulisan indahnya 'si punjangga ulung' Febi biasa melebeli Gadis dengan sebutan itu.
9.72.8K viewsOngoingAdded to Library 84 Times as contoh puisi elegi
Read
+Library
Sama-sama Egois

Sama-sama Egois

Kusungingkan senyum kemenangan. Pove Bima. Duduk di teras rumah sambil menyesap kopi, angin sepoy-sepoy menemaniku malam ini, malam yang begitu dingin, hati yang kesepian. Ting. Ponselku berdering, gegas kuambil benda pipih tersebut, mataku terbelalak melihat pesan yang baru saja kubaca. Aku tidak yakin jika Sindi mengirim pesan tersebut, bahkan tulisan Sindi tidak seperti itu biasanya, tulisan jadul yang di singkat-singkat, sudah pasti ini yang menjawab pesanku Abidin, adik kesayanganku.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 99 Times as contoh puisi elegi
Read
+Library
Matahari yang Ingin Terbenam

Matahari yang Ingin Terbenam

Bahkan tanpa sadar gue udah sedari awal ngikutin lirik lagu walau dengan suara pas-pasan kaya bebek keselek linggis. Diam artinya bahagialah, menangis artinya aku sangat mencintaimu Aku tak akan mati hanya karna ia tinggalkan Jadi berhentilah menatapku seolah aku sedang sekarat Jawabanku akan selalu dengan senyuman saat orang bertanya kabarku Tinggalkan aku sendiri, jangan temui aku Aku tak ingin memulainya kalau tahu kau akan pergi
102.9K viewsOngoingAdded to Library 60 Times as contoh puisi elegi
Read
+Library
Garden Of Mirror ( OBLIVION )

Garden Of Mirror ( OBLIVION )

Gelap menelan semi, merampas hangat Gelap begitu mengasihinya, begitu mencintainya Pada malam, pada kematian, ia hanya mampu mengatakan Para nimfa menangis, meraung Menyesali kepergian sang dewi Kering penuh kutukan Penuh amarah dan cacian Suara dalam gelap terdengar manis Bujuk rayu agar tak bisa beranjak Hitam yang mencintai emas Lakukan apa agar kembali, semi kembali Semi itu hangat Gelap itu dingin Hangat itu akhirnya menyelimuti dingin dengan sempurna Lalu Adonis? Bukan. Hanya pelarian. Semi kembali, dewi kembali Bersama gelapnya Bersama kekasihnya
103.4K viewsOngoingAdded to Library 87 Times as contoh puisi elegi
Read
+Library
Sketsa Hujan

Sketsa Hujan

Elang menghentikan petikannya sejenak, lalu tersenyum tipis. "Lagu itu... indah sekali, Lang," bisik Ghea. Matanya menatap Elang dengan binar yang tak bisa disembunyikan lagi. "Liriknya sangat dalam. Tentang siapa?" Hanin, yang kebetulan sedang berada di samping barak, menajamkan pendengarannya. Ia tahu betul baris lirik yang baru saja dinyanyikan Elang adalah kutipan puisi Aksara. Ia bersiap mendengar Elang menyebut nama sahabatnya itu.
103.6K viewsOngoingAdded to Library 125 Times as contoh puisi elegi
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status