Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
TAMING THE BOSS

TAMING THE BOSS

“Fuck mencintaimu dalam diam. Aku ingin mencintaimu dengan ugal-ugalan.” —Tanpa Nama _________________________________ Sembari memejam, Jameka mengeluarkan karbon dioksida melalui hidung dan mulut. Kelegaan memang terasa, tetapi ia sadar tidak akan bertahan lama. Masih ada yang harus ia hadapi dan hasilnya belum tentu melegakan juga. Apalagi dilihat dari konteksnya. Jameka yakin “kelegaan” hanya diprediksi satu persen saja. Selebihnya ....
947 viewsCompletedAdded to Library 24 Times as cukup diam
Read
+Library
Petaka Di Gunung Rinjani

Petaka Di Gunung Rinjani

“Diana, kamu baik-baik saja? Butuh istirahat sebentar atau minum air?” “Ketinggian kadang bikin pendengaran jadi lebih peka, itu normal.” “Kalau memang tidak nyaman, kita bisa pelankan jalannya.” Diana menggeleng sambil mencoba meyakinkan diri sendiri bahwa itu cuma imajinasi. “Tidak apa-apa, mungkin memang cuma capek atau sugesti dari cerita Pak Darto tadi.” “Lanjut saja, aku bisa ikuti ritme kalian.”
101.4K viewsOngoingAdded to Library 52 Times as cukup diam
Read
+Library
200 Hari Jadi Pacar Pura-pura Pewaris Tampan

200 Hari Jadi Pacar Pura-pura Pewaris Tampan

Nada suara yang terlalu tenang, kalimat yang terlalu singkat—dua hal yang selalu berarti “ada sesuatu yang besar.” Setelah mandi, Damian berdiri di depan cermin. Kemeja putih, celana bahan abu gelap, jam tangan yang jarang ia pakai kecuali untuk urusan keluarga. Ia menarik napas panjang, mencoba memantapkan diri. “Cuma ngobrol,” gumamnya, meski dalam hati ia tahu: Papa tidak pernah sekadar mengobrol. ***
105.3K viewsOngoingAdded to Library 153 Times as cukup diam
Read
+Library
Hampir Hilang Karena Penasaran

Hampir Hilang Karena Penasaran

Ia duduk di kursi yang sama. Ia meminjam bahasa yang akrab. Menggunakan logika yang selama ini ia pakai untuk bertahan. Ia tidak berkata “ayo”. Ia berkata “tenang”. Ia tidak menjanjikan kelegaan. Ia menawarkan keseimbangan. “Kamu tidak sedang kembali.” “Ini hanya jeda.” “Orang sehat tahu kapan berhenti, bukan kapan melarang diri.”
542 viewsCompletedAdded to Library 15 Times as cukup diam
Read
+Library
Gelang Langit

Gelang Langit

"Apa maksudnya?" "Salah satu dari kita... harus diam." Rakasura bergumam pelan. "Sepenuhnya. Tidak berbicara, tidak bersuara. Sampai gema menemukan bentuk barunya." Tirta berseru, "Oke, itu terdengar... serem. Tapi siapa yang harus diam?" Sosok itu tak menjawab. Ia berjalan ke sisi dan perlahan lenyap dalam kabut, meninggalkan celah pintu yang kini menyala lembut, seperti menunggu.
2.0K viewsOngoingAdded to Library 48 Times as cukup diam
Read
+Library
Accidentally Married

Accidentally Married

“Aku diam. Nggak akan bicara dan cuma—” “Diaaam, Maaas.” “Ya! Ya, aku diam!” ~~~~~~~~~~~~~~~ “Tenang, Mas,” pinta Rumi menangkup wajah Dandi yang tertekuk sejak tadi. “Kata dokter semua aman dan kita tinggal tunggu launching.”
1055.6K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as cukup diam
Read
+Library
Vampire Kesayangan Duke Berbahaya

Vampire Kesayangan Duke Berbahaya

"Tidak apa, Sayang. Aku lelah kalau harus berbaring terus, lagipula, rasanya tidak enak kalau berbaring." "Masih sakit? Aku harus apa?" "Tidak apa, kok. Kamu tidak perlu melakukan apapun. Aku baik-baik saja. Hanya saja, aku ingin diam dulu ..." Damio tertegun, lalu pandangannya mengarah ke luar jendela. Pembicaraannya dengan Lady Eizabell terus saja teringat. Dia menjadi tidak enak. Entah mengapa, perasaannya sangat buruk.
9.710.0K viewsCompletedAdded to Library 401 Times as cukup diam
Read
+Library
Cinta Segiempat

Cinta Segiempat

Dih sialan emang! Mungkin diam menjadi solusi yang tepat untuk saat ini. Namun, lama-lama juga tidak enak dan suasana jadi membosankan. Adelia pada akhirnya juga mengarahkan ekor matanya kearah Dicky. Dilihatnya, cowok itu cuma anteng-anteng aja sambil makan yuppi dan yang bikin Adelia cemberut, Dicky sama sekali tidak menawarinya atau sekedar bagi-bagi.
105.9K viewsCompletedAdded to Library 135 Times as cukup diam
Read
+Library
Kultivator Jiwa Modern

Kultivator Jiwa Modern

“Kita tidak bisa diam di sini. Aku ingin tahu apa yang bergetar di bawah kota ini.” Gerry memutar matanya. “Kau benar-benar tidak bisa duduk diam, ya?” “Tenang bukan berarti pasif,” jawab Bara dengan senyum samar. “Kadang, untuk tetap tenang, kau harus bergerak.”
1.5K viewsCompletedAdded to Library 29 Times as cukup diam
Read
+Library
AKU TETAP MENCINTAIMU, SAYANG

AKU TETAP MENCINTAIMU, SAYANG

“Kalau orang diam, berarti salah ya?” Ravika berjongkok. “Enggak selalu, Sayang.” “Terus kenapa orang marah sama yang cuma diam?” “Karena orang lain pengin jawabannya cepat,” kata Ravika pelan. “Padahal hidup nggak selalu bisa dipercepat.” Elyra berpikir. “Berarti diam itu… bisa capek kan, Ma?” Ravika memeluknya. “Iya. Tapi kadang memang perlu begitu.”
101.6K viewsOngoingAdded to Library 53 Times as cukup diam
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status