Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Istri Kedua Sang Duda

Istri Kedua Sang Duda

Ariana yang sedang dipakaikan gaunnya oleh beberapa wanita itu segera menyahut, “Kita menjalin hubungan dengan pria yang lebih muda itu biasanya hanya dimanfaatkan secara finansial bukan? Sementara kita berpacaran dengan yang seumuran, kebanyakan mereka itu brengsek, apalagi kalau kita dekat dengan suami orang itu malah lebih berbahaya lagi. Yang paling benar memang menikah dengan duda, seperti aku.” Beberapa detik dua kawannya itu terdiam lalu mereka tertawa terbahak-bahak mengiyakan apa yang dilontarkan oleh Ariana. Memang belakangan berseliweran para duda yang tampan baik yang tanpa anak maupun yang merupakan hot papa. Pesona pria muda single yang masih berjuang dengan akhirnya itu seakan
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai dagu belah
Baca
+Pustaka
Ditalak Di Pelaminan

Ditalak Di Pelaminan

lanjutnya “Kira-kira, lebih baik mana? Wanita kampungan seperti aku, atau wanita perebut suami orang seperti kamu? Hm?” balas Dahayu diakhiri dengan tawanya, “Lebih baik kamu berkaca, Damara. Oh! Atau jangan-jangan kamu tidak memiliki kaca ya? Ingin aku belikan? Harganya murah kok,” lanjutnya Lagi dan lagi, tanpa rasa takut Dahayu kembali membalas ucapan Damara, bahkan ia juga mulai menaikan intonansi suara dan mempertajam tatapan matanya.
3.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 130 kali sebagai dagu belah
Baca
+Pustaka
Balada Cinta Duda Belanda

Balada Cinta Duda Belanda

"Nah, itu yang kita mau kan? Biar uangnya bisa kita pakai jalan-jalan. Sudah lama nih, kita nggak ke Singapura!" "Iya, sudah tiga bulan kita nggak shopping ke Singapura, aku kan pingin belanja sepatu, tas, jam tangan baru, yang jelas bukan yang pasaran, yang banyak di mal-mal disini," ucap Dila sambil bergelayut manja pada lengan Arga. Arga pun tersenyum mesra dan mengecup kening Dila, sambil berucap sinis, "Kali ini, kita do'akan mereka jadi sampai nikah, biar kita terbebas dari permintaan transfer Alexa."
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai dagu belah
Baca
+Pustaka
SATE DAGING AYAH

SATE DAGING AYAH

bisik Indah tepat di telinga ayahnya. "K-kau ...!" "Maafkan aku, Ayah!" Indah melepaskan kedua tangannya yang berada pada gagang belati. "I-indah!" "Kenapa, Yah? Apa perlu Indah membantu mencabut benda keramat itu?" Indah tersenyum sambil menekan gagang belati lebih dalam lagi. Cairan kental berwarna merah seketika keluar dari sela-sela jemari Danang yang berusaha mencabut benda tajam teesebut.
104.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 176 kali sebagai dagu belah
Baca
+Pustaka
Gadis Lugu Milik CEO Duda

Gadis Lugu Milik CEO Duda

Namun, semburat merah yang menghiasi wajah cantiknya sudah cukup menjadi bukti kalau gadis itu menyukai kalimat cheesy yang dia ucapkan. Selesai sarapan, Devan mengajak Seika pergi ke Bukit Belong yang ada di Klungkung. Mereka membutuhkan sedikit perjuangan agar bisa sampai di puncak. Mereka harus berjalan mendaki setidaknya 150 meter. Devan berulang kali menyeka keringat yang membasahi pelipisnya. Dia memutuskan untuk berhenti sebentat sambil mengatur napas. "Apa masih jauh, Sayang?"
10387.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12.4K kali sebagai dagu belah
Baca
+Pustaka
Dilema Sang Gadis

Dilema Sang Gadis

Suara pria yang berat dan merdu berbisik tepat di samping telingaku. Suara itu memiliki kharisma khas pria dewasa. Hembusan napasnya yang hangat menerpa daun telingaku, langsung membuat seluruh bulu kudukku berdiri. Tubuhku tersentak kaget dan aku menoleh dengan kaku. Hal pertama yang tertangkap oleh mataku adalah sebuah kemeja putih berkualitas premium dengan dua kancing teratas yang terbuka, memperlihatkan tulang selangka yang sexy dan sedikit kulitnya yang berwarna sawo matang.
2.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai dagu belah
Baca
+Pustaka
Bara Dendam Sagara

Bara Dendam Sagara

Danu telah berhasil melakukan tugasnya, bahkan dalam kelumpuhan. Sagara harus bertindak cepat. Jika sinyal itu mencapai telinga yang tepat, seluruh keuntungan kejutan akan hilang. Dia mungkin hanya memiliki beberapa menit, mungkin lebih lama, tetapi setiap detik sangat berharga. Rangga memiliki pasukan besar, ahli pelacak, dan pendekar-pendekar andal. “Kau telah melakukan tugasmu dengan baik, Danu,” bisik Sagara, tanpa emosi yang jelas, hanya sebuah pengakuan akan kegigihan musuhnya. “Tapi aku belum selesai.”
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai dagu belah
Baca
+Pustaka
Dendam Kuntilanak Merah

Dendam Kuntilanak Merah

Hanya sekali, itu pun dulu. Dulu Gadis sempat berteman dengan Delima, kuntilanak beraroma khas daun pandan, yang sering mampir ke kamarnya, nangkring di atas lemari. Kini, Delima telah pergi, menyeberang ke tempat seharusnya dia berada, setelah mengakhiri sumpahnya sendiri. Oleh karena alasan itulah, Gadis memutuskan untuk tidak berteman dengan salah satu dari mereka lagi. Sejujurnya Gadis merasa kehilangan dan tentu itu menyedihkan, kehilangan seorang teman yang sering membantunya.
106.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 196 kali sebagai dagu belah
Baca
+Pustaka
Dosa Dibalik Cadar

Dosa Dibalik Cadar

Sederhana saja, gulai ikan patin, semur jengkol, lalap daunsingkong beserta sambal cabai hijaunya. “Mi?” tanya Cilla kepada perempuan yang bernama Nida. “Ya, ada apa Cil,” jawab Mami lembut. “Apa aku punya saudara kembar, atau sepupu atau saudara yang mukanya hampir mirip sama Ciila Mi?” Nida menghentikan aktivitasnya memasa lalu berbalik badan. “Kenapa kamu bertanya seperti itu?”
3.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 110 kali sebagai dagu belah
Baca
+Pustaka
Gadis Dua Belas Digit

Gadis Dua Belas Digit

bela Mark. "Oh ya? Lalu bagaimana dengan uang tebusan dua belas digit yang tersebar itu? Apakah kau juga akan menyebutnya sebagai berita palsu? Aku tidak buta, Mark. Aku masih bisa membedakan mana yang asli dan mana yang bukan. Kau bahkan rela membuang uang sebesar itu untuknya demi menyembuhkan penyakit yang disebabkan oleh wanita lain!" sarkas Mely menggebu-gebu.
3.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai dagu belah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status