Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kebangkitan Mantan Istri Miliarder yang Dikhianati

Kebangkitan Mantan Istri Miliarder yang Dikhianati

Dunia di sekelilingnya kabur, namun wajah Elena tetap jelas di pikirannya. Tiba-tiba, seorang wanita masuk dengan marah—Isabella. "DAMIAN!" Damian menoleh perlahan. "Ah… lihat siapa yang datang. Sang Ratu Drama," ucapnya miring, terbata. "Apa yang kau lakukan di sini?!" bentak Isabella, wajahnya merah oleh amarah dan rasa malu. "Kau mempermalukan dirimu di depan umum! Sampai kapan kau mau bertingkah seperti ini?"
1.8K viewsOngoingAdded to Library 52 Times as dia isabella
Read
+Library
DIA

DIA

Kali ini Dian anak Joan yang berbicara. "Tante mungkin tidak tahu, kalau kami ini jenius. Tapi juga nggak perlu orang jenius hanya untuk membela ibunya karena itu memang sudah tugas anak, terlebih jika kehormatan ibunya dihina di depan mata seperti ini. Jika Mas Tama tampak 'sok' buat kalian tentu saja begitu terlebih dia adalah satu-satunya laki-laki dalam keluarga kami. Bunda, Lika nggak jadi punya ayah deh, kita kembali ke Cianjur saja ya?" Kali ini Anulika yang membalas perkataan Dian. Tangan Anulika terulur guna meraih tangan sang bunda. Saat Almira mau membuka suara. Davka lebih dulu berucap sembari merengkuh Almira dalam dekapan.
109.2K viewsCompletedAdded to Library 212 Times as dia isabella
Read
+Library
Dia

Dia

Gadis itu menggerakan tangan dan kakinya seperti katak. "Heh! Bangun!" ucap Tita. Dia melempar tote bagnya ke atas ranjang. "Bentar Tit. Ngadem dulu," "Tat tit tat tit. Licin bener mulut lo nyebut nama gue begitu," Lea tertawa. Tita memang sangat tidak suka saat ada seseorang yang memanggilnya dengan 'Tit'. Menurut gadis itu, 'Tit' terdengar seperti kata mesum. Padahal itu 'kan memang namanya, duh.
102.6K viewsOngoingAdded to Library 94 Times as dia isabella
Read
+Library
Mendadak Jadi Istri Pangeran Buruk Rupa

Mendadak Jadi Istri Pangeran Buruk Rupa

Ia tidak tahu apa saja yang sudah dialami Diana untuk sampai ke titik sehebat itu, dan ia tidak punya waktu untuk membandingkan penderitaannya. “Bagaimana, Yang Mulia?” Suara Isabella kembali membawanya ke realitas. “Apa Anda bersedia untuk memulihkan kodrat bangsa ini? Membebaskan ibu Anda, menghancurkan Alon, dan mengembalikan Debi menjadi kerajaan yang damai di bawah perlindungan Norvenia?” Denada menatap Isabella, lalu menarik napas dalam-dalam seolah ia sedang menghirup seluruh keberanian yang tersisa di dunia ini.
1029.3K viewsCompletedAdded to Library 703 Times as dia isabella
Show Reviews (15)
Read
+Library
Beta's Family
thor.. saking kamu irit bgt updatenya , aku sampe nanjak lg ngulang baca dr awal.. masih suka & exited. ramadhan bisa lah thor sekali update 5 bab gt... kalo pas adegan putri & putra mahkota jgn tiba² dipotong dong thor trs langsunh jump ke adegan lain , sangat disayangkan.
nanadvelyns
Dear, pembaca terkasih. Terima kasih banyak untuk yang masih setia menunggu penulis update 。⁠◕⁠‿⁠◕⁠。. Dukungan, perhatian, dan doa yang kalian tinggalkan di kolom komentar sangat berarti! Mulai hari ini novel akan update seperti biasa ya, karena alhamdulillah keadaanku sudah membaik:>. Love youuu
Read All Reviews
DIA ATAU DIA

DIA ATAU DIA

“Kalian tidak tahu apa yang sedang kalian lawan. Mereka tidak hanya mengendalikan dunia bawah tanah, tetapi juga orang-orang yang seharusnya menjaga keamanan dunia ini. Mereka berada di mana-mana.” Rin merasa gemetar, tetapi dia berusaha untuk tidak menunjukkan rasa takutnya. “Kami ingin tahu siapa mereka. Siapa yang ada di balik Dante?” Pria itu menarik napas dalam-dalam, sepertinya berpikir sejenak sebelum akhirnya menjawab. “Aku hanya bisa memberi kalian informasi dasar. Nama yang kalian cari adalah Vittorio. Dia adalah orang yang benar-benar mengendalikan banyak hal. Dante hanya pengikutnya. Tapi hati-hati, Vittorio bukan orang yang bisa kalian dekati sembarangan. Dia memiliki koneksi ya
101.1K viewsOngoingAdded to Library 31 Times as dia isabella
Read
+Library
DAISY

DAISY

Erisya mengusap pipi Daisy lembut. Hari ini adalah pertemuan perdana mereka dengan status yang berbeda. Daisy kini telah menjadi calon istri Arthur dan Erisya sebentar lagi akan menjadi ibu mertuanya. Sejak kedatangannya, Daisy tidak berhenti menangis. Dia merasa tidak pernah pantas untuk menjadi pendamping seorang Arthur.
105.7K viewsOngoingAdded to Library 148 Times as dia isabella
Read
+Library
Diary Dira

Diary Dira

"Baik, Mbak. Mohon ditunggu sebentar ya." Dira mulai melangkah kembali ke galley, menyiapkan pesanan dari wanita itu dengan cepat. "Gimana, Mbak? berhasil?" tanya Sani dengan raut wajah cemas. Dira mengangguk dengan senyum tipis. "Alhamdulillah, Ya Allah. Memang Mbak ku ini paling best deh pokoknya," puji Sani memberikan dua jempol yang langsung mengundang tawa kecil dari Dira.
10383 viewsOngoingAdded to Library 14 Times as dia isabella
Read
+Library
Menantu Bungsu Nyonya Devardo

Menantu Bungsu Nyonya Devardo

Dia yakin Vanessa sudah meracuni pikiran Isabell. "Damian, untuk apa kau bersusah payah mempertahankan Isabell? Wanita itu bukan lagi Isabell Fernandez yang terhormat, melainkan seorang penari erotis yang sudah menjajakkan tubuhnya pada banyak pria. Lantas, kau masih menginginkan dia? Konyol sekali," cetus Vanessa tanpa menyaring dahulu ucapannya. Wanita itu berkata begitu entengnya sembari melipat kedua tangannya di bawah dada.
109.0K viewsCompletedAdded to Library 313 Times as dia isabella
Read
+Library
Dilamar Tuan Duda

Dilamar Tuan Duda

Seketika seorang gadis yang rambut panjangnya semrawut setelah berbaring dan bermain bersama Cyra, keluar dari kamar Cyra. Willy mencoba berkedip berkali-kali, dan Lily terbelalak tak berkedip. "Rain! Itu siapa Rain?" "Halo assalamu'alaikum, saya Sea," sapa Sea tanpa diminta. "Wa-'alaikumus-salam," tukas Willy tergagap. Rain memandangi kedua orang tuanya yang masih tidak percaya akan sosok yang tadi disebutkan Cyra.
9.714.5K viewsCompletedAdded to Library 448 Times as dia isabella
Read
+Library
Davira

Davira

Ia tak tau lagi harus mencari Davira kemana, terlalu banyak tempat yang sering di datangi Davira saat bersamanya hingga Cavia bingung memilih salah satu tempat itu yang kemungkinan saja tengah di kunjungi Davira saat ini. Seorang pelayan wanita datang dengan membawakan segelas orange jus dan juga cemilan untuk Cavia, meletakkannya dengan hati-hati ke atas meja. "Silakan non Cavia," kata pelayan itu ramah. "Ya ampun Bi, pakai di suguhin segala, seharusnya gak usah." Cavia merasa tak enak hati karena sudah merepotkan mereka. Pelayan wanita yang di panggil Bibi itu tersenyum, "enggak apa-apa non, nona Cavia kan sepupunya non Davira."
6.2K viewsCompletedAdded to Library 229 Times as dia isabella
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status