Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
KINASIH

KINASIH

gumam Asih yang kini memilih duduk sendiri, menjauh dari keramaian. Ponsel di dalam tasnya bergetar, Asih merogoh dan menatap layarnya yang menyala. Menampilkan nomor yang dia kenal namun tak segera diterima. Hingga panggilan ketiga, barulah Asih menggeser tombol hijau dan terdengar suara yang familiar di seberang sana. [As, tolong aku. Kali ini saja. Nanti akan kukembalikan sebelum bulan depan.]
1.3K viewsCompletedAdded to Library 37 Times as dialah
Read
+Library
Ternyata Suami Orang

Ternyata Suami Orang

Ucap Dafa “Yaudah silahkan, kamu tunggu aja sebentar lagi pasti Kayla bakalan nelepon kamu, cari-cari kamu karena kami sama aja kayak dia suka selingkuh,” Evelyn memutar-mutar ponsel di tangannya dengan gerakan santai namun penuh penekanan, sebuah gestur yang sangat menantang Dafa.
10895 viewsOngoingAdded to Library 22 Times as dialah
Read
+Library
Dibalik Bayang

Dibalik Bayang

pinta Helena Caustaria dipenuhi rasa panik bercampur marah. “Mas, segera teflon Daniel.” “Iya, akan aku telpon dia,” ucap Arttha seraya mengambil HandPhone dari dalam saku celananya. Segera Arttha Caustaria mengutak-atik handphone yang berada di genggamnya untuk menelpon Daniel. [Nomor yang anda tuju sedang berada di luar jangkauan...] Tiap kali Arttha menelpon Daniel selalu saja operator Telkomsel yang menjawabnya.
522 viewsOngoingAdded to Library 19 Times as dialah
Read
+Library
Dia Kehilangan Segalanya

Dia Kehilangan Segalanya

“Sebenarnya, setelah Selina melahirkan anaknya, dia langsung menceraikannya. Tapi, dia malu untuk menemuimu, apalagi memberitahumu.” Aku menggigit bibir. Tiba-tiba, tenggorokanku terasa sangat kering. Kenapa penyesalan manusia selalu datang terlambat? Kubuka surat itu, hanya ada satu kalimat di dalamnya. [Semoga di kehidupan selanjutnya, aku bisa bertemu denganmu lagi dan memulai semuanya dari awal!] Aku menghela napas. Lalu membakar surat itu.
31.5K viewsCompletedAdded to Library 692 Times as dialah
Read
+Library
Tersimpan dalam Diam

Tersimpan dalam Diam

Dia bisa merasakan dadanya sedikit bergetar, tapi dia tidak ingin menunjukkan kelemahannya di depan Alfa. "Gue nggak menjauh," jawabnya akhirnya. "Gue cuma… berhenti berharap sesuatu yang nggak pasti." Alfa menatapnya lebih lama, seakan mencoba memahami makna di balik kata-kata Alana. "Jadi, sekarang lo berharap sama Darel?" tanyanya, nada suaranya terdengar lebih rendah dari biasanya.
818 viewsOngoingAdded to Library 24 Times as dialah
Read
+Library
Ditalak Di Pelaminan

Ditalak Di Pelaminan

timpal Arka “Hey, dengarkan Mama!” Kali ini Liana yang mencoba untuk meninggikan volume suaranya, “Tadi malam itu Mama dan Dahayu sudah berusaha untuk menelepon kamu, Arka! Kami sudah menghubungi kamu berkali-kali, tetapi apa hasilnya? Nihil, kamu tidak menjawabnya! Dan asal kamu tahu ya, ada alasan yang membuat Mama tidak bisa mengantar Dahayu ke rumah sakit, dan itu karena darah rendah Mama kambuh. Tetapi Mama juga tak hanya tinggal diam, Mama bantu dia untuk memesankan taksi online karena Mama sadar diri jika tak ada banyak hal yang bisa Mama lakukan. Apa itu masih terlihat salah di mata kamu?” lanjutnya
3.2K viewsOngoingAdded to Library 76 Times as dialah
Read
+Library
Dahaga Cinta

Dahaga Cinta

ujar seseorang itu sembari mendudukkan dirinya di depan Elia. Gadis itu sama sekali tak peduli dengan kehadiran orang asing yang sebenarnya cukup mengganggunya. Saat ini yang ia butuhkan hanya makan dan membalas pesan penting yang tengah masuk ke dalam ponselnya. "Perkenalkan namaku Hayden, boleh aku tahu namamu?" Pria itu menyodorkan tangannya. Tapi, tak ada respon sama sekali dari Elia. Hingga Hayden akhirnya menarik kembali tangannya.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 88 Times as dialah
Read
+Library
CEO Tunggal Kaya Raya
Read
+Library
Dia,  Tak Datang

Dia, Tak Datang

'kliik' Ditekannya angka tujuh. Jingga tak kuasa menahan kepiluan di dadanya ketika bertemu dengan pria yang meninggalkannya di hari pernikahannya itu tak mengatakan sepatah kata maaf pun padanya. Tiba dilantai tujuh, Jingga langsung keluar dari eskalator dan langsung masuk ke dalam ruangan berpapan Presiden Direktur yang ada didepannya. 'ceklek' 'praaaanng'
825.6K viewsCompletedAdded to Library 691 Times as dialah
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status