Series Hutan Larangan
“Kami sedang melakukan perjalanan menelusuri hutan ini. Tadinya kami ada bertiga, tapi terpisah waktu kabut tebal mulai datang. Kompas juga nggak berfungsi, entah kenapa tiba-tiba rusak. Senter pun mulai kehabisan daya. Perbekalan tinggal sedikit. Udah hampir putus asa, untung aja aku ketemu sama kamu di sini, jadi nggak merasa sendirian.”
“Oh,” jawab Ana singkat, “dalam rangka apa kalian menelusuri hutan?”
“Untuk konten youtube. Kami merasa tertantang dengan komen dari followers. Katanya kalau bernyali taklukkan medan di Hutan Larangan. Ya kami coba aja.”
“Kurang kerjaan,” cemooh Ana.
“Demi subscriber yang berujung dolar.” Pemuda itu menyodorkan botol air minum pada Ana dan sepotong roti pa
Hot Chapters