Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Terikat Kontrak Dengan Mafia : Pengantin Gendut

Terikat Kontrak Dengan Mafia : Pengantin Gendut

Aku terdiam. Dia menatapku, seperti menunggu reaksiku. Mungkin dia mengharapkan aku marah. Mungkin dia mengharapkan aku cemburu. Mungkin dia mengharapkan aku menangis. Tapi aku tidak melakukan semua itu. Aku tersenyum. "Dulu," kataku. "Kamu bilang dulu. Bukan sekarang." Dia mengerjap. "Apa?" "Kamu bilang 'dulu aku suka'. Jadi sekarang tidak?"
107.2K viewsOngoingAdded to Library 286 Times as dulu sekarang
Read
+Library
Duda Tetangga

Duda Tetangga

Amel pun tersenyum setelah mendengar sebuah ide yang dibisikkan oleh Ica. _____ Sehari setelah Ica menjanjikan sesuat kepada Amel, kini ia sendiri yang pusing memikirkan cara untuk mengajak kencan Om Duda tetangga sebelah. Bukannya apa, Ica masih sedikit canggung bila berada di dekat Fariz. Ia masih ingat betul ketika dirinya mengaku bahwa sudah dapat mengingat Fariz sebagi suaminya saat di depan Bella tempo hari. Om Duda itu langsung menghujaninya dengan kecupan dan pelukan, karena hal itu lah Ica tak dapat berbohong dan berpura-pura bahwa ingatanya telah kembali. Dengan berat hati Ica pun jujur mengakui bahwa dia hanya mengetahui dirinya hilang ingatan setelah melihat Chanel YouTube.
108.1K viewsOngoingAdded to Library 250 Times as dulu sekarang
Read
+Library
DULU DI INJAK-INJAK SEKARANG MANTANKU MENGEMIS CINTA

DULU DI INJAK-INJAK SEKARANG MANTANKU MENGEMIS CINTA

Fiona cemberut manja sambil nyomot kerupuk. Debi tertawa kecil. Suasana ini... sudah lama tidak dia rasakan. Hangat. "Iya iya. Mamah lagi seneng banget hari ini, Fio." "Loh kenapa?" Fiona melahap nasi. "Dapat arisan?" "Lebih dari arisan," Debi duduk di hadapan anaknya. "Si Dugong transfer. 1,5 juta. Buat cicilan rumah bulan ini," kata Debi bangga, seolah dapat jackpot.
10261 viewsOngoingAdded to Library 10 Times as dulu sekarang
Read
+Library
Lahirnya double kampret

Lahirnya double kampret

Ngajak ngobrol aja jarang apalagi ngajak enak-enak Kalo papanya udah pulang kerja, langsung di gelendotin sama anak-anakku sampe mereka tidur Masuk kamar cuma nanya, "si kembar bandel ga?" Aku sampe hafal kata-kata itu akan dilontarkan saat apa dan jam berapa, selesai aku menjawab dia hanya bilang "aku tidur ya, capek banget." Segitu doang percakapan kita. Dia kira, dia doang yang cape, aku juga sama. Aku dikekepin aja jarang banget. Dulu, Dulu, nih, ya kata 'dulu' tebelin, kasih garis bawah, caploks semua. Aku ga pernah sehari pun dianggurin. Sekarang, "bisa-bisa neng karatan, a"
2.5K viewsOngoingAdded to Library 100 Times as dulu sekarang
Read
+Library
MENANTI KEPASTIAN

MENANTI KEPASTIAN

Yang paling Dini suka yaitu menghafal cepat rumus enam belas tenses. Ada dua cara, yaitu bisa dengan nyanyian "I do" dan bisa dengan hafalan manual. Kuncinya hanya perlu menghafal beberapa kata ini. Verb 1 (kata kerja satu): simpel present Verb 2 (kata kerja dua): past Will : future Would : past future Have : present perpect Had : past perfect (Am, is, are/ tobe present + Verb ing) : present continuos (Was, were/ tobe past + Verb ing) : past continuos
104.6K viewsCompletedAdded to Library 115 Times as dulu sekarang
Read
+Library
Dua Sisi

Dua Sisi

ucap Rumi beralih ke Kendis. “Iya, bener kata Rumi. Dulu juga kami begitu. Kalo kata orang kota, namanya nerpes?” “Nervous kali, bukan nerpes!” gumam Ameera lirih. “Mbok ya, kalo ngomong ki seng bener tho, Ndis! Bukan nerpes! Tapi nervous!” tegas Rumi. “Yo iku maksudku loh, Rum! Jan ... lambeku ki angel nek kon ngomong bahasa Inggris!”
108.4K viewsOngoingAdded to Library 269 Times as dulu sekarang
Read
+Library
RAHASIA MASA LALU DAN SEKARANG

RAHASIA MASA LALU DAN SEKARANG

baru di Distrik D12. "Tapi, aku juga tidak tahu di sana akan dibangun apa? Aku hanya mendengar cerita itu dari temanku dari kelas yang lain, karena pembangunan itu perjalanan dia untuk sampai ke sekolah menjadi terhambat. Kasihan 'kan Nerisha?" ungkap Orion menambahkan. "Menurutmu akan dibangun apa di sana? Apa mungkin akan ada pusat perbelanjaan baru? Secara distrik D12 memang belum ada Mall, enurutmu, apa Nerisha?"
104.2K viewsOngoingAdded to Library 142 Times as dulu sekarang
Read
+Library
Setelah Engkau Mendua

Setelah Engkau Mendua

"Boleh ya, Bund? Dzabir mau nginap sama Papa. Semalam ... aja" *** Utamakan baca Al-Quran
9.167.9K viewsOngoingAdded to Library 1.7K Times as dulu sekarang
Read
+Library
Orchid Purpura

Orchid Purpura

Sesuatu mengerikan dari pengulangan kisah masa lalu yang tak pernah berakhir. "Kakek!" pekik Han kesal yang membuat kakeknya sedikit tersentak dan bangun dari lamunannya. Kakeknya mendesah pelan kemudian menatap Han dan Aruna dengan serius. "Dunia yang kalian tinggali kini menjadi Durango,” lirih sang kakek.
103.2K viewsOngoingAdded to Library 80 Times as dulu sekarang
Read
+Library
Pulang

Pulang

Gadis cantik itu duduk di teras rumah, menatap jauh pada tanaman yang sedang berbunga. Pikirannya menerawang jauh mengingat ketika kedua orang tua masih ada bersamanya. Flashback On Beberapa tahun yang lalu, keluarga kecil itu hanya terdiri dari seorang ayah, ibu dan Yotta, sedangkan si kembar belum ada ditengah-tengah mereka. Dulu mereka cukup berada, meskipun bukanlah orang yang kaya, tapi kehidupan mereka tidak seperti sekarang.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 125 Times as dulu sekarang
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status