Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
WITHERED

WITHERED

"Accident happen, you know --- I know --- just one time only --- tch! Do you believe I'll call you if I am over doses? --- yeah, yeah, I know and I will remember that --- tch! you should repeat that word so many time don't you? --- for God sake! It's just an accident --- just give me your damn prescription or I'll find somewhere else!"
1023.8K viewsCompletedAdded to Library 856 Times as echoed
Read
+Library
Broken

Broken

“Halo.” “Eh... halo. Ananda, sorry kalau gue ganggu lo malam-malam gini,” ujar Yandi merasa bersalah. “Gak papa, kok. Orang gue juga belum tidur.” “Kok belum tidur? Ini udah jam setengah sebelas, loh.” “Ya... soalnya gue nungguin chat atau telepon dari lo.” Yandi tersipu malu mendengar jawaban tak terduga dari Reina. Jawaban gadis itu, membuat jantung Yandi merasa lemah. “Nung— nungguin gimana maksudnya?” tanya Yandi salah tingkah.
1013.8K viewsCompletedAdded to Library 428 Times as echoed
Read
+Library
SEQUOIA

SEQUOIA

Akhir kata, Joi mengedipkan mata sebelah kanan. Tenggorokan Baskara kering, tidak, sepertinya semua anggota badan Baskara mengering saking terkejutnya. Terlebih saat Joi mendaratkan tangan di wajahnya, menelusuri tiap-tiap yang ada. Saat jari itu berhenti di bibir, ia mendekatkan diri hingga sedikit jarak yang tersisa. Kaki Baskara seperti ingin meleleh, tak sanggup berdiri tegak. "Katanya, kalo mau nginget sesuatu itu harus diulang kembali. Bener, gak, Bas?" tanya Joita tepat di depan telinga Baskara. Oh, jangan lupakan senyuman centil itu.
7.52.9K viewsOngoingAdded to Library 105 Times as echoed
Read
+Library
Audacity

Audacity

Suara mobil tetangga sebelah terdengar cukup jelas. "Hei lihat, tetangga sebelah baru pulang." Kim jawaban Tuhan akan doaku. Dia membuat semua tenang. Mungkin para Bened malu kalau tetangga mendengar ribut-ribut mereka. Keheningan terjaga, bahkan setelah tetangga sebelah rumah masuk ke kediaman mereka. Mungkin dalam waktu sejenak tadi, para Bened sadar akan kesalahan mereka, atau sekarang mereka berkomunikasi dengan telepati. Dugaanku terjawab.
9.714.5K viewsCompletedAdded to Library 581 Times as echoed
Read
+Library
ESCAPE

ESCAPE

jawab Ayah Kevin membuat Kevin hanya terdiam karenanya. Dengan perasaan kesal yang tertanam dalam dirinya, Kevin teringat akan Ibunya dan pergi mencari keberadaan Ibunya. Pemuda itu menemukan Ibunya di suatu ruang kerja yang biasa Ibunya gunakan. Kevin dengan perlahan menghampiri Ibunya yang terlihat sedang melamun di pojok ruangan, tiba-tiba saja perasaan Kevin berubah menjadi penuh dengan rasa penyesalan. Kevin pada akhirnya memanggil Ibunya yang terlihat begitu lesu, namun mimik wajah itu berubah menjadi senyuman bahagia disaat wanita itu menatap kedatangan Kevin. “Kau sudah pulang nak?” tanya Ibunya yang kelihatan senang atas kepulangan Kevin.
103.0K viewsOngoingAdded to Library 84 Times as echoed
Read
+Library
Pernikahan Kilat Dosen Killer

Pernikahan Kilat Dosen Killer

1 Bahkan, mungkin tidak akan pernah mati. Selamanya. “Mas,” panggil Naya pelan. Arga mendongak dari tumpukan kertas. “Hm?” “Kamu pernah dengar istilah residual echo dalam neural syncing?” Arga mengernyit. “Itu teori lama dari proyek biotek awal, kan? Tentang bagaimana emosi atau ingatan bisa meninggalkan jejak digital yang hidup di dalam jaringan... bahkan setelah ‘host’-nya mati?”
104.8K viewsCompletedAdded to Library 106 Times as echoed
Read
+Library
Napas Terakhir untuk Sang Ratu

Napas Terakhir untuk Sang Ratu

Sebuah proyektil perak menghantam Echo hingga terpental ke dinding dalam aula. Haneul mendongak. Di sana, berdiri Omega. Hamin menatap Echo dengan dingin. Indikator di dadanya berkedip-kedip ungu liar. Ia memegang kepalanya sejenak, seolah terganggu oleh suara-suara yang dikeluarkan Echo. "Subjek Echo," ucap Hamin, suaranya terdengar seperti dua orang yang berbicara bersamaan—antara mesin dan manusia. "Kau menggunakan frekuensi yang tidak sah. Kau... mengganggu... memoriku."
794 viewsOngoingAdded to Library 26 Times as echoed
Read
+Library
TAKLUK DI PELUKANNYA

TAKLUK DI PELUKANNYA

dua hari kemudian… lucien berdiri di depan bunker tua, tersembunyi di bawah perpustakaan kampus lama. echo chamber adalah nama kode untuk sistem paling awal dari resonansi—tempat semua data suara dikumpulkan dan disimpan secara manual sebelum proyek berubah digital. “tempat ini gak boleh dibuka,” kata amaya lewat earcom. “gue gak tahu apa yang akan lo temui di dalam, lucien.”
988 viewsOngoingAdded to Library 35 Times as echoed
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status