Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
REFLECTION

REFLECTION

“Tidak masalah, nah sekarang katakan padaku apa yang terjadi padamu.” “Aku baik-baik saja, aku hanya sedang bangun tidur dan aku belum sepenuhnya sadar tapi aku tidak yakin.” “Apa panggilan teleponku membangunkanmu, Oh Shi Li maafkan aku ….” “Tidak, tidak. Aku yakin aku sedang melakukan sesuatu sebelum itu.” Seledri terdiam sesaat sebelum akhirnya meninggalkan Beatrice dan kembali ke kamarnya. Ia terus menepuk-nepuk pipinya sambil berkata, “ini mimpi? Atau kenyataan? Ah ini hanya mimpi. Tidak, aku bisa merasakan sakit.”
103.6K viewsCompletedAdded to Library 124 Times as echoed
Read
+Library
Mengulang Waktu Untuk Membalasmu

Mengulang Waktu Untuk Membalasmu

jawabnya dengan nada yang sedikit tinggi. Jeda dua detik sebelum ia dapat kembali berucap, “Okay, aku hanya khawatir padamu, maaf mengganggu waktumu. Baiklah aku tutup.” Leyna tak bodoh. Telinganya masih sensitif terhadap suara. Walaupun Edric berusaha menutupinya, ia tetap mendengar desisan dan juga suara tertahan Olivia.
1026.0K viewsCompletedAdded to Library 910 Times as echoed
Read
+Library
DAISY

DAISY

“Aku sudah cuci tangan!” “Kau itu virus, pengganggu!” Daisy yang sedang meminum air dari gelas yang disodorkan Bram terbatuk. Kata-kata Eve membuatnya ingin tertawa, tapi setelahnya Daisy meringis karena perutnya masih sedikit kram. “Lihat, virusmu membuatnya batuk." “Sial!”
105.8K viewsOngoingAdded to Library 116 Times as echoed
Read
+Library
EUFORIA

EUFORIA

tanyanya dengan suara yang amat sangat membangkitkan gairah kenikmatan. Kelelakianku pasti sudah bergerak-gerak ingin diluncurkan secara instan ke langit biru indah yang begitu gelap. Dadaku berdegup kencang dan Victoria pasti bisa mendengarnya. Dia membaca pergerakanku dan menjawab teriakan alami yang dilakukan beberapa bagian tubuhku. “Lihat. Milikmu dari tadi sudah bergerak seperti hewan yang minta dikeluarkan dari sebuah sangkar.”
1013.4K viewsCompletedAdded to Library 430 Times as echoed
Read
+Library
Sentuhan Pembalasan

Sentuhan Pembalasan

Kegelapan di dalam gedung opera Zurich terasa begitu padat, seolah-olah udara telah berubah menjadi cairan hitam yang menekan paru-paru. Suara frekuensi tinggi itu masih berdenging di dalam tengkorak Arka, sebuah jeritan elektronik yang dirancang khusus untuk mengacaukan sinyal saraf Primordial. Arka berlutut, tinjunya menghantam lantai marmer hingga retak, mencoba mengalihkan rasa sakit di kepalanya ke rasa sakit fisik.
101.0K viewsOngoingAdded to Library 29 Times as echoed
Read
+Library
Istriku Hanya di Atas Kertas

Istriku Hanya di Atas Kertas

Namun jauh di dalam sistem mati yang tersisa, di dalam serpihan kode terakhir yang belum terhapus, satu baris pesan muncul di layar komputer yang terbakar. > “Aurora saved the world. But the world never forgets its shadows.” — Echo 0, Final Transmission.
1.1K viewsCompletedAdded to Library 42 Times as echoed
Read
+Library
Back To Home

Back To Home

Dan mengapa aku harus kembali? Drrrrt Drrrrt Drrrrt Drrrrt Bunyi alarm membangunkanku. Tertera sudah jam 8 malam, yang artinya kurang dari 1 jam lagi aku sampai di kota dimana tempat itu berada. Memilih pulang menggunakan kereta menjadi pilihan yang cukup memuaskan. 8 jam kulalui tanpa adanya masalah. Selain beberapa panggilan tak terjawab dari rekan kantor, Pak Ray, dan orang-orang dari tempat itu.
647 viewsOngoingAdded to Library 21 Times as echoed
Read
+Library
MEMORY

MEMORY

Jawab Jordan dan menatap manik mata milik Violet yang berwarna hitam kecoklatan. "Coba nyanyi." Jordan mulai memetik gitarnya. Memainkan lagu yang pernah di tulisnya beberapa bulan lalu. Mencintaimu, seperti seluruh dunia memberiku keberanian Kamu bersinar sangat lembut dan menerangiku Dunia ini terbagi antara siang dan malam Dan aku terdampar Dalam cahaya bintang di matamu. Tepat di petikan terakhir, Violet bertepuk tangan kagum. Suara Jordan yang berat-berat lembut bikin Violet jatuh sejatuh-jatuhnya.
9.93.1K viewsOngoingAdded to Library 67 Times as echoed
Read
+Library
Rain Sound

Rain Sound

Rain sound Saat hening menyapa tak ada siapapun yang bisa menyadari kehadiran mereka, namun saat sang luka menyapa jelas kita bisa menyadari atas kehadirannya. Tentu ini membuat kita sadar bahwa tak selamanya indah
104.6K viewsCompletedAdded to Library 172 Times as echoed
Read
+Library
YOU

YOU

AlunaOcean (kuliah kok, ini lagi makan bekel bareng temen-temen di selasar) Aluna membalas pesan Xavier yang tadi sempat tertunda karena harus mencari kotak bekal dan menyusul teman-temannya yang berada di selasar. Aluna kembali melanjutkan memakan bekalnya sambil sesekali bertukar cerita kepada teman barunya, suasana selasar yang cukup ramai oleh suara-suara mahasiswa lain yang tengah duduk di sana dan lalu lalang orang-orang yang lewat di belakang mereka pun membuat mereka berempat harus sedikit mengencangkan suaranya ketika sedang berbicara, agar terdengar jelas dan meminimalisir salah dengar. Ketika Aluna hendak menyuapkan lagi nasi ke mulutnya, smartphone gadis itu bergetar dan menyala,
2.4K viewsOngoingAdded to Library 48 Times as echoed
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status