Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
EGO

EGO

Suara ketukan pintu bersama sahut suara beberapa orang masuk ke telinga Elzora. "Zoraaaaa," suara saling menyahut dari luar. "Iya bentar..." Sahut Elzora dari kamar. Kakinya meraba kolong ranjang mencari sandal jepit kesayangannya. Ceklekkk.... Ngittttt.... "Hei.... apa kabar lo?" tanya Ardan, Arafah dan Risa bersahut menyapa dari muka pintu. "Alhamdulillah baik-baik aja, ayo duduk dulu..."
4.1K viewsOngoingAdded to Library 146 Times as echoed
Read
+Library
REINKARNASI

REINKARNASI

Hingga kemudian dia meraih batu cekung yang digenangi air kemudian membasuh mukanya kembali. Segara berharap dengan basuhannya kali ini bisa memulihkan kesadarannya sepenuhnya yang tiba-tiba hampir menghilang. Namun alih-alih kembali, yang terjadi selanjutnya malahan dia mengalami kejadian yang lebih aneh lagi, yaitu relief yang menyala hijau terang tersebut menjadi bergerak, berputar-putar mengelilingi tubuhnya, dan seketika itu terdengar suara-suara yang aneh! “Dengarkan kami... Dengarkan kami...”
9.947.0K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as echoed
Show Reviews (71)
Read
+Library
Gladys Shanum
Cara penulis menyampaikan cerita berlatar kerajaan Kahuripan lalu lompat ke masa 600 tahun mendatang itu, kereeen. Perlu riset pustaka nih untuk dapat setting kerajaannya. Ditunggu uploadnya lagi, Thor.
Marion D'rossi
Kak, ceritanya bagus dan lain dari yang lain. Sebuah cerita di zaman kerajaan yang begitu menggugah selera. Konflik di awal cerita adalah langkah tepat yang Kakak lakukan untuk membuat pembaca tergugah dan ingin terus mengetahui kisah selanjutnya. Dari segi plot, sebenarnya cerita Kakak ini berat
Read All Reviews
ONE MORE TIME!

ONE MORE TIME!

Lalu, gadis itu menabrakkan bahunya ke bahu Arziko yang entah sejak kapan sudah berdiri di tempatnya, mendengarkan ucapan Eriska kepada Gina. Mendengarkan dengan perasaan tidak karuan, ketika ucapan Eriska itu lolos dari mulutnya dengan nada kesakitan yang teramat jelas. “Gue brengsek banget, ya, dulu?” tanya Arziko dengan nada jauh. Gina hanya menghela napas panjang dan mendekati sahabatnya sambil menepuk bahunya. “She needs time, bro.” ### Teaser One More Time #4-Korban Bencana Patah Hati (2)
6.7K viewsOngoingAdded to Library 139 Times as echoed
Read
+Library
Frekuensi Terlarang

Frekuensi Terlarang

Lensa wajahnya tidak memiliki mata, hanya sebuah layar lebar yang menampilkan gelombang frekuensi yang identik dengan detak jantung Miri. "Subjek Echo-02," suara unit itu terdengar seperti ribuan suara manusia yang digabungkan, menciptakan efek uncanny valley yang membuat mual. "Serahkan inang Janin Kedua secara sukarela, atau kami akan meratakan koordinat ini hingga menjadi abu."
436 viewsCompletedAdded to Library 11 Times as echoed
Read
+Library
CEO Idaman Menikahi Sekretaris Rendahan

CEO Idaman Menikahi Sekretaris Rendahan

“Kau mengingat kami?” “Aku… tidak tahu. Tapi aku selalu mendengar suara kalian dalam cahaya.” Rachel dan Ryan saling berpandangan. “Dia bisa mendengar kita,” kata Rachel perlahan. “Echo meninggalkan sebagian jiwanya di dunia, dan sebagian di anak ini.” Naya menatap sekitar, melihat bayangan kota lama — reruntuhan yang kini tak ada lagi di dunia nyata.
1.1K viewsCompletedAdded to Library 32 Times as echoed
Read
+Library
Elegi

Elegi

"Apa yang kau lakukan?" Suara jernih Binar yang masuk dalam indera pendengaran Aksa menyadarkan pemuda pirang itu. Biru dan hitam saling menyelami kedalaman warna di hadapannya. Mereka seolah bisa berbicara tanpa kata, dan isyarat mata itu telah menjelaskan segala hal kabur yang ada dalam kepala. "Binar ... apa hubunganmu dengan Phoenix?" "Phoenix? Burung abadi yang musnah 900 tahun lalu?"
2.2K viewsOngoingAdded to Library 63 Times as echoed
Read
+Library
Me

Me

Meskipun dia mengalami short memory, tapi dia tidak mampu menghilangkan kenangan buruk tersebut. “ Sayangku, sudahlah. Kami berada disini.” Ucap Callista menenangkan. Dia membelai rambut kusut Lea. “ Iya, tenanglah. Setidaknya, kita tahu kalau Jevanya ( cara membaca llevaña ) pelakunya.” Sahut Amanda. Mereka seakan-akan bergiliran menenangkan Lea, mata indah Lea mulai sedikit sembab. Dia mulai mengusap air matanya.
2.7K viewsOngoingAdded to Library 93 Times as echoed
Read
+Library
Memories

Memories

Aku bertanya tanya apa alasannya. “Hai semuanya! Nampaknya aku benar-benar tertinggal.” Sebuah suara yang terdengar dari jauh. Suara yang persis sama seperti yang kudengar kemarin. Suara yang lembut dan menyenangkan, terdapat aura semangat dan keceriaan tersirat didalamnya. Meski begitu wibawanya tetap tidak hilang. Dan sampai waktunya si misterius itu bersuara, aku baru menyadarinya.
9.74.7K viewsOngoingAdded to Library 182 Times as echoed
Read
+Library
RETAK

RETAK

Dia mengecek ponselnya melihat siapa yang mengiriminya pesan. Vitaloka mengembuskan napas kasar sesudah membuka pesan sekaligus membacanya. Sederet kata yang tertulis dalam ponsel itu membuat dia mual serta jijik terhadap laki-laki itu. Sudah beristri masih saja berharap bisa berbalikan dengan dirinya.
103.5K viewsOngoingAdded to Library 93 Times as echoed
Read
+Library
Penyesalanku

Penyesalanku

bohong ku, aku akan terus menghasut Alfa. Alfa terdiam, matanya menerawang ke depan, mungkin sedang memikirkan ucapanku. "Ya sudah, sekarang sudah hampir jam tujuh, kamu masuk gih! Nanti telat," ucapku kemudian setelah melihat Alfa, seperti orang yang lagi banyak pikiran. "Iya, Yah. Assalamualaikum...," Pungkasnya kemudian berlalu.
1024.5K viewsCompletedAdded to Library 953 Times as echoed
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status