CALON TUMBAL
Istrinya memberikan salam perpisahan dengan menyalami tangan Ustadz Sholeh.
"Ati-ati ya, bah," ujar istrinya dengan lembut.
"Iya, ma. Assalamualaikum," jawab Ustadz Sholeh, yang kemudian dijawab oleh istrinya.
"Waalaikumsalam."
Ustadz Sholeh pun berangkat dengan motor, diantar ke stasiun. Meskipun beliau seorang pemuka agama, hidupnya sangat sederhana. Ustadz Sholeh tidak suka membeli barang-barang berlebihan; bahkan motor yang dipakainya adalah milik muridnya, karena beliau hanya memiliki sepeda.
Hot Chapters