Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dendam Membara Tuan Muda

Dendam Membara Tuan Muda

Embusan napas berat itu terdengar, menyatu bersama pekatnya udara setelah Skylar menghelanya sedalam mungkin. Tetesan air hujan serta lumatan embun tampak saling bergelayut, merebak pada kaca jendela di hadapannya, berupaya mengusik pandangannya yang terus menatap pusat kota yang padat akan kendaraan di bawah sana, sedang pikirannya terus bernostalgia bersama ribuan penyesalan yang ia rasakan.
1.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 51 Beses bilang es teh berembun
Read
+Library
Dendam Membara Mas Tetangga

Dendam Membara Mas Tetangga

Mama Girish-lah yang mengambil-alih dengan sangat antusias, “Oh, apa Mama tidak memberitahumu sampai ke sana? Itu Fayla! Anak itu tumbuh menjadi cantik sekali, astaga.” Wanita itu datang dengan senampan gelas berisi teh panas dan pisang goreng yang sudah jelas untuk Papa Girish. “Fayla?” Bahram membeo. Anael menyaksikan wajah adiknya berubah warna. “Dia kembali?” “Siapa yang kembali?”
101.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 46 Beses bilang es teh berembun
Read
+Library
AKU ISTRIMU MAS!

AKU ISTRIMU MAS!

Kebun teh. Tanpa berpikir panjang, Bayu meraih jaketnya dan berlari keluar rumah, menembus hujan yang mulai mereda. Ia menyalakan motornya, melaju kencang menuju perkebunan teh yang membentang luas di kaki gunung.
102.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 42 Beses bilang es teh berembun
Read
+Library
Dendam Membara Tuan Muda Yang Terbuang

Dendam Membara Tuan Muda Yang Terbuang

Bagian depan rumah juga sangat sejuk dengan pohon rambutan, lengkeng, jeruk dan mangga Di dekat teras juga terdapat buah anggur Brazil dan juga berbagai macam bunga yang cantik. Salah satu bunga yang menarik perhatian Ayna adalah bunga wijaya kusuma yang masih kuncup. “Silakan duduk, Nak,” kata Marni mempersilakan Ayna duduk di sofa sederhana di ruang tamu. “Terima kasih, Ma,” kata Ayna merasa nyaman dengan perhatian yang diberikan Marni padanya.
103.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 121 Beses bilang es teh berembun
Read
+Library
Tante, Berhentilah Mengejarku

Tante, Berhentilah Mengejarku

Dia menggosok sabun mint di dada, punggung, dan bagian bawah hingga bersih, ketila sudah selesai, Dia keluar kamar mandi dengan handuk melilit pinggang, dan berganti baju kuliah, dan turun lagi dan bersiap berangkat ke kampus. Andre menarik napas dalam-dalam saat berdiri di depan pintu rumah, helm sudah terpasang di kepala, tas ransel tergantung di bahu kanan. Matahari pagi sudah naik lebih tinggi, cahayanya hangat tapi belum terik, membuat halaman depan rumah terlihat cerah dengan rumput yang masih basah embun dan bunga-bunga kamboja di pagar yang mulai mekar penuh. Aroma embun pagi bercampur dengan sedikit bau aspal jalan yang masih dingin dari malam tadi. Angin pagi sejuk menerpa wajahnya
3.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 101 Beses bilang es teh berembun
Read
+Library
Belenggu Hasrat Dendam Membara

Belenggu Hasrat Dendam Membara

Mobil hitam berlapis baja itu kini mulai melambat, bannya bergerak pelan di jalan tanah yang lembap oleh embun pagi. Mesin akhirnya dimatikan di depan sebuah kabin kayu tersembunyi di antara pepohonan pinus. Pemandangan yang menenangkan menyambut mereka semua, sebuah danau membentang lebar di depannya, permukaannya diselimuti oleh kabut tipis yang bergerak perlahan, seolah bernapas bersama fajar yang baru bergerak naik.
945 viewsKumpletoIdinagdag sa Library 32 Beses bilang es teh berembun
Read
+Library
Tukar Tempat Dengan Kembaranku

Tukar Tempat Dengan Kembaranku

tanya lelaki itu bingung merasa diperhatikan. “Kau tak ingat aku?” “Ini kali pertama kita bertemu, kan?” Sarah menggeleng. “Hari itu pertengahan bulan September, di titi jembatan sungai Nimas yang sekarang sudah diperbarui. Gadis SMP dengan tas pink tenggelam di sungai dalam keadaan hujan deras.”
1.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 33 Beses bilang es teh berembun
Read
+Library
Dendam yang Tak Terlupakan

Dendam yang Tak Terlupakan

Ada kotak sushi premium dengan penataan yang artistik, sup miso hangat, dan bahkan sebotol kecil sake non-alkohol. "Saya tidak minum alkohol," tolak Mela dingin. Sorot matanya Mela tetap tajam dan menusuk. Ia memang sama sekali tidak berminat menyentuh makanan ataupun minuman yang dibawa Damar. Ide berbagi hidangan dengan pria yang mungkin terlibat dalam kematian Haris terasa menjijikkan. Mela tidak bergerak dari kursinya untuk menjaga jarak fisik dan emosional dari Damar.
807 viewsOngoingIdinagdag sa Library 32 Beses bilang es teh berembun
Read
+Library
Tetangga Kos Menawan

Tetangga Kos Menawan

sambil gw mengiba ke Rena "iya iya, gw juga tau kok kalo elo becanda...santai aja kali Han" Rena pun tertawa "tapi terus terang gw lebih suka teh manis sih" terang Rena "loh suka teh manis kok malah mesen teh tawar\?" gw keheranan "ga tau, lagi pengen aja..." Rena memandang gelas tehnya sambil terlarut dalam lamunannya "eh malah ngelamun lagi....ayo bangun bangun" sambil gw goyangin tangan gw di depan matanya
8.918.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 383 Beses bilang es teh berembun
Read
+Library
Suami Dibuang Sayang

Suami Dibuang Sayang

Dia merasa lidahnya diselimuti segala macam rasa. "Teh yang nikmat,” puji Michael jujur. Pria tua tersenyum tipis, “Teh abu salju terdiri dari sepuluh ribu jenis teh lalu diambil esensi aromatiknya dan dibakar sampai menjadi benih. Benih yang telah selesai dibakar kemudian dilapisi salju dingin. Namun benih yang ditanam memerlukan ribuan tahun untuk menjadi sebuah pohon karena benihnya sangat rentan melewati seleksi alam. Proses yang begitu panjang dan tidak mudah membuat teh abu salju bisa menyatukan sepuluh ribu rasa teh menjadi satu kesatuan dan membentuk rasa yang sangat istimewa. Begitu pula dengan permainan catur ini.”
8.82.5M viewsKumpletoIdinagdag sa Library 50.3K Beses bilang es teh berembun
Ipakita ang mga Review (474)
Read
+Library
Rafa Khan
aslinya bagus ceritanya, tapi tambah kesini tambah gak jelas. banyak tokoh baru yang bermunculan, ceritanya jadi bias. yang paling lucu kamatian buah ginseng, marcus yang sudah mati malah dihidupkan lagi sam buah ginseng. cameron sebagai kepala keluarga Fu seperti tidak punya kekuatan apapun. ......
Agus Irawan
Hai teman-teman semuanya, Izin promosi. yuuklah pada mampir ke Novelku. judul" Jebakan Gairah Sekretaris Muda" semoga bisa sedikit menghibur kalian, jangan lupa subscribe, dan baca tanpa skip. terima kasih
Basahin ang Lahat ng Review
PREV
1
...
5678910
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status