Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kemilau Senja

Kemilau Senja

sahut Larasati--rekan terbaikku di tempat kerja. "Apa sih kalian, bisa saja deh bercandanya. Lagian aku merasa jenuh libur kerja," ucapku sembari melangkah ke tempat kerjaku, dan menaruh tas di meja kerja. "Loh, kok malah jenuh sih, Nandini. Seharusnya seneng dong bisa menikmati suasana Honeymoon," ujar Pak Rahman dosen laki-laki termuda di sini. Ya, usia Pak Rahman memang lebih muda dari yang lain, paling di atasku sedikit, orangnya suka banget bercanda.
1010.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 238 kali sebagai gema senja
Baca
+Pustaka
My Handsome Partner

My Handsome Partner

kata Senja "Bukankah itu nyata? Aku bahkan punya tongkat Pelia, panah lengkap dengan busur indahnya dan ini apa lagi?" tanya Senja Senja membolak balik benda yang sesekali bercahaya itu. Benda seukuran telur ayam dengan bentuk yang lebih pipih. Ia memiliki warna zamrud dan satu warna ruby. Senja menggosokkan benda itu diatas celananya seolah membersihkan. Tiba-tiba benda itu mengeluarkan sesuatu seperti sayap di kanan kirinya. Benda itu mengambang di hadapan Senja, cahayanya meredup.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 120 kali sebagai gema senja
Baca
+Pustaka
Rahasia Senja

Rahasia Senja

) cetus Dimas, menyudahi pembicaraan seolah Senja adalah objek yang bisa dibicarakan seenaknya. Senja hanya bisa menunduk merasakan sesak di dadanya, seperti ada beban berat menimpanya, membuatnya kesulitan bernapas. Sampai ada seorang gadis, yang berpakaian gaun minim berwarna merah menyala dengan potongan cut-out di pinggang dan riasan smokey eyes tebal yang dramatis.
9.97.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 146 kali sebagai gema senja
Baca
+Pustaka
Gemintang

Gemintang

tembak Sena langsung. “Masih, gue kira setelah pernah jalin hubungan sama perempuan lain, gue bisa lupain dia. Ternyata nggak, meski waktu itu Revian sempat cocok sama salah satunya, hati gue belum seyakin itu,” “Iya, inget gue juga. Siapa namanya tuh? Gista? Yang pernah kerja di kantor lo,” sahut Keenan. “Susah memang kalau hati lo masih buat Jila, gue akuin dia perempuan terbaik yang lo pernah miliki,” Sena menggelengkan kepalanya.
105.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 174 kali sebagai gema senja
Baca
+Pustaka
Suatu Hari, Aku Akan Menjadi Istrimu

Suatu Hari, Aku Akan Menjadi Istrimu

bukankah itu menandakan bahwa Genta seorang single parent? Gia bangun dari ranjangnya. Ia mengambil laptop yang terletak di atas meja kerja, lalu membawanya ke atas ranjang. Sambil berpikir keras, Gia mengetik kata kunci di kolom pencarian g****e. Genta Pramudya "Ketemu!" Sorak sorai senang Gia lanturkan tatkala matanya menangkap nama Genta di beberapa portal berita.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai gema senja
Baca
+Pustaka
GARA-GARA MAHAR LIMA JUTA

GARA-GARA MAHAR LIMA JUTA

Dedikasi dan kerja kerasnya yang luar biasa kini membuahkan hasil yang begitu manis. Di hari seminar itu, Arini tampil anggun mengenakan gamis berwarna pastel dan hijab segiempat bermotif polkadot. Wanita ayu itu berbicara dengan penuh semangat tentang perjalanan membuka toko, dukungan dari suaminya, dan tantangan sebagai perempuan di dunia agribisnis.
3.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai gema senja
Baca
+Pustaka
Ranjang Panas Istri Kedua

Ranjang Panas Istri Kedua

Selesai mandi, Senja membuka lemari besar yang ada di dalam kamarnya. Ia mulai memilih gaun yang akan ia kenakan untuk acara makan malam bersama keluarga besarnya, hari ini. "Aku akan mengenakan gaun warna hitam ini saja," ucap Senja sembari menenteng gaun tanpa lengan tersebut. Senja mengenakan gaun warna hitam, memoles bibirnya dengan lipstik warna merah merona. "Aku sudah siap sekarang!" Senja bicara pada dirinya sendiri sembari menatap cermin.
1014.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 323 kali sebagai gema senja
Baca
+Pustaka
Jagat Kelana

Jagat Kelana

"Ini tidak benar! Jika kamu memang masih suci tidak seharusnya semua yang kau jaga dengan mudahnya kau berikan padaku tanpa syarat. Apa tujuan Kalian?" Akshita perlahan mengulum senyum, lalu perlahan berganti kekehan renyah yang mengundang gelenyar aneh menelusup relung kalbu. Untuk sesaat Jagat terlena dan terbuai dalam harumnya aroma tubuh Akshita yang menguar. Jagat memejamkan kedua matanya, lalu samar terdengar alunan gending jawa dengan iringan musik gamelan yang mengalun merdu. Bagi orang awam saat gending itu mengalun menambah suasana menjadi horor. Bahkan tidak sedikit yang meringkukkan tubuhnya pada kumpulan jerami kering. Jagat memfokuskan pikiran dan mulai memasuki alam lain.
1020.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 579 kali sebagai gema senja
Tampilkan Ulasan (10)
Baca
+Pustaka
Embunayu
Kak author yang baik. ijin promosi novel pertama saya ya Judul: Perjalanan Jati Diri Pendekar Pedang Api cerita: Perjalanan mencari jati diri Pangeran Karna setelah diusir karena dia adalah Sampah. Dibantu leluhur dan Dewa Perang dirinya menemukan inti jiwanya dan menjadi pewaris terkuat
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Ini adalah kisah petualangan Lin Chen hingga menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan para Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Baca Semua Ulasan
SEHIDUP SEJANNAH

SEHIDUP SEJANNAH

Sarkas Revan memperingati Syma. "Lepaskan aku, mas ! biarkan aku melihat Zea. Aku sangat merindukannya. Zea ... kemarilah nak ..." Syma memberontak sembari menatap penuh haru kearah Zea. Zea sendiri hanya bisa menangis sambil memanggil-manggil ibunya. Namun Revan dengan kejamnya menyeret Syma keluar sehingga tidak ada celah sedikitpun bagi Syma bisa melihat anaknya.
104.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 144 kali sebagai gema senja
Baca
+Pustaka
TUAN MUDA POSESIF

TUAN MUDA POSESIF

“Gembel sialan itu harus menerima akibatnya, Bim. Mereka sudah membuat putriku celaka jika Samudra tidak menjaganya.” Bima mengangguk, “Gembel sialan itu akan kita urus nanti, saat ini kamu memiliki tugas yang lebih penting.” Bima sebisanya memastikan Rama mendapatkan kembali ketengangannya. “Kita harus menjemput Jenna dan Kara, Ram. Karena itu tenangkan dirimu.” ***
1022.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 812 kali sebagai gema senja
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status