Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pendekar Gunung Tiga Maut

Pendekar Gunung Tiga Maut

Mereka memasuki sebuah halaman kerajaan yang sangat luas, puluhan prajurit berlalu-lalang tidak menentu, berjalan dengan tugas dan kepentingan masing-masing. Ketika melewati dua orang prajurit yang menjaga gerbang, mereka mendapatkan sambutan ramah. “Silakan masuk, raja telah menunggu kedatangan kalian!” kata salah seorang prajurit. “Terima kasih!” sahut Ketua Sekte. Mereka berjalan memasuki halaman kerajaan, penuh dengan rumput yang dipotong pendek seperti lapangan. Di bawah rumput itu tampak batu-bata merah yang ditata rapi, pagar kanan-kiri kerajaan menggunkan bebatuan hitam keras, mengkilap ketika sinar matahari menerpanya. Di atas pagar itu ada beberapa pos yang digunakan sebagai tempat
1025.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 722 kali sebagai gerbang kerajaan
Tampilkan Ulasan (20)
Baca
+Pustaka
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Kam Pret
Danu, lanjutkan perjalananmu sampai kau benar-benar menemukan Diana. Semoga kisahmu menjadi teladan untuk pemimpin-pemimpin yang tengah bejat. Amin. Permata, nanti jika kamu mendapatkan sebuah pilihan, yaitu meninggalkan Danu atau Diana, aku yakin kamu tidak akan memmilih keduanya. Kamu hebat.
Baca Semua Ulasan
KEBANGKITAN PEDANG PENELAN JIWA

KEBANGKITAN PEDANG PENELAN JIWA

Gerbang itu dikenal sebagai pertahanan yang tidak dapat ditembus. Namun sekarang, gerbang tersebut hancur hanya dalam satu serangan! Pada saat itu, Kaisar Azrael merasakan keringat dingin mengalir di punggungnya. Dia bahkan berpikir bahwa pasukan musuh telah menyerbu Kerajaan Aetherion. Namun kemudian, dia melihat pemandangan yang tidak akan pernah bisa dia lupakan. Belasan ahli dari Kota Kekaisaran pergi menuju gerbang untuk menyelidiki keadaan.
104.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 126 kali sebagai gerbang kerajaan
Baca
+Pustaka
Gerbang Neraka: Desa Terakhir

Gerbang Neraka: Desa Terakhir

Gunung-gunung mendidih. Dan dari tengah desa, berdiri sebuah gerbang batu. Gerbang itu dua kali lipat lebih besar dari gerbang pertama. Bentuknya seperti taring gading yang mencuat dari tanah. Ukirannya penuh simbol darah, dan di atasnya tertulis dengan bahasa yang bahkan Raka tak mengerti tapi bisa ia rasakan artinya. “Gerbang Kedua.” Dari balik gerbang itu, Raka mendengar suara dirinya sendiri. Tertawa. Menjerit. Menyanyi dalam bahasa yang bukan miliknya.
101.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai gerbang kerajaan
Baca
+Pustaka
PEWARIS BAYANGAN TERAKHIR

PEWARIS BAYANGAN TERAKHIR

tanya salah satu penjaga pintu gerbang. "Saya senopati Wage dari Kerajaan Pamenang dan beliau Pangeran Indragiri putra Paduka Raja Suryadana," jawab Senopati Wage sambil kembali menunjukkan lencana kerajaan Pamenang. "Hormat kami, Pangeran." Serentak penjaga pintu gerbang memberi hormat kepada Pangeran Indragiri. "Sudah, sudah. Jangan terlalu menarik perhatian orang lain," ucap Senopati Wage.
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai gerbang kerajaan
Baca
+Pustaka
The Werewolf's Bride

The Werewolf's Bride

tanya Kael yang terlalu antusias. "Tunggu sebentar lagi Kael, kabarnya mereka sudah dekat." Di tengah percakapan ibu dan anak itu, terdengar suara dari arah kerumunan rakyat yang berkumpul di depan gerbang. Mereka bersorak gembira sambil dengan bangga mengibarkan bendera kerajaan Velmoria. Namun hal itu tidak berlangsung lama, kegembiraan yang tadinya terdengar seketika berubah menjadi keheningan.
102.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai gerbang kerajaan
Baca
+Pustaka
Dewa Dewi Kerajaan Sanggabumi

Dewa Dewi Kerajaan Sanggabumi

Ki Tunggul hanya diam mematung melihat kesibukan para punggawa dan prajurit kerajaan. Mereka berhamburan keluar masuk ruang senjata. Pintu gerbang besar yang berjarak lebih kurang 5 meter dari pendopo, seketika ditutup rapat. Tombak, pedang, dan keris melayang masuk ke dalam puri istana dari berbagai macam arah.
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 108 kali sebagai gerbang kerajaan
Baca
+Pustaka
The Empress

The Empress

Gerbang barat kerajaan yi yang dulu jarang dipakai karena menghadap jalur perdagangan lama menuju kota huan seharusnya memberi keluarga Qin kesempatan untuk bernapas. Akan tetapi, kerajaan yang baru saja selamat dari bulan merah tidak langsung berubah menjadi rumah yang tenang. Abu lentera masih menempel pada batu sungai, para penjaga masih menoleh dua kali setiap kali mendengar bunyi langkah asing, dan para pelayan masih berbicara lebih pelan ketika melewati kamar Wang Yin. Tidak ada yang mau mengucapkan kata bahaya, seolah kata itu sendiri bisa memanggil musuh baru. Namun justru dalam kesunyian seperti itulah tanda-tanda kecil biasanya datang. Qin Lang memerintahkan rombongan kecil, tetapi
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai gerbang kerajaan
Baca
+Pustaka
Penguasa Pedang

Penguasa Pedang

Sebuah gerbang berwarna ungu, setinggi tiga zhang, muncul begitu saja dari udara. Gerbang itu melayang di langit, dan di atasnya terukir pola-pola misterius, memancarkan aura kuno. Gerbang Kematian! Semua orang tersentak kaget saat melihat ini. Pangeran Ketiga, Pangeran Pertama, dan Putri Cai Die tiba-tiba berdiri, ekspresi mereka dipenuhi dengan keterkejutan. Benar sekali, Wilayah Kekuasaan Raja Han Li adalah Gerbang Kematian.
1012.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 464 kali sebagai gerbang kerajaan
Baca
+Pustaka
Kekuatan Harvey York untuk Bangkit

Kekuatan Harvey York untuk Bangkit

"Saat aku ada, tidak ada perbedaan antara ayahmu dan seekor anjing. Kau tidak lebih baik. Jika kau protes lagi, aku akan membuatmu merangkak juga!" Haruka menyipitkan matanya ke arah Harvey dan berkata sambil tersenyum, "Aku tahu apa yang mampu kau lakukan, Harvey. Aku juga tahu beberapa anggota komunitas Bela Diri Negara Kepulauan telah gugur sebelum kau. Tapi aku dapat memberitahumu bahwa tidak peduli seberapa banyak dukungan yang kau miliki, aku berada di luar jangkauanmu. Aku dari salah satu dari Lima Gerbang Kerajaan Negara Kepulauan. Aku..." Haruka mengulurkan jari telunjuk kanannya, ingin menyodok dahi Harvey.
9.139.5M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4M kali sebagai gerbang kerajaan
Tampilkan Ulasan (17437)
Baca
+Pustaka
Weneedta
Hai... Jika berkenan mampir ke cerita aku yuk >>> "Antara Kamu dan Putraku". Kisah seorang wanita menikah 30an yg tergoda dengan pria muda pelatih basket putranya. Ceritanya relate dgn kehidupan sehari-hari. Ditunggu ya. Makasih ^_^
Zizizaq
Bagus thor, aku suka karyamu. Tapi nggak sanggup baca sampai akhir, yang penting udah tau alurnya. Baca juga karya Zizizaq! 1. Antara mencintai dan melupakan (tamat 2. nikah kontrak berbuah cinta (tamat 3. Wanita ketiga duda kaya (tamat 4 Cinta setelah dendam
Baca Semua Ulasan
Batu Akar Raja

Batu Akar Raja

Gerbang itu terbuat dari kayu yang sudah tua dan penuh dengan lumut, namun ketika Shinta Sari menyentuhnya dengan tangan yang penuh dengan cincin dari akar pohon, ia perlahan terbuka, mengungkapkan lorong gelap yang mengarah ke bawah tanah. “Selamat datang, Raden Jayaningrat,” ujar Shinta Sari sambil memasuki lorong tersebut. “Ini adalah gerbang menuju Bumi Akar – dan tempat di mana kamu akan menemukan bahwa sejarah kerajaanmu jauh lebih kompleks dari yang pernah kamu bayangkan. Namun ingat – apa yang kamu pelajari di sana akan menjadi beban yang harus kamu pikul, sama seperti bagaimana akar pohon menopang berat batang dan daunnya.”
10565 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai gerbang kerajaan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status