Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
PEMBALASAN DEWA MAUT

PEMBALASAN DEWA MAUT

bisik pria tua itu Tangan pria itu menunjuk ke arah utara, ke sebuah bukit kecil yang menjulang seperti gundukan bumi yang dipenuhi batu. “Bukit Tengkorak dulunya adalah tempat pertapaan, tapi kini hanya dikenal sebagai sarang Bunggul Balung. Puncaknya... di sana mereka membangun benteng dari kayu dan batu. Tak ada yang berani mendekat lebih dari seratus tombak dari bukit itu.” Dewa Maut mengangguk. Dia meminum kopinya hingga tandas. Rasa pahit kopi itu kini terasa manis di lidahnya, karena dia telah menemukan tujuannya.
102.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai gundukan
Baca
+Pustaka
Renjana

Renjana

tunjuk Ida kearah bangunan tua dibawah rimbunan bambu nun jauh disana. “Okelah, tapi yang di depan kamu ya Da, kamu kan paling berani,” kata Irine agak ngeri liat bangunan tua itu. “Monkey, eh maksudku kemon,” kata Ida berjalan dengan semangat 45. Agak jauh juga tempatnya, padahal tadi waktu dilihat kayaknya dekat setelah jalan jauh juga. “Eh, gak jadi deh, mending kita gak usah mandi,” seru Irine sambil lari terbirit-birit balik kearah barak.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai gundukan
Baca
+Pustaka
Ujung Senja

Ujung Senja

Tega sekali dia menyakiti hatiku sedalam ini. Meskipun aku tak tahu Bah dikuburkan di mana, tetapi lokasi kuburan di kampung ini hanya dua. Jadi, tak payah mencari kuburan Bah ada di mana. Jika tidak ada yang di hulu, tinggal pergi ke hilir. “Jahat betul Abang becakap macam itu.” Aku menghapus air mata yang jatuh ke pipi.
108.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 314 kali sebagai gundukan
Baca
+Pustaka
Tulang Rusuk

Tulang Rusuk

"Jadi pesantren ini, kelak akan menjadi pilarnya pendidikan agama dilingkungan kita. Untuk itu kita semua harus berjuang, melawan sesuatu yang tidak terlihat itu jauh lebih sulit ketimbang menghadapi apa yang nampak." "Contohnya, Mas?" Sayup mendengar penjelasan Mas Abi yang telaten, memberikan pengertian kepada Sahra. Aku berdiri lesu, dengan langkah gontai aku mundur. Sekali lagi, pahit melihat kemesraan yang mereka buat. Langkah gontai bermaksud pergi meninggalkan dengan tergesa hingga tidak menyadari menendang tumpukan kaleng bekas biskuit yang biasanya digunakan arek-arek untuk menggantikan pot-pot bunga yang sudah rusak. Suara gaduh pun terdengar.
106.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 179 kali sebagai gundukan
Baca
+Pustaka
Purba Mahkota

Purba Mahkota

“TEMBAK!” Melayangkan batu-batuan di sekitar untuk menerbangkan dan melesotkan semua menuju ke arah Tumang dengan mengandalkan ucapan terkutuknya, … Serunting mengambil kesempatan untuk menyerang dan memojokkan penghalang. Akan tetapi, itu sayang sekali. “Grhk!”
104.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai gundukan
Baca
+Pustaka
TEH ... AKU DI SINI

TEH ... AKU DI SINI

” Ia merangkak mengambil ponsel, Alina mulai berdiri dan menepuk baju dan celana jeans-nya yang kotor terkena tanah. ”Gundukan apa ini? Kayak kuburan.” Ia berjongkok, mengamati gundukan di hadapannya. Tengkuknya tiba-tiba terasa dingin, indera pendengarannya menajam. Bambu yang semula tenang kini saling berderit karena bergesekan.
105.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 184 kali sebagai gundukan
Baca
+Pustaka
RUSAK

RUSAK

Ponsel jeleknya pasti akan mati Dingin mulai merayap ketika tetesan air hujan menembus bajunya. Jarak yang terlalu biasa ia tempuh kini terasa semakin jauh bahkan ketika Safa telah mempercepat langkahnya. GREPP Seseorang bertubuh besar menyergap tubuhnya dari arah belakang. Safa syok, ia merasakan tubuhnya tak bisa digerakkan. Hendak berteriak namun mulutnya dibekap dengan tangan. Seluruh fungsi anggota tubuhnya juga terkunci karena dekapan yang menyesakkan itu.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai gundukan
Baca
+Pustaka
Si Pecundang Pemilik Api Abadi

Si Pecundang Pemilik Api Abadi

"Hanya jalan-jalan... Kamu lebih baik segera ikut aku..." Akhirnya Reynard dan Stephanie berjalan mendaki gunung di wilayah Burnkham... Gunung ini bernama gunung dewa rubah. seperti namanya, memang di wilayah ini banyak sekali populasi rubah merah, meskipun pada puncak gunungnya hampir membeku karna suhunya dingin. ada alasan mengapa gunung ini di sebut gunung dewa rubah, karna dahulu ada dewa rubah yang mendirikan wilayah ini. konon jika ia menjelma ia akan menjadi rubah putih.
102.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai gundukan
Baca
+Pustaka
Cewek Tengil Terjerat Mafia Psycho

Cewek Tengil Terjerat Mafia Psycho

"Danteee ahhh....." Tubuh Daniar melengkung ke atas saat Dante bermain di dua gundukan dan dua puncaknya bergantian. Perlahan Dante turun ke bawah dan tubuh Daniar semakin gelisah di buatnya. Dua tangan di dua gundukan tapi bibir Dante terus berkelana ke bawah. to be continued
1022.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 845 kali sebagai gundukan
Tampilkan Ulasan (6)
Baca
+Pustaka
Sangkarachan
Hallo kakak2 yg sudah mampir, termksh byk, sedikit info untuk season 2 aku akan lnjut lgsg untuk kisah anak2 King dan juga Kavaya dengan judul tiap Bab Triplet D. Terima kasih yang sudah berkenan mampir, bahagia selalu buat kakak2...........
Bayu khilmi
ceritanya bagus masih penasaran sama endingnya. pesan saya jgn membuat alur cerita yg sudah bagus menjadi berbelit belit akhirnya episodenya terlalu panjang pembaca akhirnya bosan kelamaan menunggu endingnya jd meski episode sedikit jadikan berkesan isi ceritanya
Baca Semua Ulasan
Legenda Immortal Ling

Legenda Immortal Ling

ucap Immortal Wen Long "DUARRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRR!" "Sekarang!" "DUARRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRR!" "DUARRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRR!" Dentuman keras terjadi di tanjakan 1000 tangga, semua pasukan yang bertempur berlarian meninggalkan tempat tersebut, dalam waktu singkat hutan yang begitu lebat? Rata dengan tanah, gunung yang menjadi kota 1000 tangga menjadi gunung gundul tanpa ada pohon yang berdiri.
10114.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.2K kali sebagai gundukan
Tampilkan Ulasan (46)
Baca
+Pustaka
Dz
Immortal Ling sampai disini dulu, author masih menyiapkan cerita untuk di benua langit biru dan waktu yang dibutuhkan sekitar 1-3 bulan. sambil menunggu nantinya author akan terbitkan buku baru yang berjudul Assassin, jangan khawatir? benua langit biru pasti akan terbit setelah semuanya sudah siap
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Ini adalah kisah petualangan Lin Chen hingga menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan para Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status