Mesin Cuci
Yuli Zaynomimimpi mencuci baju di mesin cucicara mencuci kaki ibu dan meminta maafcerita ngesek dengan tantepapan cuci baju
Aku bernapas lega, akhirnya mereka membubarkan diri satu per satu.
"Mbak. Akhirnya… karma memainkan perannya. Pokoknya saya acungi jempol pada Mbak Vita. Kamu sesabar itu menghadapi mertua dan adik iparmu di masa lalu. Mbak Vita tak membalasnya, tapi Tuhan tak kehilangan timbangannya. Mereka sedang menerima karmanya satu per satu," ujar Bu Mumun, pemilik toko sembako di samping rumah ibu mertuaku. Aku hanya menimpalinya dengan senyuman tipis.
Hot Chapters