SABDA CINTA
Sabda memegang tangan Cinta, meneliti jari manis wanita itu, kemudian tersenyum tipis.
"Cinta. Aku bukanlah pria yang seperti kisah Romeo dan Juliet, juga kisah Jack dan Rose, apalagi Rama dan Shinta, tentunya juga aku bukan pria seperti kisah cinta Ali dan Fatimah. Tapi, satu yang harus kamu ketahui, aku menyayangimu lebih dari nyawaku sendiri. Aku tidak suka kamu menangis, aku bahagia lihat kamu senang, dan aku terluka melihat kondisimu seperti ini."
Sabda menghela napas sejenak, lalu kembali menatap Cinta dengan tatapan begitu menyejukkan.