Kanuragan Jati
“Berkat bimbingaa Guru Padepokan juga, Guru.“
“Sekarang, lanjutkan tugasmu. Dan ajaklah adik seperguruanmu itu. Dia juga ingin mencari pengalaman di dunia luar. Dan kalau beruntung, semoga dia juga mendapat guru lain yang bisa membimbingnya lebih baik lagi.“
“Sendika dawuh, Guru.“
Wira segera berpamitan bersama Nyi Meru pada guru mereka. Setelah cukup membawa bekal keperluan, mereka melangkah menuruni lembah gunung Maruta.
“Kita akan kemana, Kang?“ tanya Meru.
“Mengikuti langkah kaki berjalan saja, Nyi. Nanti kita akan dituntun ke arah mana seharusnya.“
Di lereng gunung Maruta, terutama di lingkungan padepokan, adalah umum memanggil saudara seperguruan yang perempuan dengan sebutan 'Nyi'. Se
Sikat na Kabanata