Ada sesuatu yang magis tentang bagaimana ciuman pertama bisa terus terngiang di kepala berhari-hari. Mungkin karena itu momen di mana semua indra terlibat—bau parfumnya, rasa bibirnya, bahkan suara napasnya yang pendek. Otak kita merekamnya sebagai pengalaman sensorik yang intens, dan memori itu sering muncul kembali karena terkait dengan emosi yang kuat. Apalagi kalau itu adalah ciuman pertama dengan seseorang yang istimewa, wajar saja kalau kita terus memikirkannya.
Di sisi lain, fenomena ini juga bisa dikaitkan dengan pelepasan hormon seperti dopamin dan oksitosin. Keduanya bertanggung jawab atas perasaan bahagia dan keterikatan, mirip seperti efek 'fly' setelah olahraga. Tubuh kita secara alami ingin mengulang pengalaman itu, jadi otak terus mengingatkan kita tentang momen tersebut. Tambahkan sedikit rasa penasaran—'Apa dia merasakan hal yang sama?'—dan voilà, resep untuk kepikiran tanpa henti.