Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dua Kakak Tiri Yang Posesif

Dua Kakak Tiri Yang Posesif

“Obatnya pahit…” Zavian terdiam beberapa detik sebelum akhirnya membuka salah satu kantong belanja yang tadi dibawanya. Lalu mengeluarkan sesuatu. Permen rasa mint. “Nih.” Seketika mata Naresa langsung berbinar kecil. Naresa dengan cepat meminum semua obatnya satu per satu. Wajahnya langsung mengernyit menahan rasa pahit. Bahkan hampir saja ia muntah.
101.3K viewsOngoingAdded to Library 49 Times as kenapa obat pahit
Read
+Library
Suatu Senja di Tanah Senja

Suatu Senja di Tanah Senja

Lalu kepada Ana aku tunjukan obat-obatan yang dibelikan paman di Magelang yang dimintanya untuk selalu kuminum setiap hari. “Aku tidak tahu obat apa ini, tapi, selain rasanya pahit juga membuatku sedikit berbeda,” kataku. “Menurutmu, apakah aku harus meminumnya, Ana?” “Perbedaan apa yang Bung rasakan kalau Bung meminum obat itu?” “Aku tidak tahu, tapi rasanya ada yang berbeda dari diriku. Semacam perasaan asing membahagiakan yang dipaksakan. Semacam itulah. Aku tidak tahu bagaimana menjabarkannya dalam kata-kata.”
105.3K viewsOngoingAdded to Library 147 Times as kenapa obat pahit
Read
+Library
Dibasuh Empat Nyonya Cantik dan Menggoda

Dibasuh Empat Nyonya Cantik dan Menggoda

Rasa hangat yang membakar tenggorokan langsung menyebar ke dadanya, diikuti rasa pahit yang menusuk pangkal lidah, namun diakhiri dengan sensasi dingin mint yang menyegarkan pernapasan. "Pahit sekali …," gumam Baskara sembari menyeka bibirnya. "Obat memang harus pahit agar lukamu cepat kering, Bas," sahut Lastri pelan. Baskara meletakkan gelas kosong itu kembali ke baki. Ia berharap Lastri akan segera berbalik dan keluar. "Saya sudah meminumnya Sebaiknya Mbakyu kembali ke gedung utama sebelum ada yang mencari."
1046.8K viewsOngoingAdded to Library 1.7K Times as kenapa obat pahit
Read
+Library
Terikat Cinta Saudara Angkat

Terikat Cinta Saudara Angkat

Meski dirinya adalah calon dokter namun, obat baginya adalah musuh terbesarnya. Itu karena Wulan pernah memiliki kejadian tidak mengenakan terang obat. Dimana pada usianya yang masih kecil, ia sakit dan harus minum obat. Namun, naasnya ia malah memuntahkanya dan membuat mulutnya pahit dan hingga saat ini rasa pahit itu terasa ketika ia meminum obat.
103.3K viewsOngoingAdded to Library 69 Times as kenapa obat pahit
Read
+Library
Istri Pura-Pura Direktur Kejam

Istri Pura-Pura Direktur Kejam

Lalu, kembali lagi mambawa pisau dapur. “Bukannya kalau dihaluskan malah makin pahit, Bu?” Dzaka mengernyit penasaran. “Begitulah, Nak. Tapi, setidaknya lebih mudah lewat tenggorokan,” ujar Wulan. “Sekarang aku baru sadar kalau ada yang lebih pahit dari pahitnya obat.” Kirana meneguk ludahnya. Wajahnya datar dan tatapannya kosong.
1010.1K viewsCompletedAdded to Library 262 Times as kenapa obat pahit
Read
+Library
Wanita Yang Kau Pilih

Wanita Yang Kau Pilih

Laksa benar-benar total menyiksa hatinya, tak tahukah laki-laki ini kalau hati Luna serapuh kerupuk. “Makanya kakak minum obat.” “Pahit.” “Hah?” “Obat itu pahit, Luna aku nggak suka.” Luna memandang Laksa tak habis pikir, nenek-nenek gincuan juga tahu kalau obat rasanya pahit.
9.333.2K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as kenapa obat pahit
Read
+Library
CEO Jeremy Ditinggalkan oleh Istrinya yang Hamil

CEO Jeremy Ditinggalkan oleh Istrinya yang Hamil

"Kalau makan makanan manis, rasa pahit di mulut akan menghilang." Thasia merasa terkejut, Kent sepertinya sangat mengerti tentang kondisinya, bahkan pria itu tahu mulutnya sedang pahit. Kent seperti memiliki ikatan batin dengannya. Thasia duduk di bangku sambil memakan strawberry, seperti kata Kent, makan makanan manis bisa menghilangkan rasa pahit di mulut. Aneh, padahal Thasia akhir-akhir ini tidak meminum obat, tapi kenapa mulutnya terasa pahit?
9.5201.1K viewsCompletedAdded to Library 5.2K Times as kenapa obat pahit
Show Reviews (82)
Read
+Library
Rasmahwati
kisah Tasia dari bab 1 sampai bab 241, seolah-olah melewati kisah panjang dengan kejadian2 yg begitu rumit, tp ternyata hanya beberapa bulan sj, karena sejak kejadian di hotel sampai bab 241 usia kehamilannya ternyata tidak lebih dari 5 bln saja..
cdsu2415
kapan jilid 2 nya Thor? atau jangan² emang endingnya kek gitu. Macam Stephen Spielberg. lagipula jilid 2 juga udah ketebak kan. musuhnya ketangkep semua. happy ending. atau kalo sad ending ya berarti kek gitu dengan pengorbanan masing²
Read All Reviews
Pernikahan Rahasia Ustadz Rafan

Pernikahan Rahasia Ustadz Rafan

Kembali dia memuntahkan bubur yang baru saja memenuhi mulutnya. “Aduhh, kok pahit banget ya!” keluh Fiza sambil mengambil segelas air lalu meneguknya. Lalu dia mengambil beberapa jenis obat dan langsung memasukkannya ke dalam mulutnya. “Dan kenapa rasa obat ini malah hambar, gak ada pahit sedikitpun,” ujar Fiza kembali. Wajah Fiza begitu sembab. Sangat ketara kalau dia habis dari nangis berkepanjangan.
1.0K viewsOngoingAdded to Library 28 Times as kenapa obat pahit
Read
+Library
Eratnya Pelukan Tuan Presdir Malam Itu

Eratnya Pelukan Tuan Presdir Malam Itu

Bayangkan saja, manusia segede itu katanya tidak suka minum obat. Jangan-jangan alasannya sesederhana … obat itu pahit. Acha menyembunyikan senyum yang hampir lolos. Kekhawatirannya itu justru bercampur perasaan gemes sekarang. Huh. Kekanakan sekali.
1031.1K viewsOngoingAdded to Library 1.2K Times as kenapa obat pahit
Read
+Library
Tak Ada Obat Penyesalan

Tak Ada Obat Penyesalan

Aku menarik tanganku. “Tuan Axel, tolong bersikap hormat, aku akan segera menjadi adik iparmu.” “Mungkin Tuan Axel mengira Anda terlahir dengan nasib yang baik. Apapun yang diinginkan akan segera didapatkan.” “Tetapi ada satu hal yang tidak bisa didapatkan oleh Tuan Axel.” Axel bertanya dengan sungguh-sungguh apa itu. “Obat penyesalan, tidak ada obat penyesalan di dunia ini.”
6.2K viewsCompletedAdded to Library 124 Times as kenapa obat pahit
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status