Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Perjalanan Dimensi Waktu Sang Genius

Perjalanan Dimensi Waktu Sang Genius

Setelah menggoreng selama lima belas menit, Wira mengeluarkan garam untuk menaruh rasa. Garam yang mereka pakai adalah garam yang belum dimurnikan. Warnanya masih sedikit kekuningan dan bercampur dengan kotoran. Meskipun harganya tidak mahal, hanya sekitar 50 gabak untuk setegah kilogram, ada banyak penduduk yang tidak mampu membelinya. Setelah ikannya matang, Wira menaruhnya ke piring, lalu menaburkan sedikit serpihan sayuran liar. Kemudian, dia membawanya ke meja makan.
96.1M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 178.3K kali sebagai kopi campur garam
Tampilkan Ulasan (2659)
Baca
+Pustaka
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Dillah_whj
izin promosi ya kk ... ayo kk/mas jangan lupa mampir kecerita saya judulnya: Diary Dira kisah tentang seorang pramugari yang berusaha sembuh dari luka akibat penghianatan kekasihnya yang ternyata sudah melangsungkan pertunangan dengan wanita lain. Ada juga pak tentara tampan yang akan nyembuhin
Baca Semua Ulasan
Nona Hemat di Sarang Konglomerat

Nona Hemat di Sarang Konglomerat

Dia tidak akan menyentuh monster krom itu. Tangan Citra bergerak cepat ke balik dispenser air galon. Dia menarik harta karun yang disembunyikan di sana. Sebuah sachet plastik kecil berwarna merah menyala. Kopi instan curah. Beli satu renceng, gratis piring cantik. Komposisinya jelas: sembilan puluh persen gula biang, krimer nabati dari kelapa sawit, perasa sintetik, dan sedikit doa supaya konsumen tidak kena diabetes sebelum usia tiga puluh.
939 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai kopi campur garam
Baca
+Pustaka
Istri Tawanan Tuan Tiran

Istri Tawanan Tuan Tiran

Bersyukur tenggorokan dia yang sekarang sudah lancar setelah meminum kopi yang super asin sekali. "Kamu salah masukin garam ke kopi aku, Reina?" tanya Daskar yang kembali meneguk air putih sampai habis. Curiga dia bisa darah tinggi setelah meminum kopi asin di pagi hari. Daskar bergidik. Pertama kalinya dia minum kopi bercampur garam yang membuat tubuh Daskar jadi merinding. "Aku sengaja." Reina menjawab acuh, membuat mata Daskar melebar dan langsung menatapnya.
102.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 111 kali sebagai kopi campur garam
Baca
+Pustaka
Jangan Goda Aku, Pak Manager!

Jangan Goda Aku, Pak Manager!

Dia memang tidak menyukai Giorgio, tapi setelah menikah jika Giorgio masih berhubungan dengan kekasihnya bukankah dia sendiri yang akan kesal dan dibuat pusing. “Ah…bisa buatkan aku kopi? Aku lelah karena harus lembur tadi,” pinta Giorgio pada Nara. Nara mengangguk. Ia segera bangun dari duduknya lalu menuju ke dapur. Tangannya bergerak lincah, memasak air dan meracik kopi untuk Giorgio. Namun, saat tangannya hendak mengambil gula, tiba-tiba saja tangannya berbelok mengambil garam. Dimasukkannya beberapa sendok garam ke dalam cangkir kopi lalu mengaduknya.
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai kopi campur garam
Baca
+Pustaka
Gara-gara Selembar 50 Ribu

Gara-gara Selembar 50 Ribu

Ina yang menanyakan pesanan para pemancing itu. "Pesen apa, Bang?" "Biasa. Kopi hitam jangan diaduk." Rima mencatat setiap pesanan dengan tulisan lengkap. "Jangan gitu, Rima. Kalau kopi hitam tulis kopi, kalau kopi luwak tulis luwak, begitu juga dengan yang lain. Kopi hitam nggak diaduk berarti kopi pahit. Tulis aja kopi P. Nggak usah panjang - panjang." Rima mengangguk mengerti.
103.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai kopi campur garam
Baca
+Pustaka
Wanita Penggoda

Wanita Penggoda

Jangan-jangan Wulan lupa taburin garam? Aku raih kotak kecil berwarna putih. Mengambil isinya lalu menaburkan. Mengaduk-aduk nasi goreng yang sudah berada di atas piring. Aku yakin, sekarang rasanya enak. Aaiiihh ... tiba-tiba panu terasa gatal. Menggaruknya berulang-ulang, kemudian mengaduk-aduk lagi garam yang berada di atas piring dengan telapak tanganku sendiri. Kali ini rasanya pasti gurih.
108.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 235 kali sebagai kopi campur garam
Baca
+Pustaka
GEISHAKU KARMILA

GEISHAKU KARMILA

"Annisa minta seperti itu. Mungkin dia tahu sesuatu." Dalam waktu yang bersamaan. Di rumah Mbah Sukro. Lelaki itu duduk dengan kedua kaki yang dilipat. Di depannya terdapat kembang kanthil dan melati, bercampur dengan garam grosok. ( Garam grosok = garam kasar)
1023.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 496 kali sebagai kopi campur garam
Baca
+Pustaka
A DEAL WITH COLD PROFESSOR

A DEAL WITH COLD PROFESSOR

Sedikit kecap asin, taburan garam, lalu potongan daun bawang segar menambah warna hijau yang menyejukkan di tengah paduan cokelat keemasan nasi. Aroma nasi goreng kampung itu kini mendominasi ruangan—sederhana, pedas, menggugah selera. Tak butuh lama, aku menatanya di atas piring putih besar, menambahkan telur mata sapi di atasnya.
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai kopi campur garam
Baca
+Pustaka
Imperfect Love

Imperfect Love

“Tapi dia itu belum pernah bikin kopi, Mas. Kalau kenapa-napa di dapur gimana?” “Kopiku yang bakal kenapa-napa,” sahut Pras sambil menatap sedan hitam yang baru saja keluar dengan pelan dari garasi. “Kalau dia nggak tahu bedain yang mana garam, yang mana gula dan yang mana krimer.” “Kan, tinggal dirasain.” Menurut Sinar, ucapan Pras barusan sangatlah berlebihan. “Lagian, gula, sama garam itu bentuknya sudah beda.” “Ya! kita lihat saja nanti.”
10103.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai kopi campur garam
Baca
+Pustaka
Tiba-tiba Menikah Dengan Mantan

Tiba-tiba Menikah Dengan Mantan

“Cepet minum. Aku bikin pake hati.” Raka menerima gelas itu, menatapnya penuh curiga, lalu meneguk. DAN— "PUAAH!!" Raka langsung batuk-batuk. “Ini kopi rasa... air laut?!” Nayara membeku. “Hah? Aku masukin dua sendok... gula... putih... kayaknya... itu...” Dia menoleh ke rak. "OH MY GOD! Itu garam!!"
2.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai kopi campur garam
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status