Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Terjebak Pesona Bos

Terjebak Pesona Bos

Bab 12 Pagi itu setelah sarapan dan olahraga pagi. Aku memilih duduk di teras depan rumah pak Supri. Duduk di temani secangkir kopi dan pisang goreng sembari melihat para pekerja pergi ke area. Walau hari Minggu, aktifitas panen masih berjalan, dan para mandor pun masih bekerja di akhir pekan. Berbeda dengan aku yang bisa duduk santai sembari menikmati pagi cerah yang walau sudah pukul 8 pagi tadi cuaca sudah membuat tubuhku gerah.
1021.3K viewsOngoingAdded to Library 490 Times as kopi pagi hari di desa
Read
+Library
The Blue Eyes

The Blue Eyes

Perpaduan cantik di pagi hari yang baru. Aku sudah duduk di kursi meja makan sejak pukul 7 pagi. Menyesap kopi bikinan Bi Euis yang sangat hafal dengan seleraku. Ditemani sepiring singkong goreng beraroma bawang putih yang nikmat. Memanjakan lidah dan perut yang mulai bernyanyi sejak Subuh tadi.
95.5K viewsCompletedAdded to Library 155 Times as kopi pagi hari di desa
Read
+Library
PERNIKAHAN YANG TERNODA

PERNIKAHAN YANG TERNODA

Wanita cantik dengan batik warna merah itu duduk di depanku. "Pagi-pagi itu sarapan nasi, bukan kopi!" sungutnya melihat kopi di genggamanku. "Biar pahitnya hidup bisa tersamar dengan pahitnya kopi," ucapku asal. "Jeileee, palingan juga kopinya manis. Pake ngomong pahitnya kopi segala."
1048.1K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as kopi pagi hari di desa
Read
+Library
Kopi Panas Untuk Si Jalang

Kopi Panas Untuk Si Jalang

Mereka yang memandangi langit gelap, seakan-akan langit bertabur bintang mengitari. Dini hari tepatnya jam 02:00 pagi.Vinsmoke mengambil mantel yang tergantung pada tiang kayu. Kakinya melangkah secara perlahan, berusaha untuk tidak bersua karena tidak ingin membangunkan istrinya yang sedang tertidur lelap. Vinsmoke pergi dengan mengendari sepeda kecilnya untuk membeli beberapa bahan segar, tentunnya bahan tersebut sebagai bahan dasar dari semua suguhan dan sajian enaknya. Vinsmoke melangkah dengan suara kecil hingga menginjaki tangga bawah kedai dan menuju tempat parkir sepedanya, sepeda yang selalu menemani selain mobilnya. Ya, sepeda yang menjadi titik awal mereka bertemu dan memutuskan u
1.9K viewsOngoingAdded to Library 39 Times as kopi pagi hari di desa
Read
+Library
Kamu Berulah, Waspadalah!

Kamu Berulah, Waspadalah!

Karena matahari sudah mulai nampak. Di desa tempat buyut ini, ada pasar pagi. Di sana tersedia komplit aneka makanan, yang cukup membuat perut keroncongan saat melihatnya. Bismillah ... semoga hari ini, bisa jauh lebih baik dari hari kemarin. Aamiin. ********* Kami sudah selesai sarapan. Sarapan pecel dengan peyek teri, membuat sarapan ini terasa nikmat sekali. Ditambah perut memang terasa lapar. Tak lupa juga aku membeli teh hangat dan dua botol air mineral.
1074.3K viewsCompletedAdded to Library 2.2K Times as kopi pagi hari di desa
Read
+Library
Anaknya Kau Sayang, Anakku Tak Diinginkan

Anaknya Kau Sayang, Anakku Tak Diinginkan

Ia yang sedang menyiapkan susu high calcium untuk Teguh, menghentikan tangannya mengaduk sendok. "Yang tradisional? Tumben …" gumam Anggraini. "Ah, iya. Sayang, aku bisa minta kopi saja nggak sih? Kopi hitam tapi gulanya agak banyakin dikit saja biar nggak pahit," pinta Teguh. "Kopi hitam? Kayaknya kita nggak punya deh. Kalau kopi instan aku ada. Lagian sejak kapan Mas suka minum kopi di pagi hari. Kopi hitam pula," jawab Anggraini.
1049.4K viewsOngoingAdded to Library 1.3K Times as kopi pagi hari di desa
Read
+Library
Jadul Tapi Mantul

Jadul Tapi Mantul

Akan tetapi tetua desa yang lain tidak setuju karena hukuman itu terlalu berat. Hari minggunya, aku berjalan-jalan keliling desa sambil olahraga pagi. Rencananya aku mau cari sarapan. Makan di pinggir sawah atau di pinggir sungai selalu enak. Lebih enak daripada makan di restoran sekalipun. Ada penjual sarapan yang berada di pinggir jalan menuju persawahan. Sarapan di sini sangat sederhana. Hanya mie gomak dan gorengan. Rencananya aku akan ke situ untuk sarapan. Akan tetapi belum sampai ke situ, di pinggir sungai kecil dan rerimbunan bambu, yang sebelah kanannya sawah penduduk. tiba-tiba aku dihadang oleh Ramon dan Rambe. "Kau memang biang masalah, Butet," kata Rambe. Bau alkohol tercium da
1080.0K viewsOngoingAdded to Library 1.9K Times as kopi pagi hari di desa
Read
+Library
Pelet Kopi Darah Haid

Pelet Kopi Darah Haid

Keesokan harinya, rasa laparnya mulai terasa. Namun, Sumi hanya boleh makan bubur tawar sekali sehari, yaitu hanya di jam 6 sore. Harus tanpa garam, tanpa gula rasanya seperti sedang makan lem. Hari ini rasanya Sumi ingin sekali minum kopi, kopi hitam panas yang biasa ia minum, mengingatkannya saat minum berdua dengan Ibu sewaktu subuh dulu.
10504 viewsCompletedAdded to Library 20 Times as kopi pagi hari di desa
Read
+Library
Batu Akik Penakluk Wanita

Batu Akik Penakluk Wanita

“Sepertinya ini mereka juga menanam kopi dan mengelola jadi kopinya. Kopi terasa sangat enak dan karena ada rasa khasnya.” Bayu ikut membenarkan. “Iya tadi aku lihat ada tanaman kopi saat kita melewati jalan masuk menuju desa dan beberapa ada warga yang sedang mengeringkan biji kopi.” “Ada kemungkinan ini dibuat langsung oleh warga desa. Tapi rasanya enak banget.” Teo kembali menyeruput.
1045.5K viewsCompletedAdded to Library 910 Times as kopi pagi hari di desa
Read
+Library
The Memories (BAHASA)

The Memories (BAHASA)

"Mau ngopi dulu, Pak? Saya kangen banget kopi joss ini. Udah lama nggak minum." Pak Abu mengiyakan tawaran Jaja. Kedua lelaki itu akhirnya ngobrol sambil menghabiskan kopinya, sementara Icha mendengarkan sambil menghabiskan teh hangatnya. Menjelang subuh, mereka baru beranjak dari sana untuk pulang ke rumah. Jarak rumah mereka tidak terlalu jauh dari pusat kota. Apalagi kalau pagi buta seperti ini jalanan masih sepi. "Hei, bangun. Udah sampe nih."
1012.0K viewsCompletedAdded to Library 455 Times as kopi pagi hari di desa
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status