Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
(Un)fortunately, You are my DESTINY !

(Un)fortunately, You are my DESTINY !

“Mohon maaf pak, tadi saya ke pantri, tidak ada OB satupun. Mungkin sedang bersih-bersih pak dan OB yang biasa membuatkan minum mungkin belum datang karena mengingat hari memang masih terlalu pagi pak” Jelas Adelia dengan suara yang pelan. Langit memandang Adelia lalu menyodorkan kopi yang ada di hadapannya. “Kamu coba cicip kopi buatan kamu” Perintah Langit dengan mata masih melihat ke arah berkas yang ada di tangannya.
102.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 103 Beses bilang kopi pagi hari di desa
Read
+Library
Kopi Pahit Di Tepi Sudiya

Kopi Pahit Di Tepi Sudiya

Kopi beraroma kuat yang aku sukai, asam dan pahit menyatu dalam pekatnya ampas. Kopi ini tumbuh berupa semak-semak berdaun hijau lumut yang menghasilkan biji-biji kecil berwarna hijau lalu berubah menjadi merah ketika siap untuk dipetik. Kopi khas Malayaka, ditanam oleh suku yang binasa. Aku menghela napas sejenak. Mereka benar-benar suku yang hebat. Aku sangat berterimakasih atas kopi mereka.
2.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 91 Beses bilang kopi pagi hari di desa
Read
+Library
Tafsir Waktu

Tafsir Waktu

ucapku. “Setelah makan, tepat kiranya jika kita meminum kopi. Ini kopi terbaik yang dibawakan sahabatku, seorang raja dari Negeri Tenggara. Minuman ini baru pertama kali kuhidangkan di sini.” tawar kepala desa. Alvar merasa tersanjung. Ia tak lupa memuji kelezatan nila bakar yang jadi menu santap siang kali ini. Ia memberi jempol untuk selera lidah kepala desa.
1011.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 400 Beses bilang kopi pagi hari di desa
Read
+Library
DIPAKSA JADI TKW

DIPAKSA JADI TKW

Yakni kopi yang di panggangan tidak sampai hitam, hanya kuning kecoklatan, kemudian digiling kasar dan diseduh dengan tambahan sejumput kapulaga, samasekali tidak memakai gula. Usai membuat sarapan, aku meletakkannya di ruang keluarga. Sambil menunggu mereka bangun, aku mempersiapkan barang-barang yang akan kami bawa ke Nabq dan keperluan untuk di mazra'ah /sawah. Kudengar mereka sudah bangun dan membersihkan diri, sementara duo bocil tahu-tahu memegangi rokku. "Ahla biikkumm, sobahal khair ya habubi.(Hai kalian, selamat pagi / pagi yang indah wahai kesayangan-kesayanganku)."
103.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 110 Beses bilang kopi pagi hari di desa
Read
+Library
(Not) A Wedding Agreement

(Not) A Wedding Agreement

Lengkap dengan segelas kopi hangat favorit Desta untuk mengawali hari. Desta menggigit rotinya dengan sesekali menyeruput pelan kopi buatan Andin. Ah, wanita itu paham betul akan kesukannya. Secangkir kecil kopi pahit yang tidak terlalu pekat sudah cukup memanjakan lidahnya akan minuman hitam itu. Dan dirinya memang lebih suka meminumnya dalam keadaan hangat, terlebih di pagi hari. Tiba-tiba Desta teringat sesuatu. Barang yang harusnya dia berikan sebelum pernikahan mereka terjadi. Dikeluarkannya dompetnya dari saku celananya dan mengambil sesuatu dari dalamnya.
1011.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 322 Beses bilang kopi pagi hari di desa
Read
+Library
Dilamar Bos Muda Usai Dikhianati Suami

Dilamar Bos Muda Usai Dikhianati Suami

Sesekali aku sambil membuatkan kopi untuk pelanggan. Di pagi hari memang yang datang kebanyakan para tukang ojek dan kuli pasar yang nongkrong untuk menikmati kopi dan gorengan. Meski ada beberapa juga Ibu-ibu yang membeli lauk dan sayur untuk dibawa pulang.
8.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 194 Beses bilang kopi pagi hari di desa
Read
+Library
365 Hari Jadi Istrimu

365 Hari Jadi Istrimu

Kafe itu tidak terlalu ramai di pagi hari kerja, menyajikan suasana yang tenang dan hangat. Aroma kopi panggang bercampur dengan manisnya mochi dan wangi kayu cendana yang samar-samar memenuhi udara. Ia memilih meja di dekat jendela, tempat cahaya matahari pagi bisa menyentuh lembar-lembar buku catatannya.
103.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 106 Beses bilang kopi pagi hari di desa
Read
+Library
Bukan Istri Cadangan

Bukan Istri Cadangan

Caliana menikmati sejuknya hawa pegunungan di pagi hari dengan secangkir kopi di tangannya. Dia merasa sedang syuting sebuah iklan pagi ini. Pemandangan alam yang indah, segelas kopi yang mengepulkan asap manis di tangannya dan juga posisinya yang sedang berdiri santai dengan sebelah tangan memegang pagar teras kamar inapnya.
10180.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 4.7K Beses bilang kopi pagi hari di desa
Read
+Library
Gagal Jadi Maduku, Dia Jadi Iparku

Gagal Jadi Maduku, Dia Jadi Iparku

gumam Umi Laila masih asik meng ghibah anaknya. Tak lama Sifa keluar membawakan dua gelas kopi. Kebiasaan Umi dan Abahnya memang menikmati kopi pagi bersama setelah melakukan aktivitas pagi hari. Sifa menaruhnya di meja tengah bersama kudapan jajanan pasar yang di belinya di pedagang sayur tadi pagi. "Ini Bah, Mi, kopinya," kata Sifa. "Duduklah sini, Nduk," perintah Abah Furqon dan Umi Laila.
2.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 97 Beses bilang kopi pagi hari di desa
Read
+Library
Hasrat sang Konsultan Idaman

Hasrat sang Konsultan Idaman

Sebuah kampung terpencil yang juga adalah penghasil kopi dan teh di wilayah kecamatan Casirua. "Bagaimana Ki Tapa..? Apakah kiriman saya sudah bekerja pada keluarga Budiman itu Ki..?" tanya seorang paruh baya berambut kelimis dan berkacamata, pada sepuh yang duduk bersila di hadapannya.
9.156.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 2.0K Beses bilang kopi pagi hari di desa
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status