FWB (Friend with Bonus)
Giva tertawa.
"Dulu gue merasa bahwa mati memang takdir setiap yang hidup. Manusia, binatang, tanaman-tanaman, semuanya yang hidup, suatu ketika pasti akan mati. Jadi gue memandang kematian sebagai sesuatu yang akan memang datang dan ... ya sudah. Tapi sekarang ...." Juan merenggangkan pelukannya, ditatapnya Giva lekat-lekat. "Gue takut berpisah sama lo. Gue takut nggak bisa melihat lo lagi. Gue takut bahwa gue ... akan meninggalkan lo seorang diri. Dengan semua ketakutan lo akan banyak hal, terlebih gue pun menghilang dari bumi, gue ... benar-benar takut mati dan ninggalin lo sendirian."
Ini masih pagi, tapi yang mereka bicarakan sudah hampir menghabiskan separuh energi. Berat.
Hot Chapters