Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Cermin Dari Nenek

Cermin Dari Nenek

tanya Nenek Lala sambil memberinya senyum manis. "Boleh dong, Nek!" Lala kecil memberikan tangan kanannya dengan semangat. Nenek mengelus telapak tangan Lala tiga kali lalu mengamatinya dengan saksama, wajah yang semula tenang berubah suram. "Keturunan murni dari Li, haih! Kenapa harus cucuku." Nenek menatap Lala sendu.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai kuku nenek lampir
Baca
+Pustaka
Tuan Miliarder Mengejar Cinta Istri

Tuan Miliarder Mengejar Cinta Istri

ucap Kiana mencerocos semangat, mencium uangnya lalu segera beranjak dari sana–kembali turun ke lantai bawah. Kiana menemui neneknya untuk menyampaikan apa yang kakeknya pesan tadi, secangkir kopi cinta dari sang nenek. "Kata Kakek, kopinya yang spesial, Nek. Yang ada taburan cintanya. Hehehe …." ucap Kiana, menggoda sang nenek yang sedang membuatkan kopi. Meskipun neneknya duduk di kursi roda, akan tetapi neneknya masih bisa menjalani aktivitas dengan baik. Neneknya masih bisa membuat kopi cinta favorit untuk kakeknya. Seperti saat ini!
10134.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.3K kali sebagai kuku nenek lampir
Tampilkan Ulasan (23)
Baca
+Pustaka
Sheila Pulungan
memang tiba² buru² tamat yaa :') tp tetap bagus kog.. ^^ ditunggu novel baru ttg kisah Davin dan Sagara. Davin di Novel sebelah uda pernah dispill nikah dengan siapa. Nah Sagara beluuuum ada. Ditungguuuuu CaCi <3
CacaCici
Holla, MyRe. CaCi punya novel baru nih, judulnya 'JATUH CINTA SETELAH ONE NIGHT STAND. Ceritanya asyik dan seru banget loh. Kisah Carmen yang salah memasuki kamar dan terjebak bersama seorang pria di dalam kamar tersebut. MyRe yang belum mampir, yuk mampir. Dijamin suka!(⁠✿⁠^⁠‿⁠^⁠)✿⁠ ⁠♡♡♡♡♡....
Baca Semua Ulasan
Istri Mungil Dosen Tengil

Istri Mungil Dosen Tengil

Bagian paling disukai olehnya. Lalu ketiganya tertawa. “Oh iya, sejujurnya gue mau ngomong kalo ternyata bokap gue ngejodohin gue sama si nenek lampir.” Uhuk. Rindu tersedak makanannya. Segera dia menyambar teh Pandu dan meneguknya sampai habis. “Maksud lo, Chika?”
1025.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 894 kali sebagai kuku nenek lampir
Baca
+Pustaka
PRIA BISU ITU SUAMIKU

PRIA BISU ITU SUAMIKU

Kakek menunjuk satu sudut diLapangan hijau, “kau jatuh dari sepeda dan menangis sangat kencang. Nenek datang membantumu dan memarahi Kakek, karena tidak membiarkan cucunya terluka. Padahal itu hanya luka kecil, tapi Nenek sangat khawatir, bahkan air matanya keluar saat mengobati luka di lututmu.” Kakek tertawa kecil mengingat kenangan itu, lalu pandangannya menjadi serius, “Ah, Kakek jadi merindukan Nenekmu. Bagaimana denganmu, kau masih ingat kenangan itu? Kau merindukan Nenek?”
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai kuku nenek lampir
Baca
+Pustaka
Ibu Tiriku Malaikatku

Ibu Tiriku Malaikatku

ucapku "nenek ga laper, udah sana buruan nanti sakit lo kalau telat makannya" " i iya nek" kataku dan langsung pergi beli makanan. aku pun sampai langsung mebuka nasi bungkus itu di kamar nenek untuk makan berdua tapi saat aku mau menyuapi nenek tiba-tiba nenek menolak karna alasannya tidak lapar. "kita makan berdua ya nek, nih naya suapin" ucapku sembari mengangkat se sendok nasi di mulut nenek.
104.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai kuku nenek lampir
Baca
+Pustaka
Bersinar Usai Bercerai

Bersinar Usai Bercerai

Kenapa ia begitu bodoh menerima Rafi kembali? Keenan langsung berhambur memeluk sang nenek. "Nenek! Keenan kangen banget sama Nenek lho!"celotehnya manja. "Nenek juga kangen banget sama Keenan." Erna membalas pelukan sang cucu dengan hangat. Diciuminya wajah Keenan dengan bertubi-tubi.
1022.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 588 kali sebagai kuku nenek lampir
Baca
+Pustaka
KUTUKAN LELUHUR

KUTUKAN LELUHUR

Wajahnya penuh senyum, tidak ada wajah menyeramkan seperti makhluk yang berwujud wanita yang aku temui beberapa waktu yang lalu. Namun, aku masih bertanya-tanya. Kenapa nenek tersebut berjalan di tengah hutan sendirian, apalagi di Gunung Sepuh yang aura mistisnya sangat kental dengan beberapa tempat yang dikeramatkan di dalamnya. “Ieu Cu, eueut heula lahang na. Nini yakin, Incu pasti cape. (Ini Cu, minum dulu lahangnya. Nenek yakin pasti capek.)” Katanya sambil menyodorkan sebuah bambu kecil berisi air dengan ijuk yang menjadi penutup dari bambu kecil itu.
10126.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.1K kali sebagai kuku nenek lampir
Tampilkan Ulasan (35)
Baca
+Pustaka
pujangga manik
jangan lupa baca karya terbaru saya ya SEHARUSNYA KAU IKUT MATI ekslusif di Goodnovel baca juga karya saya yang lain WARUNG TENGAH MALAM (tamat) KUTUKAN LELUHUR (tamat) KAMPUNG HALIMUN (tamat) support terus ya, Terima kasih
mizall works
weleh itu udah 70an aja gem vote nya, kirain bakal bisa nyalip ke nomor 1 dengan cepat wkwkwk. sukses terus kang berkarya. salam dari kami di batam main" atuh kesini mungkin bisa dapat referensi novel baru haha
Baca Semua Ulasan
Renjana dan Nestapa

Renjana dan Nestapa

Namun, langkah seorang Nenek menghentikan aksinya untuk membalas sindiran Lilis. Si nenek maju, mendekati Keukeu. Ia berlenggak-lenggok menunjukkan pesonanya bak seorang peragawati. Keukeu pun dibuat terheran-heran, sedangkan ibu-ibu tak kuasa menahan tawa. “Kenapa, Nek?” tanya Keukeu. “Emmm…. Nini…. mau…. daftar…. jadi…. foto model. Bisa, kan? Dulu waktu Sekolah Rakyat (setara SD) Nini sering berfoto sama orang-orang Belanda.”
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai kuku nenek lampir
Baca
+Pustaka
Suami Giveaway dari Kembaran Ku

Suami Giveaway dari Kembaran Ku

Nenek melambaikan tangan ke kami agar cepat menghampiri. "Keyra, kau ingat waktu kecil dulu?” tanya Nenek dengan senyum lembut. “Kau sering sekali memanjat pohon jambu di sudut taman ini. Sampai-sampai aku harus memanggil Kak Rangga untuk menurunkanmu,” kata Nenek dengan raut wajah berbinar bahagia saat menceritakan kisah itu. Aku tertegun. “Memanjat pohon? Di sini?” tanyaku bingung.
102.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai kuku nenek lampir
Baca
+Pustaka
DARAH SEPASANG

DARAH SEPASANG

ucapku sambil mengambil handphone. "Jangan Ndok! Sepupumu sedang ada tugas KKN di Desa Nelayan." jelas Nenek mengakhiri percakapan. Dengan berat hati, aku meninggalkan Nenek sendirian di rumah dan mencari Kos-an terdekat dari sekolah dan Toko Bu Yessy. Akhirnya, aku mendapatkan Kos-an Londo. Kos-an tua, yang bangunannya di dirikan pada jaman Belanda.
106.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 247 kali sebagai kuku nenek lampir
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status