กรองโดย
กำลังอัปเดตสถานะ
ทั้งหมดยังไม่จบจบแล้ว
จำแนกโดย
ทั้งหมดเป็นที่นิยมที่แนะนำคะแนนการอัปเดต
Aku bukan Alea

Aku bukan Alea

Terlalu lembut untuk ukuran seorang Keenan Alvarez. Sang nenek menahan tawa, menatap cucunya dengan mata penuh arti. "Apa yang nenek lihat barusan itu, bisa bikin nenek salah paham, tahu?" ujarnya dengan nada menggoda. Keenan memijat pelipisnya, lalu mematikan televisi dengan wajah datar. "Jangan mulai, Nek." "Tapi apa nenek salah?" lanjut neneknya, tersenyum nakal. "Kamu bahkan tidak pernah terlihat seramah itu pada siapa pun sebelumnya"
2.0K viewsยังไม่จบถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 74 ครั้งในชื่อ kuku nenek lampir
อ่าน
+ห้องสมุด
Tamparan Sang Kakak

Tamparan Sang Kakak

“Apa… apa kamu bilang?” Aku mengulanginya kata demi kata, “Aku bilang… kamu itu anak haram.” “Dulu, saat ayah membawamu pulang, kamu baru berusia tiga tahun. Kakek hampir terkena serangan jantung karena marah dan ingin mengusirmu bersama ibumu.” “Aku.” Aku menunjuk diriku sendiri. “Aku yang berlutut di depan kakek, memohon agar kamu diizinkan tinggal.”
13.1K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 287 ครั้งในชื่อ kuku nenek lampir
อ่าน
+ห้องสมุด
Legenda Tongkat Semesta Bagian 2

Legenda Tongkat Semesta Bagian 2

Lintang membungkukkan badan memberi hormat. “Hehehe, kau memang mirip dengannya anak muda,” sang nenek menggeleng sembari terkekeh senang. “Temuilah dia, mungkin pedang itu sedang menunggumu sejak lama,” ucap sang nenek tua. “Hmmm,” Lintang mengangguk, “terima kasih telah membawaku ke mari,” ungkap Lintang kemudian. “Jangan sungkan, keluarga Galuh adalah keluargaku juga. Pergilah!” ujar sang nenek tua.
104.9K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 98 ครั้งในชื่อ kuku nenek lampir
อ่าน
+ห้องสมุด
Perlindungan Nenek Sepanjang Masa

Perlindungan Nenek Sepanjang Masa

Dia mengangkat tangan dan berkata, “Aku bersumpah dan nenek saksinya, kalau aku bisa mengulang kembali, aku pasti akan mengejarmu mati-matian sejak di bangku kuliah. Setelah berhasil, aku akan langsung menikahimu!” Barulah kemarahanku agak mereda, “Satu gelas lagi.” Bryan segera pergi mengambilkan air untukku. Aku mengamati ruangan tempat tinggalku selama delapan belas tahun dan di sebelah adalah tempat nenekku tinggal seumur hidup. Di sana ada banyak foto nenek, penuh dengan jejak kehadirannya. Seolah-olah dia tak pernah meninggalkanku.
3.9K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 131 ครั้งในชื่อ kuku nenek lampir
อ่าน
+ห้องสมุด
Wanita Yang Melamar Suamiku

Wanita Yang Melamar Suamiku

Rara bahkan langsung berceloteh. “Saya Rara, Nenek! Nenek ini neneknya Om Elang, ya? Berarti nenek Rara juga. Boleh, kan, Nek? Nenek Rara udah ada dua, sih. Satu nenek kampung, rumahnya jauh …. Satu lagi nenek jahat. Dia suka bentak-bentak Rara dan Kak Nada. Enggak pernah mau peluk kita. Kalau dia punya makanan, kita enggak pernah dibagi. Dia cuma ngasih anak-anak tante Ambar dan tante Sekar. Tapi kata mama, Rara enggak boleh sedih, kita enggak boleh menginginkan sesuatu yang bukan milik kita. Tapi, kalau nanti Rara jadi nenek-nenek, Rara enggak mau jahat. Rara akan bagi semua makanan Rara buat semua cucu Rara. Kalau Nenek gimana?”
1081.2K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 2.2K ครั้งในชื่อ kuku nenek lampir
อ่าน
+ห้องสมุด
Kakakku Suamiku

Kakakku Suamiku

tersenyum menatap istrinya. Cyra merasa ada yang tengah memanggilnya, betapa terkejutnya ia ketika membuka mata ada nenek juga kakeknya berdiri di hadapan nya. "Kakek, nenek." serunya berlari memeluk keduanya. "Untungnya cuma mimpi, Cyra mimpi nenek sakit. Jangan tinggalin Cyra ya, Nek." pintanya. Namun tiba-tiba ia merasakan suhu tubuh yang berbeda pada kakek neneknya. Ia pun melonggarkan pelukannya, menantapnya dengan penuh kehangatan.
1034.1K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 1.4K ครั้งในชื่อ kuku nenek lampir
อ่าน
+ห้องสมุด
Pria Simpanan Ternyata Sang Pewaris

Pria Simpanan Ternyata Sang Pewaris

Saat kakeknya membuka liontin itu ada foto masa lalu yang sudah pudar warnanya dan ada nama Nenek juga kakak Anggara didalamnya. "Aku melihat kalung ini begitu sedih karena kalung ini adalah permintaan dari nenek kamu," Kakek Anggara saat itu meneteskan air matanya merindukan istrinya yang sudah pergi ke alam lain. "Jangan sedih! Aku yang akan membunuh musuh yang sudah membuat Nenek mati," jawab Raffa. "Cucuku baju bayi ini tadi aku juga ambil dari Mama kamu. Ini baku yang dipesankan Nenek kamu dulu dan begitu senang saat dia dengar cucunya akan lahir," kata Kakek Anggara.
1010.0K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 209 ครั้งในชื่อ kuku nenek lampir
อ่าน
+ห้องสมุด
KETIKA SI BUNGA DESA JADI PEMBANTU DI KOTA

KETIKA SI BUNGA DESA JADI PEMBANTU DI KOTA

"Yang kamu maksud Nenek lampir itu siapa lo?" tanya bu Mely, pada putrinya kepo. Sisil berdecak kesal, sembari memanyunkan bibirnya. "Siapa lagi Bu, ya Mamanya Mas Denis itu!" jawab Sisil kesal. "Ya ampun, memangnya kenapa dia!? kok sampe kamu julukin mak lampir..?" tanya wanita paruh baya itu, merasa penasaran.
5.6K viewsยังไม่จบถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 157 ครั้งในชื่อ kuku nenek lampir
อ่าน
+ห้องสมุด
CEO ATASANKU ITU SUAMIKU

CEO ATASANKU ITU SUAMIKU

tanya Mahardika membuat Arsyila cemberut sembari menggeser gelas yang dia genggam. "Kenapa?" Lanjut Mahardika lagi merasa heran. "Enggak selera makan kalau bicarakan nenek lampir," jawab Arsyila menghadirkan tawa pada Mahardika. "Siapa yang kamu maksud nenek lampir? Gempita?" Tebak Mahardika yang di angguki oleh Arsyila. Mahardika tertawa lagi dan hal itu membuat Arsyila menatapnya penuh heran.
2.2K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 69 ครั้งในชื่อ kuku nenek lampir
อ่าน
+ห้องสมุด
KARANGAN BUNGA UNTUK PELAKOR

KARANGAN BUNGA UNTUK PELAKOR

Meminta Mas Romi datang menghadap. "Halo, Mas. Datanglah ke sini, aku membutuhkan bantuanmu!" ( Ma, sudah dulu ya, nanti kita lanjut lagi, sekarang nenek lampir itu memanggilku. ) Berani sekali dia memanggilku nenek lampir! yang nenek lampir itu adalah keluarganya, bukan aku! Tak berselang lama pria itu pun datang. "Iya, Sayang ada apa?"
1013.9K viewsยังไม่จบถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 501 ครั้งในชื่อ kuku nenek lampir
อ่าน
+ห้องสมุด
ก่อนหน้า
1
...
45678
...
10
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status