Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
KARANGAN BUNGA UNTUK PELAKOR

KARANGAN BUNGA UNTUK PELAKOR

Meminta Mas Romi datang menghadap. "Halo, Mas. Datanglah ke sini, aku membutuhkan bantuanmu!" ( Ma, sudah dulu ya, nanti kita lanjut lagi, sekarang nenek lampir itu memanggilku. ) Berani sekali dia memanggilku nenek lampir! yang nenek lampir itu adalah keluarganya, bukan aku! Tak berselang lama pria itu pun datang. "Iya, Sayang ada apa?"
1013.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 501 kali sebagai kuku nenek lampir
Baca
+Pustaka
Kuli Panggul Kesayangan Nyonya

Kuli Panggul Kesayangan Nyonya

“Boro-boro punya pacar buat nemenin tidur, Nyonya. Kucing lewat aja langsung lari kocar-kacir kalau lihat muka ndeso saya yang dekil ini. Saya masih perjaka tingting dari kampung yang kerjanya cuma ngaduk semen sama ngangkat galon kotor. Seumur hidup, saya belum pernah pacaran atau nyentuh perempuan sama sekali karena sibuk cari duit buat berobat ibu saya.” Sontak, senyum penuh arti mengembang lebar di bibir merah Liliana. “Masa?” Liliana memicingkan mata. “Sumpah.” Satu jari telunjuk Liliana yang berhias kuku cantik perlahan terulur ke depan. Ujung kukunya mengusap otot bisep Arnol dari atas ke bawah dengan gerakan super lambat. “Keras.” Liliana berbisik pelan.
1.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai kuku nenek lampir
Baca
+Pustaka
Pernikahan Membawa Siksa

Pernikahan Membawa Siksa

] [Jo, gimana ceritanya sampai nenek lampir itu memfitnah kamu? Nenek lampir? Riri menyebut Bu Dara sebagai nenek lampir? Waw, amazing sekali. Tumben tumbenan seorang Riri bisa seperti itu, apa karena terlalu sering ia berdebat dengan Bu Dara ya? Atau karena ia sudah terlalu geram dengan Bu Dara?
9.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 297 kali sebagai kuku nenek lampir
Baca
+Pustaka
Perjanjian Leluhur

Perjanjian Leluhur

"Ada juga Mak Lampir di sini?" "Di sini adanya Nenek Mampir, karena suka mampir kalau ada brondong ganteng." "Berarti aku aman." "Kok aman? Justru Tuan Muda akan dikejar sama Nenek Mampir sampai ke ujung langit pun." "Kan ada kamu yang berwajah jelek? Ia pasti muntah lihat tuyul dewasa." Gentong Ketawa mengusap-usap kepala plontosnya.
9.946.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai kuku nenek lampir
Tampilkan Ulasan (21)
Baca
+Pustaka
Enday Hidayat
Telah terbit karya saya "Mengejar Cinta Puteri Bangsawan" bercerita tentang perjuangan Arjuna dalam mencari bapaknya untuk memenuhi persyaratan acara lamaran klan Angada. Bagi reader yang suka romantika cinta dengan latar cerita abad 21 dan abad 16, cerita ini cocok untuk diintip sejenak.
Kurnialam
Satu Hal yang membuatku makin suka baca novel ini adalah tata bahasa yang digunakan adalah tata bahasa millennial. So, saat kekaguman pada Bastian Tito & Kho Ping Hoo berpadu dengan bahasa Gen Z, novel ini memberikan nuansa yang segar & mengena di hati. Terlebih ada sentuhan kritik Bang Iwan ......
Baca Semua Ulasan
Kusingkap Topeng Busuk Suamiku

Kusingkap Topeng Busuk Suamiku

Mendidih rasanya mendengar wanita itu lagi-lagi menyebut Bapak dengan sebutan itu, "Jangan sebut bapakku seperti itu! Apa kamu tidak sadar kalau dirimu juga sudah nenek peot? Makin tua bukannya tambah ibadah malah jadi germo!" Aku tahu dari Bapak kalau rumah itu benar sudah dijadikan tempat pelacuran, tentu saja Nenek Lampir itu sebagai germonya. Makanya Bapak ingin cepat pergi dari tempat itu dan tidak peduli sekalipun rumah itu sudah bukan jadi miliknya. "Jaga mulutmu, ya! Kamu pikir ...," "Pergi dari sini!" usirku tidak ingin mendengar apapun lagi darinya.
105.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 137 kali sebagai kuku nenek lampir
Baca
+Pustaka
Dilamar Nenek-nenek

Dilamar Nenek-nenek

Happy Reading ***** Menepuk kening sendiri setelah melihat wajah si nenek, mau tak mau Cakra tetap menampilkan senyuman walau sedikit enggan bertemu dengan wanita tersebut. "Nenek mau nyari siapa di sini?" tanya Cakra sedikit canggung. Kakinya bersiap melarikan diri jika jawaban si nenek sesuai dengan pemikirannya tadi. "Mau nyari siapa lagi? Pastinya, nyari kesayanganku, dong, Mas," jawab si nenek sedikit genit.
101.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai kuku nenek lampir
Baca
+Pustaka
WARUNG TENGAH MALAM

WARUNG TENGAH MALAM

“Cu, jaga Kampung Sepuh nya, Nini edek balik ayeuna, makhluk jigah Nini mah euweuh kata paeh, tapi anu aya ngan ngaleungit di dunia ieu Cu. (Cu, jaga Kampung Sepuh ya, Nenek akan pulang sekarang, makhluk seperti Nenek tidak akan mati, tapi hanya akan menghilang dari dunia ini Cu. )” “Jagaan ucing Nini nya, Nini ngalakukeun ieu teh, soalna Nini nyaah ka turunan babaturan Nini. (Jaga kucing nenek ya, Nenek melakukan ini, karena Nenek sayang kepada keturunan dari teman Nenek. )” Singggg
9.8682.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22.5K kali sebagai kuku nenek lampir
Tampilkan Ulasan (174)
Baca
+Pustaka
Astri Kurniasih
saya sudah tamat baca ini ya sama kutukan leluhur juga, buka pake koin berbayar Dannnn, setelah beberapa lama(berbulan2) saya mau nostalgia baca ulang, tau ga mas othor saya mesti buka lagi pake koin, semua kekunci lagi... plis atuh lah saya waktu itu buka koin pake uang bukan pake daun... KECEWA
D'sparage Je
makin diikutin, perjalanan si Ujang bikin makin penasaran. cuman sedikit saran aja sih, perjalanan Nando untuk menaklukkan seluruh negeri di Alam siluman dalam cerita The Destinable Of Light akan memberikan warna yang berbeda buat pembaca, jadi mampirlah sekali-sekali kalo ada waktu ...
Baca Semua Ulasan
Ternyata Suamiku Bukan Pria Biasa

Ternyata Suamiku Bukan Pria Biasa

Kedua iris kelabunya melekat pada ekspresi Elara yang terlihat kaget. Namun istrinya itu hanya mengangguk kecil dan kembali berkata pada sang nenek. “Aku Elara Nek. Aku akan menjadi cucumu yang patuh,” ujar wanita muda itu dengan riang. Tangannya mengaduk sup di dalam mangkuk dengan pelan lalu menyuapkannya ke bibir sang nenek. Wanita tua itu membuka mulutnya saat merasakan ujung sendok menyentuh bibirnya.
1098.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.8K kali sebagai kuku nenek lampir
Tampilkan Ulasan (59)
Baca
+Pustaka
Na3la
menarik, keren...sungguh berharap tokoh utama pria Arion tetap TEGAS, GALAK DAN DOMINAN bila menghadapi hal yg tidak baik untuk dironya dan Elara!! tetep jadi kulkas 10 pintu ya Rion tapi tetep hangat sama Elara...kira2 kalo di jadiin drakor/drachin/drama Indo di Wetv siapa ya yg cocok jadi Arion??
AD_
Tokoh jahat hrs dpt balasan yg berat biar jd pmbelajaran bg kami emak2, juga bg para muda mudi & remaja agar mereka mikir seribu X sbelum berbuat jahat krn ingat balasan dr Semesta, hukum sosial & sgl hukum yg ad di dunia, puass bgt kl itu terjadi thor. &jgn smp Elara mnderita lm tp bahagia cm bntar
Baca Semua Ulasan
DIMADU KARENA DIFITNAH MANDUL

DIMADU KARENA DIFITNAH MANDUL

Bima tetap kekeh dengan pemikirannya itu. “Enteng banget mulut kamu kalau ngomong gitu Mas! Kamu nggak pernah ngerasain jadi aku aja seharian di rumah sama nenek lampir itu, hari ini tangan aku yang dibuat baret-baret gini karena kena kerikil habis didorong, besok-besok aku mau diapain lagi sama dia?” “Siapa yang kamu bilang nenek lampir? Jaga ya omongan kamu itu!” ucapnya kesal.
107.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 247 kali sebagai kuku nenek lampir
Baca
+Pustaka
Dicampakkan Setelah Melahirkan

Dicampakkan Setelah Melahirkan

Mita seringkali disebut nenek Lampir sedangkan Diajeng sering disebut dengan wanita tua renta. Ana hanya menahan senyum samar melihat reaksi putrinya saat ia memanggil wanita tua itu. Mungkin kebenciannya pada wanita itu sangat mendalam hingga bibirnya haram menyebut namanya. Ana mengangguk dan menatap Sagara yang menoleh ke arahnya. “Oma! Oma!” gumam anak lelaki tampan itu sampai begitu peka saat orang dewasa di antara mereka tengah mengobrol tentang neneknya.
1036.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai kuku nenek lampir
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status