Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
LIGNEE

LIGNEE

Aldi buru-buru mengajak Kevin pergi. “Sampai jumpa, Kevin,” ujar Irma. Emir datang ke rumah Fatima dengan wajah yang berseri-seri. “Dooor!” Emir mengagetkan Fatima. “Kau membuatku takut!” Jerit Fatima. Apa yang sedang kamu pikirkan?” “Ibu...aku pikir kau mendengar aku, sungguh.” “Kau tampak berada dalam suasana hati yang baik."
104.9K viewsOngoingAdded to Library 160 Times as l'im
Read
+Library
Purnama

Purnama

" Dokter Surya mengusap kepala Langit. "Suka, suka banget." "Suka rasa apa?" "Rasa vanilla, Om Dokter suka rasa apa?" "Rasa vanilla juga. Kita samaan, tos dulu." Surya dan Langit melakukan tos bersama, Purnama yang melihat hal itu tersenyum. "Kapan-kapan kita makan ice cream bareng ya. Om tau tempat yang jual ice cream paling enak di sekitar sini. Mau ya?"
102.9K viewsOngoingAdded to Library 58 Times as l'im
Read
+Library
Mon Amour

Mon Amour

Ia tak akan menyentuh makanan sebelum tahu siapa yang akan datang. “Aku sudah berulang kali mendengar kekeraskepalaanmu. Tapi, baru sekarang aku benar-benar mengetahuinya secara langsung.” Sebuah suara mengagetkan Farrin yang sebelumnya tengah termenung sambil memandang kolam yang bisa dijangkau matanya dari pintu geser khas Jepang yang ia buka separuh. Kolam yang tak begitu besar dengan beberapa bonsai di sekelilingnya dan pancuran bambu yang memiliki kincir kecil di bawahnya. Farrin pernah melihat dari dekat, ternyata, dasar kolam itu tidak terlalu dalam dan memiliki sekitar sepuluh ikan koi dengan berbagai warna.
108.5K viewsCompletedAdded to Library 195 Times as l'im
Read
+Library
YOU

YOU

Hanya saja, milik Fazam lebih besar sedikit dari pada milik Aluna, dan smartphone keduanya memiliki merk yang berbeda. Fazam membuka aplikasi I*******m dan menemukan sebuah notifikasi masuk permintaan pertemaan dari @AlunaAndromeda. Laki-laki itu kemudian menekan tombol “Followback” yang membuat keduanya kini berteman pada sosial media yang bernama I*******m tadi.
2.4K viewsOngoingAdded to Library 92 Times as l'im
Read
+Library
SEQUOIA

SEQUOIA

Pucuk dicinta ulam pun tiba, sebuah mobil dengan kilapan terang memasuki halaman rumah. Tepat di depan Joi, Baskara keluar dari mobil. Tak lepas kaca mata hitam dari pandangan Joi terhadap Baskara. Fantastik! "Gimana? Lo masih mau bilang mercedes benz palsu?" Tak menghiraukan, Joi jalan mendekati mobil. Kilapannya seolah membuat Joi terjerumus pada keserakahan. Ia mengelus bagian depan mobil. Lalu beralih atensi ke Baskara. "Lo ini sebenernya siapa, sih?"
7.53.0K viewsOngoingAdded to Library 115 Times as l'im
Read
+Library
Arimbi

Arimbi

"Aku bertanya padamu, Arimbi." Mengangguk cepat Hanna jadi serba salah. Sesekali dia melirik ke Arimbi. "Alhamdulillah, baik, Mas." "Oh, syukurlah. Memang seharusnya begitu." Sultan tersenyum manis. Di lain tempat Leo bergerak mulai tidak nyaman. Dia sungguh muak. Ternyata tindakannya pulang kurang cepat, karena Sultan mendahului.
104.1K viewsOngoingAdded to Library 154 Times as l'im
Read
+Library
LEAK

LEAK

Dengan membawa sebuah n***l karangan Marie Lu—The Rose Society. "Apa kau pencinta Dan Brown, Arjuna?" tanya Gayatri tanpa sungkan sambil tersenyum. "Tidak juga," jawab Arjuna tanpa menoleh sambil tetap membaca. Mendengar jawaban Arjuna seperti itu, dengan nada bicara yang tidak enak didengar. Gayatri langsung menunduk dan membuka sampul n***l yang ada di hadapannya. Ia mulai berkonsentrasi untuk membaca satu persatu kata yang tercetak di sana.
103.9K viewsOngoingAdded to Library 146 Times as l'im
Read
+Library
Giok Langit

Giok Langit

Shi si Pasak Bumi terkekeh-kekeh lalu maju menyerang. Long Wei maklum kalau orang di hadapannya ini adalah orang sakti yang tangguh sekali, maka dia segera mainkan ilmu Silat Sakti Im-Yang. Kedua tangannya terisi hawa yang berbeda, tangan kanan hawa Yang dan tangan kiri hawa Im. Begitu memukul dengan dua tangan, seketika kedua hawa itu bersatu dan ini jelas membingungkan bagi Shi.
103.1K viewsOngoingAdded to Library 94 Times as l'im
Read
+Library
SELUMBARI

SELUMBARI

Aku mengembuskan napas perlahan. “Ini, Kak.” Vian memberiku sebuah kertas sambil tersenyum. Aku mengulurkan tangan, menerimanya. Ada angka yang cukup besar terletak di kanan atas, 98. Ah, ini kertas ujian bahasa Indonesia. Aku mulai melihat soal-soal yang ada.
101.9K viewsOngoingAdded to Library 50 Times as l'im
Read
+Library
Castle

Castle

Berirama halus. Dadaku berdegup kencang. Aku bisa mencium aromanya yang khas. Wangi—sedikit tajam dan cocok untuk karakternya. Aku melihat lehernya lebih panjang. Dia lebih tinggi dariku, aku menatap matanya dan leherku tertarik ke atas. Dia mempunyai mata berwarna coklat. Karena kami sangat dekat, aku bisa merasakan napasnya. Napasnya sangat teratur. Jika dia bisa merasakannya, mungkin aku akan terlihat sangat memalukan. Aku tidak bisa mengatur napasku. Kami berdansa.
104.1K viewsCompletedAdded to Library 107 Times as l'im
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status