Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Jika Hidupmu Tinggal 72 Jam

Jika Hidupmu Tinggal 72 Jam

Tubuhku seperti hancur perlahan, rasa sakitnya ada di mana-mana sekaligus tak bisa kutunjuk. Dengan tangan gemetar, aku mengambil keluar sisa terakhir obat penghilang rasa sakit dari tas kecilku. Tiga hari untuk hidup. Bagus. Harusnya cukup. Pil itu larut di bawah lidahku, memberiku secuil kekuatan. Aku memanggil taksi menuju vila pinggir laut.
7.9K viewsCompletedAdded to Library 237 Times as left to survive
Read
+Library
THE DEAD WALK

THE DEAD WALK

Terowongan itu terendam. “Pilihannya cuma dua,” Jonas menarik napas. “Kita lawan mereka... atau berenang di air hitam yang mungkin penuh infeksi.” Kaela menatap teman-temannya. “Kita tetap hidup sejauh ini bukan karena kita kuat. Tapi karena kita nggak pernah menyerah.” Dia menatap sosok zombie militer yang masih berdiri, mata saling mengunci.
101.3K viewsOngoingAdded to Library 39 Times as left to survive
Read
+Library
Terpaksa Bertahan

Terpaksa Bertahan

Abah sudah meninggal ketika aku belum nikah dengan Mas Anang. Aku mempunyai satu orang adik dan dua orang kakak dan semuanya perempuan, mereka semua ikut dengan suaminya masing masing. Untuk itu mereka tak bisa berbuat banyak hanya bisa mendo'akan semoga aku sabar menghadapi ujian ini
2.8K viewsOngoingAdded to Library 93 Times as left to survive
Read
+Library
Living With You

Living With You

Sungguh, ia merasa sangat bersalah karena insiden malam itu. "Marah-marah hanya akan membuat tenagaku cepat habis," ujar Naira lirih. Ada hal yang membuat Naira tidak tenang sejak tadi. Ia mengkhawatirkan kehidupannya setelah pulang dari rumah sakit ini. Ia tidak memiliki siapa-siapa lagi di dunia ini, dan sekarang ia sudah cacat. Bagaimana ia bisa mencari uang untuk memenuhi kebutuhan hidupnya?
1.0K viewsOngoingAdded to Library 21 Times as left to survive
Read
+Library
Life or Not

Life or Not

Tidak mengerti dengan apa yang terjadi kemudian Yurian mencoba untuk mengatakan sesuatu. “Jika harus memilih lebih baik hidup atau mati tentu saja akan ku pilih mati. Ku harap itu adalah hal yang terbaik.” “Apa maksudmu? Kenapa kau bicara seperti itu?” “Bagaimana mungkin diriku semenyedihkan ini,” ucap Yurian sambil terus menangis “Sudahlah.” “Brengsek mati saja kau! Sialan,” ucap Brian “Eh?”
104.1K viewsCompletedAdded to Library 163 Times as left to survive
Read
+Library
Zurvive

Zurvive

Penyebaran yang sangat cepat, membuat jumlah mereka bertambah banyak. Ibu Yuli pun sedari tadi cemas, sambil menelfon anak-anak nya yang telah berkeluarga dan memiliki rumah sendiri di luar kota, namun tak ada yang menjawab pesan maupun telfon nya. Kemungkinan kecil mereka selamat, namun kemungkinan besar mereka menjadi mayat. Dari semua film zombi yang telah ku lihat, kamu tidak mudah begitu saja selamat dari musibah ini. Strategi dan kerja sama dari para 'survivor' sangat di perlukan. Bodoh nya aku, yang dulu ingin sekali wabah zombi itu nyata. Dan sekarang aku bingung harus melakukan apa. Namun aku harus tetap tenang, karena kepanikan hanya akan memperburuk kondisi.
103.2K viewsOngoingAdded to Library 102 Times as left to survive
Read
+Library
Aftermath

Aftermath

"Sebelumnya, maaf kalau pertanyaanku ini mungkin terdengar lancang. Kak ... bagaimana rasanya ... hidup sebatang kara?" "Awalnya terasa berat. Tinggal seorang diri tanpa sanak saudara. Bahkan, tadinya aku hampir memutuskan untuk tetap berada di panti asuhan saja selamanya. Karena, saat pertama kali keluar dari sana, aku benar-benar meragukan kemampuan diriku untuk survive. Aku selalu khawatir apakah aku bisa bertahan hidup sampai besok atau tidak. Tapi kemudian ku sadari, aku tak bisa terus-menerus hidup bergantung pada orang lain. Bagaimanapun, aku akan beranjak dewasa. Aku harus bisa mandiri." Hansel terpaku. Semakin banyak yang ingin ia ketahui tentang pria yang kini matanya tengah menera
102.8K viewsOngoingAdded to Library 71 Times as left to survive
Read
+Library
Impian Keluarga Bahagia

Impian Keluarga Bahagia

Seperti yang dinyatakan oleh pepatah 'survival of the fittest', mereka yang selamat adalah orang yang lebih kuat. Suasananya terasa sangat membosankan, dan semua orang yang hadir memiliki ekspresi wajah yang serius. Dibalik ekspresi muram mereka, tersimpan rasa sakit. Mereka yang meninggal adalah saudara dekat mereka. Karena mereka tidak ada lagi, semua orang yang masih hidup harus memberi mereka perpisahan yang layak. "Minum!"
8.81.9M viewsCompletedAdded to Library 62.2K Times as left to survive
Show Reviews (275)
Read
+Library
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Nisa Nurpasa
Mampir juga yuk ke novel 'Menikahi Gadis Desa' ... Sarah Larasati, terpaksa menerima perjodohan dengan seorang pria kota bernama Fabian Aditama. Bukan tanpa alasan ia menerima perjodohan ini, hutang sang ayah lah yang menjadi alasannya. Akankah Sarah bahagia bersama pasangannya kelak? Atau hanya p
Read All Reviews
Sistem Militer : Bertahan Dari Kiamat Zombie

Sistem Militer : Bertahan Dari Kiamat Zombie

"Tapi apa kamu tidak bisa menyalahkan ku atau mereka? Kita tidak berdaya di dunia baru ini, Kak. Kami tidak bisa melawan zombie dan harus bergantung pada perlindunganmu. Satu-satunya cara kami dapat mengungkapkan rasa terima kasih kami adalah dengan menawarkan sesuatu yang berharga... yaitu tubuh kami..." Richard tidak bisa menyalahkan mereka, bagaimanapun juga, dalam skenario apokaliptik, ini adalah survival of the fittest. Wanita akan dilihat sebagai komoditas dalam situasi seperti itu, tetapi Richard bertekad untuk memegang teguh prinsip-prinsipnya, tidak peduli betapa mengerikannya situasi yang terjadi. Dan mendengar kata itu dari Lisa, "yang merupakan tubuh kita". Hatinya seperti di iri
109.7K viewsCompletedAdded to Library 261 Times as left to survive
Read
+Library
Para Pencari Kunci

Para Pencari Kunci

Dia memasang wajah super-tegar yang tak pernah kutemui. Ronal menghela napas berat. “Jangan pasrah seakan dunia hancur kalau kau tidak menang.” “Memangnya pernah ada yang tetap tinggal kalau kalah?” geram Eve. Ronal memutar bola mata. Dia tersentak bangkit. “Siapa tahu,” katanya acuh tak acuh. “Panitia berbaik-hati memberikanmu tetap tinggal.” Eve mengerling, rahangnya nampak mengencang. “Kau juga akan mati sebentar lagi, jangan sombong.”
3.7K viewsOngoingAdded to Library 129 Times as left to survive
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status