Nasi Bungkus untuk Laila
Semuanya sudah berlalu, buku tentang mereka telah ditutup dan dikunci rapat.
*****
Pagi ini, Laila akan kembali ke Cairo, ia harus segera pulang ke asramanya, Mishr Al-Mahrusah, di Muqattam, karena ia harus segera mempersiapkan kepulangannya ke Indonesia. Ia tak sendirian, ditemani ketiga temannya yang lain.
Sebelum berangkat ia menyempatkan diri untuk pamit pada Arsen, lewat telepon.
"Laila, aku antar, ya ..." tawar Arsen, ia khawatir bila Laila pulang naik kereta.
Capítulos Populares