Aku Tak Mau Lagi Jadi Bayang-bayang
Aku berbalik dan berjalan keluar dari ruang pesta menuju taman untuk menenangkan pikiranku.
Namun, saat aku kembali ke studioku di lantai tiga, aku seolah berjalan ke neraka.
Lukisan kakekku, Hati yang Sunyi, tersayat menjadi serpihan. Cat hitam berlumuran ke seluruh kanvas.
Di sebelahnya, terdapat tulisan kekanak-kanakan: [Kamu mengambil ibuku dariku, jadi aku akan mengambil benda yang paling kamu sayangi!]