Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Love, Lies, and The Price of Desire

Love, Lies, and The Price of Desire

“Kenapa sulit sekali untuk Papa sadar? Kita punya bakat dan jalan yang berbeda. Aku bahagia dengan yang kulakukan. Aku Rinjani, bukan Papa, bukan Zora. Biarkan aku menjadi diriku sendiri.” Dentuman musik yang mengakhiri sebuah lagu menyadarkan Rinjani. Entah sejak kapan air matanya pertama kali menetes. Rinjani mengusap jejak airmata di pipinya. Lalu, ia merasakan sebuah sensasi aneh. Jari-jari Rinjani mencengkeram tepian meja saat ruangan itu tampak kian miring. Beberapa kali ia mengerjapkan mata, mencoba menghilangkan kabut yang menyelimuti pandangannya.
1.3K viewsOngoingAdded to Library 45 Times as lirik ranting kering
Read
+Library
Istriku, Jangan Lari Dariku

Istriku, Jangan Lari Dariku

Kebisingan saat mendengar suara sitar menggema di seluruh ruangan, menyebabkan semua orang yang hadir merengut dahinya. Nada-nada dari senar-senarnya miring dan jernih, tetapi melodinya menghebohkan. Mendengar melodi ini, secara alami semua orang menganggap bahwa Esme Andreas tidak bisa bermain. “Lupakan! Lupakan saja! Jika kamu tidak tahu, katakan saja begitu. Mengapa harus bersikeras dan akhirnya merusak telingaku?” “Dia tidak pernah berubah! Selalu bertindak seolah dia adalah anak Surga.”
1030.1K viewsCompletedAdded to Library 961 Times as lirik ranting kering
Read
+Library
JERITAN MALAM PENGANTIN

JERITAN MALAM PENGANTIN

maki Intan. "Cangkemu kui lho dijogo!" omel Irma ke Intan. (Mulutmu itu lho dijaga!) Sayup-sayup suara gamelan jawa terdengar terbawa angin. Senandung seseorang menyayikan lagu jawa tentang kematian, dan semerbak wangi kembang melati. "Apa lagi ini?" gumamku. "Tolong ... tolong ... tolong ...," teriak makhluk tanpa wujud.
1065.9K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as lirik ranting kering
Read
+Library
Cinta Sekolah Menengah Pertama

Cinta Sekolah Menengah Pertama

Matari meneguk botol air mineralnya kemudian menyanyi. “Ingatlah kawan kita pernah saling memimpikan Berlari-lari 'tuk wujudkan kenyataan Lewati segala keterasingan Lalui jalan sempit yang tak pernah bertuan Ingatkah kawan kita pernah berpeluh cacian Digerayangi dan geliati kesepian Walaupun sejenak lepas dari beban Tuk lewati ruang gelap yang teramat dalam
1015.2K viewsCompletedAdded to Library 410 Times as lirik ranting kering
Read
+Library
Khair dan Khaira

Khair dan Khaira

Scream, but no one seems to hear a thing (Pernahkah kau merasa seperti kantung plastik Yang terombang-ombing oleh angin Dan ingin memulai lagi? Pernahkah kau merasa, merasa setipis kertas Seperti rumah kartu Yang 'kan berantakan oleh satu hembusan Pernahkah kau merasa dikubur Terpendam sedalam enam kaki? Menjerit, namun tak seorangpun mendengarnya) Khair tercenung. Lagu itu seperti menggambarkan perasaan hatinya saat ini. Lirik lagu itu lamat-lamat membawa ingatannya kepada perjuangannya meraih cita-cita.
1011.7K viewsCompletedAdded to Library 468 Times as lirik ranting kering
Show Reviews (85)
Read
+Library
Eneng Susanti
Siapapun yang membaca cerita ini, tolong berikan tanda dengan komen atau ulasan. Walau hanya sepatah dua patah kata, itu sangat berarti bagi penulisnya 🥲 Terima kasih buat semua yang sudah memberikan ulasan ...
Agatha Orchidas
ternyata cerita ini manis kak... ... aku suka alurnya, aku gak paham ttg bahasa yg bagus baik dan benar itu seperti apa... sejauh ini bagiku bahasa hanya penghantar penyampaian kata... intinya aku suka... ... semangat terus kak... lanjut ya... ...
Read All Reviews
Kakak iparku yang terlalu sempurna

Kakak iparku yang terlalu sempurna

Menatap lurus ke arahnya. Rani menjerit, tapi jeritannya seolah tertahan di dalam ruang itu, tidak sampai keluar. Kakinya melemas, tubuhnya hampir roboh. Tapi ia berusaha menguatkan diri, mengangkat Al-Qur’an tinggi-tinggi sambil membaca ayat yang ia bisa. “Bismillahirrahmanirrahim… qul a’udzu bi rabbil falaq…” suaranya bergetar, namun ia terus melanjutkan.
101.2K viewsOngoingAdded to Library 43 Times as lirik ranting kering
Read
+Library
Pak Dosen Jangan Nakal, Ah!

Pak Dosen Jangan Nakal, Ah!

Takkan selamanya tanganku mendekapmu Takkan selamanya raga ini menjagamu Seperti alunan detak jantungku Tak bertahan melawan waktu Dan semua keindahan yang memudar Atau cinta yang telah hilang Tak ada yang abadi Tak ada yang abadi Tak ada yang abadi Tak ada yang abadi Biarkan aku bernafas sejenak Sebelum hilang Takkan selamanya tanganku mendekapmu Takkan selamanya raga ini menjagamu Jiwa yang lama segera pergi Bersiaplah para pengganti Tak ada yang abadi Tak ada yang abadi Tak ada yang abadi Tak ada yang abadi Tak ada yang abadi Tak ada yang abadi Tak ada yang abadi Tak ada yang abadi Ranti menyanyikan lagu itu dengan nada sedih. Terlihat menghayati dan menjiwai.
108.8K viewsOngoingAdded to Library 291 Times as lirik ranting kering
Read
+Library
Rintik Hujan yang Tak Pernah Pulang

Rintik Hujan yang Tak Pernah Pulang

"Semua itu nggak akan pernah bisa kamu berikan." Rangga terhuyung mundur beberapa langkah, seolah-olah seluruh kekuatannya baru saja direnggut paksa dari tubuhnya. Binar cahaya di matanya perlahan-lahan meredup, lalu padam. "Lintang," gumamnya lirih. "Hubungan kita selama bertahun-tahun ini, apa kamu benar-benar nggak merindukannya sedikit pun?"
2.2K viewsCompletedAdded to Library 82 Times as lirik ranting kering
Read
+Library
KAMU KRIMINAL ISTIMEWAKU

KAMU KRIMINAL ISTIMEWAKU

Namun, bagiku hal itu sangatlah sulit Aku takut akan terluka (Damsonegongbang, Loving With Your Heart – Terjemahan) Lama kelamaan, tangisannya semakin melengking. Untaian lirik seolah mengembun di depan matanya. Mengecil, seperti situasi hatinya. Kemudian membesar seperti laranya yang tak terbendung. Bagi Merin, lirik itu benar-benar kurang ajar karena membicarakan dirinya.
2.1K viewsCompletedAdded to Library 70 Times as lirik ranting kering
Read
+Library
TAKDIR Cinta sang tuan muda

TAKDIR Cinta sang tuan muda

Ia tiba-tiba sangat haus, tenggorokannya terasa kering sedari tadi jakunnya naik turun menelan saliva. "Open your eyes, look at me … open your heart for me … i'm here waiting for you … since long time ago." Nyayian joan di malam itu, Suara beratnya membuat lirik lagu asal-asalan itu terdengar candu lewat di telinga. ya, nyayian yang berisikan tentang keinginannya pada Kiana.
103.9K viewsOngoingAdded to Library 113 Times as lirik ranting kering
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status