Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bintang untuk Langit

Bintang untuk Langit

Tatapannya begitu sendu dan penuh kesedihan, hingga tanpa terasa setetes bulir kristal bening kembali luruh dan buru-buru diseka. 'Bintang mencoba melepas langit, karena pada waktunya bintang akan menghilang meski masih ingin bertahan. Bintang memang lupa diri, karena berani meninggalkan langit yang menjadi tempatnya bernaung selama ini.' ** 'Tanpa Bintang, Langit begitu suram, hingga pada akhirnya hanya ada kegelapan yang menyapa. Menutup hati, membuat Langit terus merasa, hampa.'
104.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 158 kali sebagai lirik wali langit bumi
Baca
+Pustaka
Terjebak Skandal Panas dengan Putra Suamiku

Terjebak Skandal Panas dengan Putra Suamiku

"Langit, kamu--" "Aku selesai, aku mau istirahat. Percuma ngomong sama Mama kalau ujung-ujungnya yang Mama bela laki-laki itu," sela Langit cepat. *** Halo, jangan lupa berikan rate bintang lima dan vote untuk cerita ini ya, terima kasih.
108.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 277 kali sebagai lirik wali langit bumi
Baca
+Pustaka
DILAMAR MALAIKAT MAUT

DILAMAR MALAIKAT MAUT

Sambil terisak Umi melantunkan ayat, Yaa ayyatuhan nafsul muthmainnah Irji'ii ilaa Rabbiki raadhiyatan mardhiyyah Fadkhulii fii'ibaadii wadkhulii jannatii (Qs. Al-Fajr : 27-30) Wahai jiwa yang tenang! Kembalilah dengan hati lapang lagi diridhai Maka masuklah ke dalam golongan hamba-hambaku Maka masuklah ke dalam surga-Ku.
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai lirik wali langit bumi
Baca
+Pustaka
Melawan Takdir Langit 2

Melawan Takdir Langit 2

Semua orang berteriak dan membunuh ke arah Lin Tian berada, tapi sosoknya tiba-tiba kembali menghilang, dan saat semua orang menemukannya di langit, semuanya kembali terdiam. "Bergemuruh!!" Langit dan ruang di tempat itu tiba-tiba bergetar dan dengan cahaya di siang hari yang perlahan-lahan tertutup, mata dan mulut semua orang di bawahnya segera melebar. "Tinju Dunia: Hancurkan Bintang dan Bulan!" Suara Lin Tian yang bergema di langit itu ibarat suara kematian, dan membuat ratusan Jindan di bawahnya bergetar.
9.642.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai lirik wali langit bumi
Tampilkan Ulasan (30)
Baca
+Pustaka
Sape Piye
bang..kapan update ny??jgn kecewakan peminat novel mu bang...mgkin dugaan yg kamu hadapi berat tapi bykkan bersabar bang..insyaAllah nati byk kebaikan yg kamu dapat bang..teruskan update bang walau 1 bab 1 hari bang..tetap semangat bang...ak tetap tggu update ny bang..gemku semua tuk novel mu bang!!
Djisamsoe
Untuk pembaca setia dan merasa cerita ini harus terus berjalan, tolong bantuan share dan votenya, agar author tetap semangat untuk bekerja. Karena beberapa musibah yang terjadi baru-baru ini, author tampak sedikit kurang bersemangat..... 🥲🥲
Baca Semua Ulasan
Gelang Langit

Gelang Langit

Hanya kehampaan berbentuk pintu. "Gerbang yang tidak bernama," kata Wira Langit pelan. Suaranya lebih tenang kini, seperti seseorang yang akhirnya menerima keberadaan dirinya sendiri. "Tempat perjanjian tertua antara langit dan bumi pernah ditulis, dan dilupakan." Rakasura melangkah maju perlahan. Gelang di tangannya tidak lagi bersinar terang, tapi getarannya konstan, seolah memberi irama bagi langkahnya.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai lirik wali langit bumi
Baca
+Pustaka
Jejak Pedang di Langit

Jejak Pedang di Langit

Namun, ia juga merasakan kekuatan baru dalam hatinya—sebuah kekuatan yang berasal dari keyakinan dan tekadnya sendiri. Mereka melangkah melewati gerbang terakhir dan tiba di Langit Terbelah, sebuah tempat yang tak dapat digambarkan dengan kata-kata. Langit di atas mereka tampak retak seperti cermin yang pecah, dan di tengah-tengah retakan itu, sebuah cahaya putih bersinar terang. “Ini adalah inti dari semua kekuatan,” kata Bai Wen, matanya berkaca-kaca. “Tapi berhati-hatilah. Tempat ini juga menjadi rumah bagi kegelapan terbesar.”
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai lirik wali langit bumi
Baca
+Pustaka
Legenda Permaisuri Langit

Legenda Permaisuri Langit

Dia menangis sambil membuka telapak tangannya. Semua orang berdiri di halaman dan menadahkan tangan mereka. “Kenapa auranya tersebar di empat alam?” tanya Yanyan. Zaochang meremas tongkatnya sambil menatap ke langit. “Permaisuri langit sudah kembali ke posisinya ....” *** Di alam iblis, Guyin berdiri di dalam ruangan yang dulu ditempati Lian. Dia berdiri di dekat jendela, Guyin juga melihat kelopak cahaya turun dari puncak alam langit.
101.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai lirik wali langit bumi
Baca
+Pustaka
Warisan Darah Langit

Warisan Darah Langit

cibir Aksara. "Retak?" Brahmana tertawa, suara tawanya merontokkan debu dari langit-langit. "Kau meracuni murid-muridku? Licik. Tapi kau lupa satu hal. Aku tidak minum air sungai hari ini." Brahma memukul dadanya sendiri. DONG! Bunyinya seperti besi padat. "Aku adalah Bumi dan bumi tidak bisa diracuni!" Brahmana mengangkat kedua tangannya. Lantai batu di sekelilingnya terangkat, membentuk dua tangan raksasa dari tanah yang melayang di udara.
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai lirik wali langit bumi
Baca
+Pustaka
Pelukan Kedua Di Bawah Langit Yang Sama

Pelukan Kedua Di Bawah Langit Yang Sama

Elang menunjuk gambar. "Oh...." Alfi mengangguk-angguk. "Nah, semakin dekat, semakin banyak bagian kapal yang terlihat." Alfi mengangguk-angguk walau belum benar-benar paham. "Jadi bumi kita... bulat?" Alfi memastikan. "Betul." Elang mengangguk. Alfi berpikir keras beberapa detik. "Bumi kayak... bakso?"
1016.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 583 kali sebagai lirik wali langit bumi
Baca
+Pustaka
Mandat Langit

Mandat Langit

Pemuda itu menatap kami dengan tajam, seperti ingin mengatakan sesuatu, tapi menahan diri karena tetua ada di depan. Tetua lalu berkata satu kalimat terakhir yang membuat semua orang diam. “Karena pesan ini menyangkut Mandat Langit.” Dan saat kata itu keluar, aku merasakan bahwa hidupku baru saja naik ke tingkat yang lebih tinggi. Tingkat di mana salah satu langkah saja tidak lagi hanya membunuh diriku, tetapi juga bisa membakar seluruh sekte.
390 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14 kali sebagai lirik wali langit bumi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status