Lara dan Jingga
Dia melihat direct message, masih ada histori pesannya dengan Arga, saat itu juga dia segera menghapusnya, dia tidak peduli lagi dengan Arga meski masih terasa sakit mengingatnya.
Suatu iklan membuat dia tertarik, lomba menulis cerita dengan tema ‘Kekasih Berengsekku’ membuat dia tertarik, apalagi hadiah dollarnya yang memikat. Ralin belum pernah menulis sebelumnya, namun saat membaca rules lomba itu seketika sesuatu ide mengalir dalam pikirannya. Dia kembali membuka laptob yang sempat dia aktifkan mode sleep. Dia mencoba mengetikkan alur sebuah cerita di sana. Entah kenapa semuanya menjadi lancar, satu hal yang membuat Ralin merasa nyaman menulis, dia seolah mencurahkan setiap kekesalannya
Hot Chapters