Kutukan Liontin
Ia mengerutkan kening, mencoba membaca ukiran yang terukir samar: "A/0"
Sebuah kerutan dalam muncul di antara alisnya. Liontin itu berbeda, bukan seperti perhiasan biasa. Kemudian, tatapannya beralih ke mata Sena. Kosong, hampa, seolah cermin jiwanya telah retak, tak memantulkan secercah semangat hidup pun. Delico menelan ludah, sebuah pertanyaan tanpa suara menggantung di benaknya.
Hot Chapters