Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Rindu yang Lupa

Rindu yang Lupa

Tekad bulat-bulat ditancapkan pada hati dan keinginan kuat. Caca tak mau menunggu lama. Tabungan di rekening telah cukup untuk mengadakan event. Malam hari ketika rembulan terpantul di atas kolam ikan. Ia menggenangkan harapan indah pada hari esok. Suatu hal yang akan membuat dunia gempar. Caca tidak sabar! Waktu itu ketika jarum menahan napas di titik satu dini hari, ia melukis tiga sosok wanita yang saling rangkul dengan latar belakang kegelapan. Ada sendu dalam cat yang ditoreh, namun kesenduan itu dikurangi cahaya bulan yang digantung di sudut kanan. Terus ia memoles kanvas dengan cat-cat minyak. Sampai akhir batas fajar ia menemukan dirinya tergeletak di lantai.
105.1K viewsOn holdAdded to Library 159 Times as lukisan bulan
Read
+Library
Sketsa

Sketsa

Tanya Naya memastikan, sembari menunjuk lukisan bunga mawar yang sangat indah di hadapannya. "Ya, memangnya ada lukisan lain di kamar ini?" Ketus Gavin seolah ia ingin Naya segera pergi dari kamarnya. Laki-laki itu sangat mengantuk sekarang. Belum lagi, jika nanti ada panggilan darurat tengah malam. Semoga saja tidak. "Kau yakin di balik kain putih itu tidak ada lukisan yang lain? Seperti lukisan kupu-kupu?" Selidik Naya.
103.1K viewsOngoingAdded to Library 65 Times as lukisan bulan
Read
+Library
The Lucifer's Bride

The Lucifer's Bride

"Pestanya akan dimulai saat malam telah menjemput." Meski Leon mengatakan malam, perbedaan kentara yang Felen lihat dari langit adalah sedikit meredupnya cahaya bulan. Siang atau malam, bulan itu sendiri masih bertengger kukuh di cakrawala dengan bentuk sepuluh kali lebih besar dari bentuk bulan yang berada di dunia manusia. "Kau tampak gugup, Milady." Leon kembali mengganggu Felen yang tengah duduk sembari meremas jemari di pangkuan.
1017.8K viewsCompletedAdded to Library 570 Times as lukisan bulan
Show Reviews (34)
Read
+Library
Fit
Keren banget ceritanya my lord. kenapa aku baru tau ada cerita ini. aku suka banget sama setiap dialognya Leon. entah kenapa setiap aku baca tuh kayak denger suara aslinya. kayaknya aku kebanyakan ngehalu
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Read All Reviews
Menunggu Bulan

Menunggu Bulan

Mengisi air diember sambil terpejam, lomba bakiak, balap karung, dan juga menangkap ikan mampu mengundang gelak tawa para santriwati. Menjelang Zuhur, lomba puisi 'kan digelar. Raya sudah tak tampak berada di kerumunan. Setelah teman-temannya tampil ia memutuskan kembali ke kamar. Ia merasa pusing dan napasnya mulai sesak setelah banyak mengeluarkan tenaga.
2.9K viewsOngoingAdded to Library 117 Times as lukisan bulan
Read
+Library
THE ISLAND : I'M IN LOVE

THE ISLAND : I'M IN LOVE

Cahaya bulan itu memantulkan sinarnya ke permukaan laut, menciptakan pemandangan yang begitu indah dan sangat romantis. Bintang-bintang dan bulan tampak begitu harmonis, seolah-olah mereka sedang berdansa di langit malam. Menciptakan pemandangan yang begitu indah dan mempesona, seolah-olah keduanya adalah lukisan alam yang sempurna.
102.8K viewsCompletedAdded to Library 78 Times as lukisan bulan
Read
+Library
Catching the moon (mengejar cinta Bulan)

Catching the moon (mengejar cinta Bulan)

Wulan yang bertanya-tanya tentang kecepatan Cakra berada di waktu yang tepat untuk menyelamatkannya dan Cakra yang mengagumi keindahan sepasang bola mata Wulan yang bundar laksana bulan purnama. Memegang pinggang ramping Wulan, Cakra tak menyangka betapa terasa pas ukuran tubuh kecil Wulan dalam dekapannya. Menyusuri wajah Wulan yang putih bersih dan halus membuat Cakra semakin mengagumi kecantikan alami gadis itu. Bibirnya yang ranum tanpa polesan membuat Cakra meneguk air liur ingin sekali menciumnya.
3.5K viewsOngoingAdded to Library 141 Times as lukisan bulan
Read
+Library
Tabib Kesayangan Tuan Jenderal

Tabib Kesayangan Tuan Jenderal

Pak Tua berdiri dari kursinya lalu masuk ke dalam dan keluar lagi dengan sebuah gulungan di tangan. Dania menatap ke arah gulungan kertas dengan tatapan mata curiga, begitu juga Juan dan Butai, dua kakak Waning sangat penasaran dengan benda yang dibawa oleh Pak Tua. “Ini adalah lukisan wajah Dewi bulan, ramalan mengatakan Dewi bulan adalah titisan dari Dewi penyembuh. Sudah diramalkan dia akan datang menjelang seratus tahun semenjak kedatangannya sebelumnya.”
1010.8K viewsCompletedAdded to Library 421 Times as lukisan bulan
Read
+Library
Tiada Hidup Tanpa Sistem

Tiada Hidup Tanpa Sistem

Di sekitar mata topeng, terdapat garis-garis melengkung yang menyerupai sinar bulan yang bersinar di langit malam. Alex juga melihat gadis itu memegang sebuah pedang yang melengkung dengan ujung yang runcing. Permukaan pedang yang dibawa gadis itu dipenuhi dengan cahaya yang bersinar terang, mencerminkan kekuatan dan keindahan cahaya bulan. Desain senjata tersebut seperti menggambarkan bulan sabit yang bersinar di langit, dengan lengkungan yang indah dan penuh keanggunan.
108.8K viewsCompletedAdded to Library 219 Times as lukisan bulan
Read
+Library
Cinta yang hilang

Cinta yang hilang

Rusli sebenarnya sudah tidak ingin melukis lagi, tapi kini dirinya harus menuruti permintaan Dimas yang memaksanya untuk melukis. "Ah, paman ya cuman bisa melukis, nggak jago," begitulah jawab Rusli merendah. Dimas pun hanya tersenyum karena memang Rusli bukanlah pelukis biasa. Bahkan lukisan yang Rusli buat saat ini pun benar-benar indah di mata Dimas. Sebuah lukisan yang menggambarkan suasana luar angkasa yang begitu menakjubkan dengan beebagai bintang yang tersebar di sana.
106.5K viewsOngoingAdded to Library 130 Times as lukisan bulan
Read
+Library
Ifat

Ifat

Seakan-akan menara berkubah itu tengah menyangga bulan, sedang menyanjung, menyunting, mencium, dan mencumbu sang bulan yang malu dan bersemu. “Aku minta padamu, Jihan, jangan kamu lepaskan tatapanmu itu. Pandangi terus bulan itu dan jawablah pertanyaanku.” Jihan terus menengadah, mengikuti kata-kata sugestif dari Ika sahabatnya, juga pengaruh kosmis nan holistis dari bulan purnama di angkasa. “Siapa yang menciptakan bulan?” Ika bertanya. “Allah.” Jihan menjawab.
105.5K viewsCompletedAdded to Library 109 Times as lukisan bulan
Show Reviews (10)
Read
+Library
carsun18106
dibandingkan mas joko dan abang ojek&polwan, ifat ini lebih lebih lebih segalanya, tidak salah kalau penulisnya bilang cerita ini menguras emosi, bukan cuma itu, bikin baper, kesal, sedih, haru, deg-degan, hadir silih berganti, greget juga sama ifat yg menyimpan begitu banyak perempuan di hatinya
Ayusqie
Selamat datang kaka2 pembaca. SUSAHNYA JADI MAS JOKO, novel romansa dgn bumbu olah raga.. ABANG OJEK Vs IBU POLWAN, nvl romansa dgn nuansa ojek n polisi.. sekarang sy hadirkan IFAT, novel romansa dgn nuansa aksi beladiri. Semoga kaka2 suka..
Read All Reviews
PREV
1
...
456789
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status