Takdir Cinta yang Malang
"Rio, meskipun cangkirku berwarna merah muda, gambarnya adalah pepohonan yang subur, bukan bintang-bintang yang bersinar."
"Gambar di handuknya sama, tapi aku suka handuk berbentuk persegi, bukan persegi panjang."
"Gambar di bantal ini rakun, bukan kucing."
Dia membongkar satu per satu kesalahan Rio.
Setiap Anna menunjuk sesuatu, Rio akan menggelengkan kepalanya dengan panik.
Meskipun dia tidak bersuara, secercah harapan di matanya perlahan-lahan meredup. Pada akhirnya, dia duduk di lantai dengan tidak berdaya.
Hot Chapters