Bukan Lagi Budak Cintanya
Mendengar nada sibuk di telepon, aku bisa membayangkan betapa murkanya Ibu Nathan.
Di kehidupan sebelumnya, demi menyenangkannya, aku membuang semua hobiku. Aku belajar seni menyeduh teh, merangkai bunga, bahkan belajar opera yang dia sukai. Aku membuat diriku sendiri menjadi sosok yang dia inginkan.
Namun, dia tak pernah sekalipun memandangku dengan tulus.
Di matanya, setinggi apapun pendidikanku, sehebat apapun kemampuanku, aku tak akan pernah bisa menghapus status "anak haram" itu.
Hot Chapters