Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
PERNIKAHAN PELUNAS HUTANG

PERNIKAHAN PELUNAS HUTANG

tanya kembali, “Se-karang?” tanya Nania. Tangan kiri Maha terangkat, menyibak anak rambut di depan wajah Nania, lalu ia kecup pelan pipi itu. “Iya, sekarang… tapi bukan Puncak Bogor, sayang.” Suara berat Maha begitu menggoda. “Ada puncak lain selain Bogor Kak?” tanya Nania belum paham.
9.99.5K viewsCompletedAdded to Library 236 Times as maha go
Show Reviews (35)
Read
+Library
UmiLily
Cerita yang diawali konflik berat, tapi dibacanya tetap terasa ringan. Bahasanya ngalir meskipun ada beberapa typo. Salah satu bacaan on going yang menemani hari-hariku belakangan ini. Semangat nulis ya Kak An
LilyAnnie
Alhamdulillah sudah tamat. Terima kasih buat kalian yang sudah membersamai cerita ini selama beberapa bulan. terima kasih untuk segala dukungannya dan mohon maaf bila banyak kurangnya ya ... sampai jumpa di tulisan saya berukut
Read All Reviews
MAWAR

MAWAR

Aku kembali memperhatikan gadis itu dengan kening mengkerut, sepertinya gadis itu pemalu karena sejak tadi yang dia lakukan hanya menunduk dan fokus dengan makanannya saja, tidak sekalipun dia mendongakan kepalnya untuk melihatku meskipun ayahku sudah memperkenalkanku. Aku membalas senyuman seorang wanita paruh baya yang tersenyum kepadaku, dia seorang wanita yang aku tebak berumur sama dengan Mama, lalu gadis kecil cantik juga terlihat imut tengah menatapku dengan mata bulatnya. "Perkenalkan Nic, dia Mawar, calon istrimu. Dia baru lulus Sekolah Menengah Atas bulan lalu." tunjuk Papa ke arah gadis berkacamata yang duduk di sebelah Mamaku.
106.0K viewsOngoingAdded to Library 126 Times as maha go
Read
+Library
CURHAT DONG, MA!?

CURHAT DONG, MA!?

"Ah, Mama? tumben siang-siang begini? ada apa ya, Ma?" "Ah, ini tadi si Mbak habis panen buah mangga yang di halaman, Mama antar ke sini sekalianlah silaturrahmi. Udah lama juga gak main ke sini." "Oooh, ya, ya! masuk Ma." "Romi belum pulang?" "Belum Ma, sebentar ya Mila ke dapur dulu bikin minuman."
2.0K viewsOn holdAdded to Library 53 Times as maha go
Read
+Library
Perkara Mahar Satu Miliar

Perkara Mahar Satu Miliar

Benar ternyata mama mertuaku itu memang bermuka dua "Aku tegaskan, Ma, Naura ga pernah minta mahar apapun, aku sendiri yang ngumpulin uang itu dan bertekad akan menjadikan mahar untuk istriku, ga ada paksaan dari siapapun!" Feri menatap tegas mama dan Kak Jeni. "Ya ampun, Feri, kamu ini kenapa sih? siapa juga yang nuduh Naura minta mahar satu milyar?" tanya Kak Jeni.
1055.1K viewsCompletedAdded to Library 1.7K Times as maha go
Read
+Library
Mahar 50 Juta dari Si Petani

Mahar 50 Juta dari Si Petani

"Nyatanya kamu memang rendah, Mbak. Hamil di luar nikah bukankah itu adalah zina? Bukankah itu adalah perbuatan yang amat rendah?" Laela melengos. Diusapnya air mata yang mengalir di pipi. "Berapa mahar yang kamu mau, La?" Pras bertanya menyela panasnya ucapan Laela dan Kanaya yang bersahut-sahutan. "Aku sudah berjanji akan membahagiakan kamu, jadi katakan, berapa mahar yang kamu inginkan?" "Lima ...." Bersambung
1021.8K viewsCompletedAdded to Library 500 Times as maha go
Read
+Library
Main Api dengan Mafia

Main Api dengan Mafia

“Apa sih… lo lagi mabuk ya?” “MABUK?! Mabuk perhatian iya!” Nayla bangkit berdiri dari sofa, berjalan mondar-mandir seperti wartawan investigasi yang baru nemuin skandal. “Gue baru aja… dipaksa CIUMAN sama cowok yang ternyata—ya ampun—AHLI WARIS KINGSLEY GROUP!” Seketika, Luna terduduk. “Kingsley? Maksud lo… Kenzo Kingsley? CEO muda, tajir, pewaris perusahaan raksasa yang kayaknya gak punya cacat genetik itu?!”
1.2K viewsCompletedAdded to Library 40 Times as maha go
Read
+Library
MADU HITAM

MADU HITAM

goda Celine di dalam mobil yang membuat Alina tersipu malu. Celine turun terlebih dahulu karena dia ada urusan, sedangkan jarak ke vila lumayan jauh. Melihat sudah sore, Alina memutuskan untuk pergi ke supermarket terlebih dahulu, karena bahan masakannya sudah habis, padahal pembantunya sudah diberikan uang belanja. Entahlah, membuat Alina merasa kurang suka.
929 viewsOngoingAdded to Library 31 Times as maha go
Read
+Library
Mahligai Skandal

Mahligai Skandal

jelas Elang malu-malu. "Terus!" jawab Aini cepat memicing dengan wajah bersemu merah. Elang salah tingkah. Ia terkekeh pada akhirnya. "Ya.. katanya sih? mahal gitu? ampek 50 mayam atau setara dengan 165 gram. Kan banyak tu Ain," seru Elang mengidik ngeri. Pria bergasture macho itu menggeleng kepala gak habis pikir.
105.9K viewsOngoingAdded to Library 225 Times as maha go
Read
+Library
Janda Muda

Janda Muda

jawab Rio melekdek "Hai.. Aku Caca.." Kata wanita itu memperkenal kan diri dengan menyentuh paha Miftah. Miftah menoleh dan menatap wanita itu. "Miftah" kata Miftah cuek "Main yuk?!" Ajak wanita bernama Caca itu kepada Miftah "Main?" Tanya Miftah yang tak paham dengan maksut ajakan main itu "Udah sana.. Cobain main sama temen baru" kata Rio sambil terkekeh melihat kebingungan Miftah.
108.8K viewsOngoingAdded to Library 175 Times as maha go
Read
+Library
PAPA MUDA

PAPA MUDA

PAPA MUDA 49 LAST EPISODE H Oleh: Kenong Auliya Zhafira Dyra sengaja berjalan lebih cepat untuk memastikan keberadaan Malik di taman belakang. Takutnya itu hanya tipuan belaka. "Aku lihat Malik dulu ada apa enggak, Mbak. Bentar," ujarnya sembari mengintip dari balik tembok. Ia dapat melihat pria bernama Malik itu tengah memainkan ponselnya. "Oke, Mbak ... Malik beneran ada di sini," ucapnya lagi setelah memastikan kebenarannya.
108.9K viewsCompletedAdded to Library 203 Times as maha go
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status