Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
KASIH SAYANG PARA WANITA SOSIALITA

KASIH SAYANG PARA WANITA SOSIALITA

“Oh, biasanya berapa hari acara ini berlangsung, Pak?” “Terima kasih, Dik Alex dan adik-adik semuanya atas kesediaannya. Ada pun acaranya biasanya berlangsung dalam dua hari,” jawab Pak Kadus. “Hari pertama hingga malam hari diisi dengan pertunjukan kesenian seperti Kuda Kepang, lalu malamnya ada hiburan tari-tarian. Lalu keesokan harinya baru acara pengajian dan doa serta makan-makan bersama seluruh warga. Hadir juga undangan dari dusun-dusun gabungan dari Desa K.” “Maaf, Kuda Kepang itu seperti apa, Pak Kadus?” tanya Alex.
106.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 247 kali sebagai main kuda kudaan
Baca
+Pustaka
Mas Duda Suamiku

Mas Duda Suamiku

Plak! "Aku tidak membayangkan kalau berumah tangga dengan mas duda itu, Het!" dia berujar senang. "Sekarang kamu senang kan kalau sudah tahu dia bagaimana, gitu kemarin tidak mau. Banyak yang bilang ribet nikah sama duda, tapi tidak sedikit orang yang mengaku senang dan bahagia menikah dengan duda, malah lagi trend sekali menikah dengan duda, yang berpengalaman itu jauh lebih tertata daripada yang masih bujang!" Heti membusungkan dada, asumsinya dirasa menang di sini.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai main kuda kudaan
Baca
+Pustaka
ZONA MANTAN

ZONA MANTAN

ancam Juda sambil susah payah berdiri dengan agak dramatis. "Tenang aja. Pandu pasti lagi main." Ema mengiakan sambil lalu. Kemudian menggandeng lengan Juda yang susah payah berjalan dengan tegak. Mereka meninggalkan ruang kelas yang nyaris kosong untuk menuju ke UKS seraya melanjutkan obrolan tentang Pandu. Pandu adalah mantan ketua tim basket SMA mereka yang terkenal sangat tampan. Lupakan Nicholas Saputra yang tampannya paripurna yang tak pernah gagal membuat dirinya terpana. Lupakan artis-artis mancanegara yang memiliki ketampanan tanpa cela yang seringkali membuat Juda jejeritan. Karena saat melihat Pandu, yang lain tidak penting lagi. Bahkan meski ia sedang naksir dengan seseorang atau
109.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 232 kali sebagai main kuda kudaan
Baca
+Pustaka
Aku (Bukan) Jodohnya

Aku (Bukan) Jodohnya

"Mainnya bentar aja, ya. Nanti ayah nyariin kita, lho." Keysha terus mengingatkan Gita agar mau patuh saat dia sedang naik kuda-kudaan yang ada di arena permainan. Namun, sepertinya bocah berpipi tembem itu tak menghiraukan perintah karena keasyikan bermain. "Ayo, kita pulang! Udah malam nih."
1014.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 386 kali sebagai main kuda kudaan
Baca
+Pustaka
Terungkapnya Kebiasaan Buruk Suamiku

Terungkapnya Kebiasaan Buruk Suamiku

Masa iya dia tak tergoda pada satu wanita pun. Kami sampai di sebuah tempat yang bertuliskan 'Yudhagama' yang bertema khas korea. Cafe berkonsep 'all you can eat' alias bisa makan di tempat sepuasnya dengan patokan membayar sesuai harga yang tertera. Beberapa pelayan yang berpakaian merah hitam menyambut di depan pintu, saat Yuda mendorongku perlahan, sedang Ibu dan Adi menyusul di belakang.
1022.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 778 kali sebagai main kuda kudaan
Baca
+Pustaka
Sekali Putri Jahat Pergi, Para Pria Akan Merana

Sekali Putri Jahat Pergi, Para Pria Akan Merana

pungkas Kaliyan. “Kuda-kuda yang mereka kendarai bertubuh sangat besar. Itu adalah jenis kuda perang perbukitan, yang jarang dipakai di Mahipura." "Lalu, bagaimana kau bisa selamat dan menolong Vajra?" tanya Isvara lagi, mencari potongan teka-teki yang hilang.
1013.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 306 kali sebagai main kuda kudaan
Baca
+Pustaka
SYAIR SINGGASANA 2 : DARAH PARA RAJA

SYAIR SINGGASANA 2 : DARAH PARA RAJA

kata Cadudasa, “Lalu apa rencanamu selanjutnya?” Anureksa terdiam sejenak, lalu berkata pelan, “menunggu di sana.” ********************************************************************************************************************************************************************************************************************************* Hari sudah sangat gelap ketika akhirnya Cadudasadan rombongannya yang menggunakan beberapa ekor kuda sampai di depan sebuah gua di kaki Gunung Kawah Berapi. Tidak seperti namanya yang cukup menggambarkan suatu hal yang membara, suasana di tempat itu justru sangat dingin, anak bungsu Subali bahkan menangis karena kedinginan.
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai main kuda kudaan
Baca
+Pustaka
WARUNG TENGAH MALAM

WARUNG TENGAH MALAM

Dug Brakkk Kamali dan Ki Mandala saling melancarkan tinjunya satu sama lain, tubuhnya dengan tegap bertahan dan menyerang satu sama lain dengan pukulan dan tendangan selayaknya orang-orang yang sedang bertinju di atas ring. Beberapa kali Ki Mandala dan Kamali terpukul, dan beberapa kali pula serangan-serangan mereka dihindari, sehingga pukulan dan tendangan mereka menghantam tembok ataupun menghantam benda-benda yang ada di ruangan tersebut. HAHAHAHA HAHAHAHA “KADIEU MANDALA, TONG LOBA NGAHINDAR MANEH! (KE SINI MANDALA, JANGAN BANYAK MENGHINDAR KAMU! )”
9.8682.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19.8K kali sebagai main kuda kudaan
Tampilkan Ulasan (174)
Baca
+Pustaka
Astri Kurniasih
saya sudah tamat baca ini ya sama kutukan leluhur juga, buka pake koin berbayar Dannnn, setelah beberapa lama(berbulan2) saya mau nostalgia baca ulang, tau ga mas othor saya mesti buka lagi pake koin, semua kekunci lagi... plis atuh lah saya waktu itu buka koin pake uang bukan pake daun... KECEWA
D'sparage Je
makin diikutin, perjalanan si Ujang bikin makin penasaran. cuman sedikit saran aja sih, perjalanan Nando untuk menaklukkan seluruh negeri di Alam siluman dalam cerita The Destinable Of Light akan memberikan warna yang berbeda buat pembaca, jadi mampirlah sekali-sekali kalo ada waktu ...
Baca Semua Ulasan
Kesatria Garuda

Kesatria Garuda

kata Ki Jaga Samudra dengan nada dalam. Ardian menatap gurunya dengan penuh perhatian. “Apa itu, Guru?” Ki Jaga Samudra menarik napas panjang. “Kisah tentang Kesatria Garuda yang mendahuluimu, Ardian.” Sita dan Raka saling berpandangan. Mereka tahu Ardian telah menerima kekuatan Garuda, tetapi mereka belum pernah mendengar tentang pewaris sebelumnya.
1.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai main kuda kudaan
Baca
+Pustaka
Semakin Red Flag Semakin Cinta

Semakin Red Flag Semakin Cinta

Kuda-kuda di Nihi tidak hanya bisa berlari di sepanjang pesisir pantai, namun juga bisa dibawa ke dalam laut. “Wowww!!! Kudanya bisa berenang di laut.” Baby berseru senang ketika akhirnya kuda yang mereka tunggangi membawa mereka ke dalam laut. Kuda itu sesekali membungkukkan badannya seolah sedang mandi dan berenang. Dari tadi tidak ada habisnya Baby berteriak senang, berceloteh panjang dan tertawa kegirangan. Ini adalah pengalaman paling menyenangkan yang membuatnya bahagia setengah mati.
920.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 662 kali sebagai main kuda kudaan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status