Tumbal Purnama
Airylinerenungan sepertiga malamtelinga seperti ada suara anginkeluar lendir bening saat hamil tuamimpi minggat dari rumah
Tumbal Purnama
Wanita itu semakin dekat, langkah-langkahnya tidak terdengar, tetapi setiap gerakannya membuat udara semakin dingin. Lila mundur perlahan, tubuhnya gemetar. Cahaya aneh di sekitar Arga meredup, membuat dunia di balik cermin ini terasa semakin gelap.
“Kau tidak bisa melawan mereka,” kata wanita itu dengan suara yang dingin dan tajam. “Anak itu sudah ditakdirkan menjadi milik kami. Dia tidak akan pernah keluar dari sini hidup-hidup.”
人気のチャプター