Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Antara Laki-laki, Wanita dan Materi

Antara Laki-laki, Wanita dan Materi

“Hehe... jadi dong! Memangnya wacana bukber, sampai Lebaran gak jadi-jadi!” “Gak juga sih, Puasa kemarin teman-teman SMA aku jadi kok ngadain bukber! Ya, walaupun jadinya pas malam takbiran sih, udah gitu datangnya pada abis isya’ semua lagi,” sahut Citra menimpali guyonan Rian. “Memang agak lain ya teman-teman SMA kamu!” Rian tergelak kecil. “Oke langsung aja, nanti jam sembilan kita ketemu dulu di bengkel ya!”
103.1K viewsOngoingAdded to Library 71 Times as materi tentang puisi
Read
+Library
Mengubah Takdir sang Figuran Tragis

Mengubah Takdir sang Figuran Tragis

Saat pesta teh di tempatku, dia bahkan tidak tahu perbedaan gaya puisi kuno Dinasti Han dengan gaya kontemporer saat ditanya oleh Nona Wang Yimei. "Dia hanya bisa terbata-bata dan akhirnya berpura-pura sakit kepala untuk pulang. Ternyata, selama ini dia hanya menghafal beberapa bait populer dan menggunakannya berulang kali. Sastra yang sesungguhnya? Dia nol besar!"
105.7K viewsOngoingAdded to Library 141 Times as materi tentang puisi
Read
+Library
Dipaksa Menikah dengan Suami Sahabatku

Dipaksa Menikah dengan Suami Sahabatku

"Dulu aku suka membuat puisi. Lalu diam-diam menyelipkannya di laci mejamu saat kelasmu sudah kosong sepulang sekolah. Aku hampir setiap hari melakukannya. Jadi Jihan bagian mengamati situasi kalau-kalau ada siswa yang lewat kelasmu. Itu konyol sekali." "Puisi? Itu buatanmu? Sungguh buatanmu?" tanya Bian dengan wajah serius tiba-tiba. "Ya. Aku membuat puisi dengan judul bertema alam. Ada bulan, awan, bintang, hujan, pohon, laut, dan sebagainya. Aku letakkan di bawah laci mejamu." "Kal, kau tidak berbohong, kan?" Ada nada mendesak di sana.
3.5K viewsCompletedAdded to Library 123 Times as materi tentang puisi
Read
+Library
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

Ada pulau yang hanya berisi 'Warna Biru', ada pulau yang berisi 'Rasa Rindu', dan ada pulau yang berisi 'Hukum Gravitasi yang Berbeda'. "Tempat ini adalah gudang bahan mentah semesta," jelas Lia, matanya berbinar karena takjub. "Sebelum sebuah ide menjadi cerita, sebelum sebuah atom menjadi materi, mereka berasal dari sini dalam bentuk potensi murni."
912 viewsOngoingAdded to Library 36 Times as materi tentang puisi
Read
+Library
Senandung Masa SMA

Senandung Masa SMA

Menjelang Ashar biasanya emang udah pada bubar, tapi ada juga yang betah nongkrong sampai Magrib. Matari sendiri benar-benar tak percaya salah satu anggota mereka bisa menembus ke seleksi lomba puisi. Jangan-jangan dia cuma plagiat atau mencontek karya orang lain dan mengubah sedikit-sedikit. Bisa aja kan? “Trus dia lenggang kangkung pulang gitu aja tanpa ngasih kerangka puisinya?” tanya Sandra. “Iya, sempet ditanya sama Bu Cita juga. Alasannya dia sih karena belum dapet ide. Buntu katanya. Aneh banget. Nggak jelas!”
12.6K viewsCompletedAdded to Library 251 Times as materi tentang puisi
Read
+Library
Jasad di Kala Senja

Jasad di Kala Senja

“Katakan saja. Tidak apa-apa aku tidak akan berpihak padanya. Aku hanya ingin melihat secara objektif dari sudut pandangmu.” “Sebenarnya, ada keanehan yang terjadi. Tidak biasanya karyanya semengerikan itu. Aku tahu anak itu pecinta horror tapi kurasa itu bukanlah sebuah karya yang ditulis berdasarkan imajinasi. Melainkan sebuah ancaman.” “Karya?” “Ya, puisi. Damian menulis puisi di sebuah kertas yang ada di mejanya.” “Begitu ya.” “Eh? Kau sungguh tidak tahu?”
5.1K viewsCompletedAdded to Library 113 Times as materi tentang puisi
Read
+Library
Wanita Pilihan Duda Tampan Sedingin Kulkas

Wanita Pilihan Duda Tampan Sedingin Kulkas

Reggy melanjutkan pembicaraan awal. "Iya, benar." Resita mengangguk. "Isi puisi tentang apa?" tanya Reggy. "Tentang cinta gitu deh. Romantis bahasanya. Sepupuku itu kuliah sastra. Jadi puisinya puitis banget. Judulnya Terawang Romi dan Yuli," jawab Resita. "Kamu bawa teksnya?" tanya Reggy. "Ya. Ini aku bawa buat kamu." Resita mengeluarkan kertas dari tas kecil yang dia bawa.
104.0K viewsCompletedAdded to Library 151 Times as materi tentang puisi
Read
+Library
Perjalanan Dimensi Waktu Sang Genius

Perjalanan Dimensi Waktu Sang Genius

" Iqbal sangat senang saat melihat Wira membacakan puisi sambil menggerakkan kuasnya. Enam orang terpelajar benar-benar kagum pada Wira. "Bagus!" "Luar biasa!" "Hebat!" Wira diam-diam merasa tidak berdaya. Ini adalah puisi perpisahan karya penyair terkenal. Mana mungkin tidak bagus? Hanya saja, puisi-puisi bagus ini akan makin berkurang setelah dipakai. Benar-benar disayangkan! Fadil dan para petugas pengadilan daerah juga pura-pura mengangguk. Sebenarnya, mereka tidak terlalu paham.
96.1M viewsCompletedAdded to Library 129.1K Times as materi tentang puisi
Show Reviews (2659)
Read
+Library
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Dillah_whj
izin promosi ya kk ... ayo kk/mas jangan lupa mampir kecerita saya judulnya: Diary Dira kisah tentang seorang pramugari yang berusaha sembuh dari luka akibat penghianatan kekasihnya yang ternyata sudah melangsungkan pertunangan dengan wanita lain. Ada juga pak tentara tampan yang akan nyembuhin
Read All Reviews
Dalam Cengkeraman Empat Sultan

Dalam Cengkeraman Empat Sultan

Sudah hampir sepuluh menit. Emma bahkan tidak meliriknya sekali pun. Dan anehnya, itu sangat mengganggu. “Puisi,” lanjut Pak Mahesa sambil berjalan perlahan di depan kelas, “adalah cara manusia menyembunyikan luka tanpa benar-benar menutupinya.” Sunyi. Semua seperti terhipnotis pada suara Pak Mahesa yang berat dan dalam. “Hari ini, kalian akan menulis puisi bebas.”
103.6K viewsOngoingAdded to Library 101 Times as materi tentang puisi
Read
+Library
DIARY SKIZO

DIARY SKIZO

Membuat rasa penasaran semakin penasaran berlipat karenanya. Perlahan menyeret kursi rias hingga menempel pada meja dan duduk di atasnya lalu melanjutkan misi menelusuri blog Mas Ichsan. Satu dua halaman kubaca, semakin penasaran aku dibuatnya. Ternyata isinya seputar curhatan yang ditulis cukup rapi. Tentang kisah kami, tentang perjalanan bisnisnya, juga tentang keluarga. Tak menyangka ternyata tulisan suamiku serapi ini. Kemudian, penelusuranku sampai pada sebuah puisi tanpa judul yang cukup panjang dan sangat mengejutkan. Bagaimana tidak, selama ini tak pernah sekalipun tahu jika Mas Ichsan juga menyukai puisi. Tanpa kubaca isinya, aku penasaran mengenai titi mangsanya.
106.1K viewsCompletedAdded to Library 128 Times as materi tentang puisi
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status