Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Cinta Dalam Tiga Luka

Cinta Dalam Tiga Luka

Ia menatap setiap mahasiswa dengan lembut, memberikan ruang untuk mereka berpikir, merespons, dan menelusuri makna yang lebih dalam dari sekadar barisan kata. "Menurut saya," ujar seorang mahasiswi di barisan tengah, "puisi itu seperti lemari tua, ada banyak rahasia yang disembunyikan dalam tiap lacinya. Kita hanya bisa membuka satu-satu kalau kita cukup sabar."
959 viewsOngoingIdinagdag sa Library 23 Beses bilang materi tentang puisi
Read
+Library
Gairah Cinta CEO dan Peramalnya

Gairah Cinta CEO dan Peramalnya

Pagi: “Menulis Puisi Kehilangan” Sesi pagi ini dipandu oleh Mbak Nisa, seorang penyair yang juga pernah mengalami kehilangan mendalam. Ia meminta semua peserta menulis puisi tentang orang yang telah pergi—bukan untuk meratapi, tetapi untuk merayakan cinta yang pernah ada. Anya menulis perlahan, kata demi kata. Puisinya sederhana, tapi penuh kejujuran: Aku pernah menunggumu pulang,
102.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 84 Beses bilang materi tentang puisi
Read
+Library
Kesengsem Ajudan Caem

Kesengsem Ajudan Caem

Zufair : Kayaknya panjang ini. Raffan : Apakah dia akan membuat puisi? Ruben : Mungkin cerpen 500 kata. Riaz : Naskah pidato. Risnandar : Esai ulangan. Risbandi : Daftar belanja rumah makan. Rustam : Daftar menu pujasera. Rita : Daftar cicilan dandang. Roman : Daster. Rabiya : Kaus. Risvan : Baju kiddos.
10666 viewsOngoingIdinagdag sa Library 25 Beses bilang materi tentang puisi
Read
+Library
Senandung Masa SMA

Senandung Masa SMA

Menjelang Ashar biasanya emang udah pada bubar, tapi ada juga yang betah nongkrong sampai Magrib. Matari sendiri benar-benar tak percaya salah satu anggota mereka bisa menembus ke seleksi lomba puisi. Jangan-jangan dia cuma plagiat atau mencontek karya orang lain dan mengubah sedikit-sedikit. Bisa aja kan? “Trus dia lenggang kangkung pulang gitu aja tanpa ngasih kerangka puisinya?” tanya Sandra. “Iya, sempet ditanya sama Bu Cita juga. Alasannya dia sih karena belum dapet ide. Buntu katanya. Aneh banget. Nggak jelas!”
12.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 248 Beses bilang materi tentang puisi
Read
+Library
Jasad di Kala Senja

Jasad di Kala Senja

“Katakan saja. Tidak apa-apa aku tidak akan berpihak padanya. Aku hanya ingin melihat secara objektif dari sudut pandangmu.” “Sebenarnya, ada keanehan yang terjadi. Tidak biasanya karyanya semengerikan itu. Aku tahu anak itu pecinta horror tapi kurasa itu bukanlah sebuah karya yang ditulis berdasarkan imajinasi. Melainkan sebuah ancaman.” “Karya?” “Ya, puisi. Damian menulis puisi di sebuah kertas yang ada di mejanya.” “Begitu ya.” “Eh? Kau sungguh tidak tahu?”
5.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 110 Beses bilang materi tentang puisi
Read
+Library
Bunga Perang Shogun Tokugawa

Bunga Perang Shogun Tokugawa

Tiba giliran kertas milik Kiyoko, pemuda tersenyum membaca puisi yang ditulis oleh gadis itu. Sebuah puisi yang sepertinya ditujukan untuk seorang yang tidak mampu ia gapai. Sebuah cinta dalam diam yang belum sempat terungkapkan, namun telah kandas terlebih dahulu. Begitu yang Andrew tangkap dari puisi milik Kiyoko. Susunan katanya rapi, dan bahasanya menggunakan bahasa literasi yang tinggi.
103.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 88 Beses bilang materi tentang puisi
Read
+Library
DIARY SKIZO

DIARY SKIZO

Membuat rasa penasaran semakin penasaran berlipat karenanya. Perlahan menyeret kursi rias hingga menempel pada meja dan duduk di atasnya lalu melanjutkan misi menelusuri blog Mas Ichsan. Satu dua halaman kubaca, semakin penasaran aku dibuatnya. Ternyata isinya seputar curhatan yang ditulis cukup rapi. Tentang kisah kami, tentang perjalanan bisnisnya, juga tentang keluarga. Tak menyangka ternyata tulisan suamiku serapi ini. Kemudian, penelusuranku sampai pada sebuah puisi tanpa judul yang cukup panjang dan sangat mengejutkan. Bagaimana tidak, selama ini tak pernah sekalipun tahu jika Mas Ichsan juga menyukai puisi. Tanpa kubaca isinya, aku penasaran mengenai titi mangsanya.
106.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 127 Beses bilang materi tentang puisi
Read
+Library
Dream first class

Dream first class

Membalasnya dengan amarah yang tertahan. [Tidak bisa.] Ia pun membalas dengan bernegosiasi. [Ada lomba bikin puisi se-Indonesia. Temanya, ‘manusia.’ Kamu tinggal buat puisinya maksimal 4 bait, margin normal, diketik dengan font: Times New Roman, ukuran 12, spasi 1.5, dan Bionarasi maksimal 50 kata. Deadline-nya Desember tanggal 1. Syarat untuk mendaftarnya biar aku yang bikinkan. Mau, nggak?]
102.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 96 Beses bilang materi tentang puisi
Read
+Library
MY SWEET(no) BRIDE

MY SWEET(no) BRIDE

Sekolah besar itu hening sebab semua murid sedang belajar. Hari ini jam pelajaran Biologi membuat Dafa harus mengajar dengan dampingan guru lain. "Anak-anak sudah mengerti dengan puisi?" Itu bu nonna yang dikenal dengan julukan penggoda. Bahkan dia terlalu gatal sampai ada guru laki-laki yang pindah karena ulahnya. "Mengerti bu,"jawab murid dengan serentak. "Baik. Jadi tugas kalian adalah membuat puisi dengan bait minimal lima." Kali ini Dafa yang menjelaskan membuat semua murid menggerutu pelan. Minimal lima dalam lima baris itu yang di maksud Dafa.
102.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 65 Beses bilang materi tentang puisi
Read
+Library
Wanita Pilihan Duda Tampan Sedingin Kulkas

Wanita Pilihan Duda Tampan Sedingin Kulkas

Reggy melanjutkan pembicaraan awal. "Iya, benar." Resita mengangguk. "Isi puisi tentang apa?" tanya Reggy. "Tentang cinta gitu deh. Romantis bahasanya. Sepupuku itu kuliah sastra. Jadi puisinya puitis banget. Judulnya Terawang Romi dan Yuli," jawab Resita. "Kamu bawa teksnya?" tanya Reggy. "Ya. Ini aku bawa buat kamu." Resita mengeluarkan kertas dari tas kecil yang dia bawa.
103.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 146 Beses bilang materi tentang puisi
Read
+Library
PREV
123456
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status