Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Nyanyian Berdarah di Konser sang Diva

Nyanyian Berdarah di Konser sang Diva

Sebuah kalimat saja butuh jarak agar pesan indahnya bisa dipahami. Seindah apapun kata-kata, jika kita menghapus jeda, makan akan mengalir seperti darah yang tak bisa lagi diperban. Mati. Air deras itu membunuh, sedangkan gelombang laut yang teratur sangatlah baik. “Bagus,” ujar Cunnul mengigau.
102.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai menyunting kalimat
Baca
+Pustaka
Mendadak jadi istri kakak tiriku

Mendadak jadi istri kakak tiriku

Buburnya hambar, aku tidak suka. Tiba-tiba matanya terasa panas. Ia buru-buru menghapus kalimat terakhir, lalu menggantinya dengan yang lain. [Siang ini kamu akan pulang dan makan bersamaku, kan?] Jari jempolnya nyaris menyentuh tombol kirim, tapi berhenti. Ia menatap pesan itu ragu. Lalu perlahan menekan tombol kembali. Draft itu tersimpan seperti perasaannya sendiri.
102.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai menyunting kalimat
Baca
+Pustaka
SANG MENANTU TERBUANG

SANG MENANTU TERBUANG

Ia tidak ingin melihat sorot mata Kinanti, tetapi bayangan pantulan gaun sutranya di lantai membuat kepalanya semakin tertunduk. ​“Cepat sedikit, pecundang,” Kinanti akhirnya bersuara, menggunakan sebutan yang hampir menjadi nama panggilannya. Ia menyesap kopinya dengan elegan, seolah pemandangan suaminya berlutut membersihkan pecahan kaca adalah hal yang biasa—dan memang, itu adalah rutinitas yang biasa. ​“Kau tahu, Arya,” Kinanti melanjutkan, suaranya kini terdengar seperti belati yang diasah,
10852 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai menyunting kalimat
Baca
+Pustaka
Dinikahi Calon Adik Ipar

Dinikahi Calon Adik Ipar

kata Kanya setelah beres dengan urusannya sebagai pemilik kafe. Mika menyilangkan tangan. Memicingkan mata, tatapannya penuh ketidakpercayaan. Sebelum menyerahkan naskah kepada editor, Kanya tak pernah melupakan pentingnya penyuntingan mandiri. Dia akan membaca ulang tulisannya, lalu memotong bagian yang barangkali memang sebaiknya ditiadakan. Ada juga upaya memperhalus bahasa yang mungkin kurang pantas. Harapannya jelas cuma satu: membuat pembaca merasa nyaman saat menikmati karya nonfiksi bikinannya.
1033.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai menyunting kalimat
Baca
+Pustaka
Abang Ojek VS Ibu Polwan

Abang Ojek VS Ibu Polwan

Hekal geleng-geleng kepala, lalu cepat membalas; “Menaruh kelapa di atas gentong — Kamu bilang aku sombong kenapa?” Kling..! Klingg..! “Terbalik, Kal.” “Terbalik, apanya yang terbalik?” Kling..! “Pantun kamu itu, terbalik.” “Terbalik bagaimana?” “Kata-katanya terbalik.” “Yang mana?” “Kalimat yang terakhir.” “Kamu bilang aku sombong kenapa — Menaruh kelapa di atas gentong. Begini?” “Iiiih..! Bukan susunan kalimatnya, tapi kata-katanya!”
9.447.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai menyunting kalimat
Tampilkan Ulasan (18)
Baca
+Pustaka
Ayusqie
Top Five vote 5/9/2023. 1.Produksidiperta 2.Agustian 3.Edy Suparman 4.Agustian Absyari 5.Awang Mulyadi. Terima kasih kk pmbaca utk votenya. Trrima kasih jg utk kk2 yg lain, yg tdk bisa sy tulis semua namanya di sini. Licin rejeki enteng jodoh sehat selalu dan dompetnya basah terusss.. amin.
Nia Ummi Hasan
baca novel burunan cinta Bu polwan ....kek nonton film ada debar2 kejutan, disetiap episode nya... tapi ada jengkelin SM Haikal ny yg lemot raih sinyal cinta nya olive... gue keplak tu kepala biar nyangkut sinyalnya
Baca Semua Ulasan
Jodoh Jebakan Dari Opa

Jodoh Jebakan Dari Opa

Raka terkekeh kecil. “Coba sini, Mas lihat.” Anaya sempat ragu, tapi menyerahkan laptop juga. Raka duduk di sampingnya, menatap layar dengan serius. Beberapa menit kemudian, ia mulai mengetik, cepat, rapi, tanpa ragu. “Kalimat ini sebaiknya jangan pakai kata ‘menurut peneliti’, ganti dengan ‘peneliti berpendapat’. Terus, bagian ini terlalu panjang, coba pisah jadi dua paragraf.”
101.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai menyunting kalimat
Baca
+Pustaka
Dikira Satpam Hidung Belang Ternyata Dewa Perang

Dikira Satpam Hidung Belang Ternyata Dewa Perang

Tidak membantah, tidak menambahkan kalimat yang tidak diminta. Sunyi yang berbeda dari sunyi-sunyi sebelumnya menggantung di antara mereka. "Tapi..." Scarlett berhenti di tengah kalimat itu sendiri. Sesuatu di belakang matanya sedang melakukan perhitungan yang tidak ingin ia tunjukkan. "Kalau memang bisa mengurangi sakitnya... mungkin tidak apa-apa." Ryan tidak mengomentari perubahan pikiran itu. Tidak tersenyum. Tidak mengangguk dengan berlebihan.
1047.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai menyunting kalimat
Tampilkan Ulasan (9)
Baca
+Pustaka
ekadermawan89
fresh ceritanya, mantap thor. Saya sudah baca 6 dari 7 karya-karya keren beliau. Rianoir ini salah satu penulis novel yang produktif, kreatif sekaligus imajinatif dan disiplin di waktu yang sama. tetap konsisten brother ...
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini menceritakan Petualangan Lin Chen menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang yang Legendaris, dia juga memiliki bakat yang besar dengan Tubuh Kaisar Langit. Bahkan 3 Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Baca Semua Ulasan
Jejak di Balik Pesantren

Jejak di Balik Pesantren

Kai: “Kami berusaha menyelamatkan yang bisa diselamatkan.” Asra: “Tidak ada penyelamatan. Hanya penguasaan baru dengan pena berbeda.” Asra mengangkat tangannya dan potongan-potongan realitas di sekitar mereka berubah menjadi abu kata. 4. Serangan dalam Kalimat Bangsa yang Terhapus mulai menggunakan metode baru: menyusup ke dalam kalimat. Di sekolah tempat anak-anak belajar menulis, beberapa kalimat mulai berubah bentuk di malam hari.
2.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai menyunting kalimat
Baca
+Pustaka
Bangun Sebagai Putri Sang Penguasa

Bangun Sebagai Putri Sang Penguasa

Kalau dia tidak bisa diperingatkan dengan cara baik-baik, maka hanya perlu menggunakan kalimat yang paling buruk. “Apa kau tahu kelakuan bodohmu itu sudah menghancurkan semua rencanaku? Tinggal satu langkah lagi sebelum aku bisa menyingkirkan wanita sialan itu, dan kau malah muncul di tengah-tengah!”
1013.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 292 kali sebagai menyunting kalimat
Baca
+Pustaka
Kode Prosa Aisha

Kode Prosa Aisha

Ia tersenyum sambil menyelesaikan beberapa kunyahan terakhir. “Waou?!” tercengang, daya verbalnya sedang bungkam. Tidak sempat melihat bagaimana Filan tersenyum mengerti reaksinya. Susunan kalimat ungkapan yang dianggap terlalu sederhana dalam otaknya sedang disingkirkan keluar dari penyaringan nalar diksi yang hanya memilih jenis spesifik dan paling mewaliki. “Bukan rujak buah, bukan jenis salad modifikasi. Ini ... aku enggak pernah kepikiran bikin yang kayak gini, ya?!”
9.82.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai menyunting kalimat
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status